Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PELAKSANAAN PEMBERIAN SANTUNAN PT. JASA RAHARJA TERHADAP KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS JALAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 34 TAHUN 1964 Alfina Damayanti; Hartati Bahar; Agnes Mersatika Hartoyo
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v4i2.43144

Abstract

Abstrak Merujuk pada Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun 1964, PT. Jasa Raharja adalah perseroan bidang asuransi sosial yang memiliki tugas memberikan bantuan kepada korban kecelakaan lalu lintas melalui pengumpulan dan pengelolaan sumbangan wajib dari penumpang transportasi di darat, laut maupun udara kepada korban kecelakaan maupun ahli waris korban kecelakaan lalu lintas jalan. Tujuan peneltian ini yaitu untuk mengetahui pelaksanaan pemberian santunan oleh PT. Jasa Raharja kepada korban kecelakaan. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan cara melihat masalah yang terjadi berdasarkan pedoman wawancara dan selanjutnya mengadakan check dan recheck dari satu sumber dibandingkan dengan sumber lain. Informan penelitian ini terdiri dari 1 orang informan kunci yakni karyawan yang bekerja di PT. Jasa Raharja dan 10 orang informan biasa yakni korban kecelakaan. Penentuan informan penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan oleh PT. Jasa Raharja Kota Kendari cukup baik dalam melakukan pemberian santunan kepada korban kecelakaan, akan tetapi proses pemberian santunan masih kurang maksimal karena proses administrasi kurang sesuai dengan aturan serta dana santunan yang diberikan tidak sesuai dengan kerugian yang dialami korban kecelakaan. PT Jasa Raharja memiliki kendala dalam memberikan santunan kepada korban kecelakaan yaitu korban tidak melengkapi berkas persyaratan pengajuan klaim asuransi. Kesimpulan penelitian ini yaitu pelaksanaan pemberian santunan oleh PT Jasa Raharja kepada korban kecelakaan masih kurang maksimal. Kata Kunci : kecelakaan, pelaksanaan, pemberian santunan, PT. Jasa Raharja
Optimalisasi Pemanfaatan Garam Beryodium melalui Edukasi Visual sebagai Upaya Pencegahan Hipertensi di Desa Mata Lamokula Rastika Dwiyanti Liaran; Agnes Mersatika Hartoyo; Jusniar Rusliafa
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i2.777

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Desa Mata Lamokula, Kecamatan Moramo Utara, yang dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pola makan, termasuk konsumsi garam. Hasil analisis prioritas masalah menggunakan metode USG menunjukkan bahwa kurangnya pengetahuan dan kesadaran mengenai pola makan merupakan akar masalah tertinggi terkait hipertensi. Salah satu faktor yang berkontribusi adalah penggunaan dan pemanfaatan garam beryodium yang belum sesuai, baik dari sisi cara penggunaan maupun pemahaman manfaatnya. Program pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan garam beryodium melalui edukasi visual berupa pemasangan poster di Balai Desa Mata Lamokula. Metode yang digunakan adalah promosi kesehatan berbasis komunitas dengan pendekatan pemberdayaan dan media visual. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa media poster menjadi sarana efektif dalam meningkatkan keterpaparan informasi tentang manfaat, cara penggunaan, serta risiko kelebihan dan kekurangan yodium. Kegiatan ini mendukung upaya pencegahan hipertensi berbasis perubahan perilaku dan lingkungan informasi kesehatan.
The influence of leadership, motivation, discipline, and work experience on the performance of healthcare workers at the Wuna Public Health Center Sri Rahayuningsi Apu; Irma Irma; Agnes Mersatika Hartoyo
Indonesian Journal of Health Science Vol 6 No 3 (2026)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v6i3.2284

Abstract

Healthcare worker shortages represent a serious global issue. In Indonesia, the provision of healthcare services in underdeveloped, remote, and border areas remains suboptimal, ultimately affecting the performance achievements of primary care. This study aims to determine the relationship between leadership, motivation, work discipline, and work experience with the performance of healthcare workers. This was a quantitative study with a cross-sectional approach, conducted at the Wuna Public Health Center, Barangka District, West Muna Regency, Southeast Sulawesi Province, in 2025. The study sample consisted of 53 healthcare workers selected using a total sampling technique. Bivariate data analysis was performed using the Chi-Square test. The results showed a significant relationship between leadership (p = 0.041), work discipline (p = 0.000), and work experience (p = 0.023) with the performance of healthcare workers. However, the motivation variable did not show a significant relationship (p = 0.500) with performance. In conclusion, leadership, work discipline, and work experience are critical determinants of healthcare worker performance at the Wuna Public Health Center, whereas motivation has no direct correlation. The public health center management is recommended to maintain strict discipline and facilitate regular training programs to support the competence enhancement of healthcare workers with minimal work experience.
Identification of food additive types in ultra-processed food products sold at the canteen of SD Negeri 59 Kendari Paridah Paridah; Agnes Mersatika Hartoyo
Indonesian Journal of Health Science Vol 6 No 4 (2026)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v6i4.2359

Abstract

The consumption of ultra-processed foods (UPF) among school-aged children is rising and raising concerns, as these products typically contain various food additives used to enhance flavor, texture, aroma, and shelf life. Specifically in Kendari City, there is insufficient information regarding the types of UPF and food additives circulating in school environments. This study aimed to identify the types of food additives found in UPF products sold at the canteen of SD Negeri 59 Kendari. This descriptive observational study was conducted in May 2026 at the SD Negeri 59 Kendari canteen. All packaged food products sold in the school canteen were included in the sample using a total sampling method. UPF categories were identified using the NOVA classification system, while food additives were identified based on information found on packaging labels, in accordance with the regulations of the National Agency of Drug and Food Control (BPOM). Data were analyzed descriptively and presented as frequency distributions and percentages. A total of 62 packaged food products were identified, all of which fell into the UPF category. Snacks were the most common product type (29.0%), followed by biscuits (19.4%), candies (14.5%), wafers (12.9%), and instant noodles (9.7%). Sweeteners were the most frequently used class of food additives (22.9%). Monosodium glutamate (MSG/E621) was the most types of food additives. Most products contained 2–3 classes of food additives. The study concludes that a variety of classes and types of food additives are used in the UPF products sold at the SD Negeri 59 Kendari canteen. These findings can serve as a basis for food label literacy education, the establishment of healthy canteens, and the strengthening of policies to provide healthier food options in schools.