Fathurachman
Departemen Orthopaedi Dan Traumatologi FK UNPAD

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGELOLAAN MALOKLUSI OPEN BITE ANTERIOR AKIBAT FRAKTUR NEGLECTED MAKSILA LE FORT I DENGAN TEKNIK OSTEOTOMI LE FORT I DAN FIKSASI TRANSOSSEOUS (Laporan Kasus) Harfindo Nismal; Abel Tasman Yuza; Fathurachman Fathurachman
Cakradonya Dental Journal Vol 12, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v12i2.18446

Abstract

Maloklusi open bite adalah suatu gigitan terbuka merupakan komplikasi paling signifikan suatu fraktur maksila yang tidak memperoleh perawatan dengan segera dirawat, atau terlantar terlalu lama, dalam waktu beberapa hari hingga beberapa minggu dan disebut dengan neglected fracture. Salah satu cara untuk memperbaiki keadaan ini adalah melakukan osteotomi pada maksila. Tujuan laporan kasus ini untuk memberikan tambahan pengetahuan tentang kelainan yang muncul akibat ditundanya perawatan pada fraktur maksila Le Fort I beserta cara pengelolaannya. Dilaporkan seorang pasien laki-laki, 32 tahun datang ke Poliklinik Bedah Mulut dan Maksilofasial dengan keluhan tidak dapat mengatupkan kedua rahang dan mengunyah makanan dengan baik. Satu bulan sebelum datang ke RS. Dr. Hasan Sadikin pasien memiliki riwayat jatuh dari atap rumah dengan posisi menelungkup dan wajah terlebih dahulu membentur lantai rumah, selanjutnya pasien dibawa ke Unit Gawat Darurat salah satu rumah sakit swasta terdekat, dinyatakan tidak ada kelainan dan diperbolehkan pulang ke rumah setelah dilakukan pemeriksaaan dan perawatan luka di dalam mulut. Terapi Le Fort I osteotomy dilakukan, reposisi rahang atas untuk mencapai oklusi yang baik, dan maksila difiksasi dengan empat osteosynthesis miniplate.
Determinants Of Financial Distress In Retail Trade Sub-Sector Companies In Indonesia Fathurachman, Fathurachman
GOVERNORS Vol. 3 No. 2 (2024): August-November 2024 Issue
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/governors.v3i2.4315

Abstract

This study aims to identify the influence of cash flow, sales growth, liquidity, and profitability on financial distress. This study uses a quantitative approach by utilizing secondary data in the form of company financial statements. The population in this study is companies that belong to the retail trading sub-sector listed on the Indonesia Stock Exchange. The purposive sampling method was used to select 12 companies as research samples. The analysis method used is multiple linear regression. The results showed that cash flow, sales growth, and liquidity had a significant negative influence on financial hardship, which meant that an increase in these three variables tended to lower the risk of financial hardship. Meanwhile, the profitability variable did not show a significant influence on financial difficulties, indicating that the level of profitability was not directly related to the financial condition of the company that was experiencing difficulties. These findings provide important insights for company management in managing financial risks.