Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

The Dissemination of Development of Economic Potential in the Perspective of Community Empowerment-Based Entrepreneurship in Mosso Village the Papua-PNG Border Anita Apriani
Madani: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Kewirausahaan Vol 1 No 4 (2023): Juli 2023
Publisher : LPPM Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/madani.v1i4.7728

Abstract

The economic development in terms of developing regional economic potential has not been implemented evenly. Including in the interior areas of Papua Province, Jayapura City, to be precise, one of the vilages on the border on Indonesia and Papua New Guinea, namely Kampung Mosso. Ignorance or lack of understunding is one of the reasons for the infrequent economic aspect being considered very low because it still depends on central government grants. The method of implementing this community service is to conduct outreach regarding the potential that can be formed and developed into several ongoing economics activities and to form an entrepreneurial spirit in the Mosso Village community. The goals and expectations of the implementation of this community service activity are so that the community is able to have a useful role in developing the regional economy towards a prosperous area independently.
Pengaruh IPM, Tenaga Kerja dan Ekspor Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Papua Anita Apriani
Jurnal Ekonomi dan Bisnis (EK dan BI) Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Politeknik Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37600/ekbi.v6i2.1035

Abstract

Economic growth is an important discussion that is always studied continuously every year. This is an important task that aim of regional government in order to grow the regional economy. The aim of this research is to determine the factors that can trigger economic growth in Papua Province. The variabels used in this research include labor, human development index, exports and economic growth. The research method uses secondary data from the Central Statistics Agency and is processed using multiple linear regression. The research results show that the Human Development Index has a positive and significant effect on the economic growth of Papua Province. Meanwhile, Labor and Exports have a positive but not significant effect on the economic growth of Papua Province. The novelty of this research is that the data used is the latest data adjusted to current year data and research variables that have not been studied in Papua Province as a whole.
Identification of The Potential for The Independence of MSMEs in The Muara Tami District of The Indonesia-PNG Cross-Border Border Apriani, Anita; Arisandi DN, Dani; Asabhi, Muhammad Malik; Giban, Darpin
Eko-Regional: Jurnal Pembangunan Ekonomi Wilayah Vol 20 No 1 (2025): March 2025
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32424/er.v20i1.13864

Abstract

The research aims to identify the potential independence of the MSME actors in villages in Muara Tami District, on the border of Indonesia and Papua New Guinea (PNG). Using a qualitative descriptive method with SWOT analysis, we seek to find strengths and opportunities as an overview of the potential independence of the MSME actors. The research focuses on indigenous Papuans (OAP) who operate the MSME business in the Muara Tami District. The data collection technique uses observation, interview, and documentation study. Three research stages were employed: exploration, interpretation, and contextualization. The results show that the MSME actors have the potential to create independence in developing their business activities by utilizing their strengths and opportunities as well as overcoming the weaknesses and threats faced. In the SWOT analysis, MSME actors are in the first quadrant, indicating the strengths and opportunities that can be used to develop MSME activities in the region.
STUDI PERKEMBANGAN AGRIBISNIS KELAPA DENGAN PENDEKATAN BMC Dani Arisandi DN; Anita Apriani; Wahyu Kumala Sari; Daud Enumbi
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 12 No. 1 (2024): Juni 2024 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2024.12.1.15-26

Abstract

Distrik Muara Tami Perbatasan RI-PNG merupakan wilayah yang berada di kota Jayapura provinsi Papua. Komoditi unggulan wilayah ini adalah kelapa, studi lebih lanjut terkait perkembangan agribisnis dan turunan dari buah kelapa perlu dilakukan agar dapat dipetakan pengembangan industri yang tepat terkait komoditi ini kedepannya. Tujuan riset ini adalah untuk menggali pengembangan industri agribisnis kelapa dengan menggunakan bagan sub sistem agribisnis dari hulu sampai hilir dan disajikan dengan pendekatan BMC. Hasil penelitian menghasilkan daftar produk ikutan pohon kelapa potensial untuk dikembangkan kedepannya terutama daftar produk turunan dari buah kelapa yang terdiri dari aneka olahan daging buah, air buah, sabut, serta tempurung batok, kelapa. Saran kedepan adalah pengembangan sektor agribisnis kelapa dengan upaya diversifikasi pemanfaatan kelapa dengan pengembangan industri turunan kelapa dengan program dan kegiatan pengembangan agroindustri kelapa terpadu. Penelitian selanjutnya diharapkan lebih ditujukan untuk mengamati strategi pengembangan agribisnis kelapa pada bagian pohon kelapa yang paling potensial baik secara manfaat maupun nilai ekonomisnya.
PEMBERDAYAAN POTENSI WISATA PESISIR MELALUI PENYULUHAN BERBASIS MASYARAKAT DAN WORKSHOP PENATAAN WISATA DI KAMPUNG SKOW YAMBE, DISTRIK MUARA TAMI, KOTA JAYAPURA, PROVINSI PAPUA (PERBATASAN INDONESIA–PAPUA NUGINI): Empowering Coastal Tourism Potential through Community-Based Counseling and Tourism Arrangement Workshops in Skow Yambe Village, Muara Tami District, Jayapura City, Papua Province (Indonesia–Papua New Guinea Border) Dani Arisandi DN; anita apriani; Muhtar Syam apriani; Ahmad Jafar apriani; Windy Jatmika apriani; Feane apriani; Wahyu kumala sari apriani
JBMP: Jurnal Bhakti Muhammadiyah Papua Vol. 1 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67618/e1rmp085

Abstract

Low community participation in tourism development remains a critical issue in many coastal and border areas, including Skow Yambe Village, Muara Tami District, Jayapura City, Papua Province. Despite its strategic location and rich coastal natural resources, the tourism potential of this village has not been optimally utilized to support local livelihoods. This Community Service Program (PKM) aimed to enhance community capacity and awareness in managing coastal tourism potential through counseling and tourism arrangement workshops. A participatory approach was employed, involving field exploration, observation, focus group discussions (FGDs), interactive lectures, group discussions, and question-and-answer sessions. The results indicate an increased level of community understanding regarding local tourism potential, the emergence of entrepreneurship intentions based on tourism activities, and a growing readiness of community members to actively participate in the development of a coastal tourism village. High levels of enthusiasm and positive responses from participants demonstrate the initial success of the program. This PKM activity provides a social and knowledge-based foundation for the sustainable development of Skow Yambe Village as a coastal tourism destination and contributes to improving community welfare in the Indonesia–Papua New Guinea border area.
HUKUM HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA DALAM PEMBANGUNAN MELALUI KOMUNIKASI PUBLIK YANG TRANSPARAN, PARTISIPATIF, DAN AKUNTABEL: The Law on Citizens’ Rights and Obligations in Development through Transparent, Participatory, and Accountable Public Communication Muhammad Yusuf; Anita Apriani; Imam Alfian Kadir; Samdar Rery; Rifqi Anan Pratama; Adimas Reza Prayudi Manggabarani; Yohana Sanyi; Christabell Meredith Kopeu
JBMP: Jurnal Bhakti Muhammadiyah Papua Vol. 1 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67618/byj90n45

Abstract

Rendahnya kesadaran hukum bagi masyarakat, terutama di daerah terpencil di Papua khususnya terkait hak dan kewajiban warga negara dalam pembangunan, masih menjadi persoalan nyata di Pulau Kosong, Kota Jayapura. Banyak warga belum memahami hak dasar seperti pendidikan dan perlindungan hukum, sementara kewajiban seperti membayar pajak dan menjaga ketertiban sering diabaikan. Berangkat dari masalah tersebut, dilakukan kegiatan penyuluhan hukum berbasis regulasi pendidikan dan pembangunan, merujuk pada UU No. 20 Tahun 2003, UU No. 12 Tahun 2012, serta Permendikbud No. 3 Tahun 2020. Metode partisipatif berupa ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi kasus digunakan agar masyarakat aktif terlibat. Hasil pre-test menunjukkan pemahaman hanya 35%, meningkat menjadi 82% pada post-test. Outcome kegiatan berupa tumbuhnya kesadaran hukum kolektif, dengan impact diharapkan lahirnya masyarakat yang taat hukum, berpartisipasi aktif, dan mampu memperjuangkan haknya secara seimbang.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI SUMBER DAYA ALAM DI KAMPUNG WAIYA DISTRIK DEPAPRE JAYAPURA PAPUA: Community Economic Empowerment through the Optimization of Natural Resources in Waiya Village, Depapre District, Jayapura, Papua Anita Apriani; Dani Arisandi DN; Achmad Akbar Sanjaya Mulyadi; Muhammad Malik Asabhi; Kutan Himan; Orsila Murib
JBMP: Jurnal Bhakti Muhammadiyah Papua Vol. 1 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67618/w95bc350

Abstract

Kampung Waiya merupakan salah satu kawasan daerah yang memiliki potensi sumber daya alam yang memadai untuk dapat dimanfaatkan dan dioptimalkan penggunaannya sebagai sebuah produk usaha berbasis kuliner dan pariwisata. Namun dalam analisa situasi, ditemukan bahwa minimnya aktivitas masyarakat yang berprofesi sebagai seorang wirausaha yang mengelola sumber daya alam tersebut menjadi sebuah produk. Permasalahan ini yang menjadi fokus utama dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) pada kesempatan kali ini. Metode yang digunakan adalah metode survei, wawancara, observasi lapangan, sosialisai, diskusi, pelatihan dan evaluasi terhadap keseluruhan rangkaian kegiatan. PKM dilaksanakan selama 2 (dua) hari dengan jumlah peserta yang hadir sebanyak 25 orang. Hasil dari pelaksanaan program adalah terbentuknya karakter serta pola pikir wirausaha dan pemahaman serta pengetahuan akan pemanfaatan potensi sumber daya alam pada Kampung Waiya menjadi sebuah produk berbasis usaha. Hal tersebut juga didukung pada hasil evaluasi yang memaparkan bahwa pengetahuan masyarakat meningkat sebesar 58,70%. Yangmana sebelum kegiatan berada pada kisaran 18,74% menjadi 77,44% setelah kegiatan. Peningkatan ini menandakan bahwa pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada Kampung Waiya telah terealisasikan dengan baik dan sesuai dengan perencanaan pemberdayaan masyarakat.