Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kearifan Ekologi Orang Baduy dalam Konservasi Padi dengan "Sistem Leuit" iskandar, Johan; Iskandar, Budiawati Supangkat
Jurnal Biodjati Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Biodjati, Vol II, Nomor 1, Mei 2017
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/biodjati.v2i1.1289

Abstract

ABSTRAKDitilik dari sejarah ekologi, di masa silam sebelum ada program moderniasi usaha tani sawah melalui program Revolusi Hijau, para petani sawah di Jawa Barat dan Banten guyub menyimpan padi hasil panen padi di lumbung (leuit). Kini sistem lumbung padi tersebut hampir punah di Jawa Barat dan Banten. Namun masyarakat Baduy yang bermukim di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten Selatan, kebiasaan menyimpan padi pada sistem leuit masih kokoh dipertahankan secara lekat budaya dan berkelanjutan. Paper ini mendiskusikan tentang kearifan ekologi Orang Baduy dalam mengkonservasi padi dengan  sistem leuit. Metoda penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan etnoekologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Orang Baduy memiliki kearifan ekologi, seperti mampu menyimpan padi ladang hasil panen mereka pada lumbung padi (leuit) secara  tahan lama dalam kurun waktu hingga puluhan tahun. Padi ladang utamanya hanya digunakan untuk memenuhi berbagai upacara adat dalam kegiatan berladang dan untuk dikonsumsi sehari-hari, terutama apabila Orang Baduy tidak memiliki cukup uang untuk membeli beras sawah dari warung. Maka, seyogianya kearifan ekologi Orang Baduy ini dapat dipadukan dengan pengetahuan ilmiah Barat, guna dimanfaatkan dalam progam pemangunan keamanan dan ketahanan pangan secara berkelanjutan berbasis pemberdayan masyarat di Indonesia.
Etnoekologi, Biodiversitas Padi dan Modernisasi Budidaya Padi: Studi Kasus Pada Masyarakat Baduy dan Kampung Naga Iskandar, Johan; Iskandar, Budiawati Supangkat
Jurnal Biodjati Vol 3 No 1 (2018): May
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/biodjati.v3i1.2344

Abstract

Program Revolusi Hijau di Indonesia mulai digulirkan di akhir 1960-an. Program ini telah memberikan dampak positif dan negatif. Dampak positif di antaranya dapat meningkatkan poduktivitas padi sawah secara makro. Sementara itu, dampak ngatifnya diantara telah menyebabkan kepunahan anekaram varietas padi lokal secara masif. Oleh karena itu, kajian tentang kepunahan anekaragam padi lokal di berbagai kawasan perdesaan di Jawa Barat dan Banten sangat penting untuk diteliti. Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji  pengetahuan masyarakat perdesaan tentang ekologi, terutama  kaitannya dengan pengeloaan keanekaragaman varietas padi lokal dan perubahannya dampak Revolusi Hijau, berlandaskan   dari studi kasus pada masyarakat Baduy, Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, Banten Selatan dan masyarakat Kampung Naga, Tasikmalaya, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metoda kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnoekologi, yaitu peneliti mempelajari pengetahuan penduduk perdesaan tentang berbagai aspek ekologi dalam kaitannya dengan pengeloaan padi lokal. Teknik pengumpulan data lapangan dilakukan dengan observasi dan wawancara mendalam terhadap informan yang kompeten yang dipilih secara’ purposive’. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejatinya para petani ‘huma’ Baduy dan petani sawah Kampung Naga memiliki peran penting dalam mengkonservasi anekaragam varietas padi lokal secara in-situ. Namun, akibat program Revolusi Hijau, beberapa varietas padi lokal sawah penduduk Kampung Naga mengalami kepunahan. Sementara itu, kepunahan anekaragam varietas padi lokal di ‘huma’ Baduy tidak terdokumentasikan. Mengingat penduduk Baduy tidak menerima program Revolusi Hijau. Kepunahan keanekaragam varietas padi lokal dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kebijakan pemerintah, perubahan ekosistem, dan akibat perubahan sistem sosial ekonomi dan budaya masyarakat. Penelitian ini dapat memiliki kontribusi penting untuk ilmu pengetahuan dan kepentingan praktis. Berdasarkan kepentingan ilmu pengetahuan yaitu dapat bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang etnoekologi dan etnobotani. Sementara itu, untuk kepentingan praktis, diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan untuk dijadikan masukan  bagi berbagai pihak terkait, guna upaya konservasi anekaragam padi di Indonesia.   
The Effect of The Partial Solar Eclipse on Behavior of Three Species of Ardeidae In Rancabayawak Bandung Iskandar, Johan; Iskandar, Budiawati Supangkat
Jurnal Biodjati Vol 5 No 2 (2020): November
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/biodjati.v5i2.4578

Abstract

The natural occurrence of solar eclipses can cause various impact on bird species. The purpose of this study was to examine the effect of the partial solar eclipses on changes in behavior of three species of Ardeidae in the Rancabayawak, Gedebage, Bandung, West Java. The research method used was qualitative which direct observation sampling technique was applied.  The results of study showed that three bird species of Ardeidae namely Javan Pond-Heron (Ardeola speciosa Horsfield 1821), Buffalo Egret (Bubulcus ibis Linnaeus 1758, and small egrets (Egretta garzetta Linnaeus 1766) with total population 566 individuals were recorded in the resting and breeding place of bamboo trees and surrounding area of Rancabayawak during the partial solar eclipse.The behavior of these tree bird species, including sound of chicks, sunbathing, preening the feather, and flying of individual adults went out the resting and breeding place of bamboo trees observed tend to be normal before occurring the partial solar eclipse. During the partial solar eclipse, however, the sound of the chick stopped for a second. Some individual adult birds stopped involve in preening their feather. While, some adult individual birds were flying go back to the nest of bamboo trees that may be assumed it has already late afternoon due to dark of sun shine. Implication of this research have been considered to be very important for contributing the scientific knowledge on bird behavior changes caused by natural phenomena of the partial solar eclipse.Â