Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KONSISTENSI LWD (LIGHT WEIGHT DEFLECTOMETER) PUSJATAN UNTUK JALAN KERIKIL Azzidul Piktor, Riqqi; Taufik Hudaya, Asep; Syafier, Siegfried
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i12.720

Abstract

Infrastruktur jalan merupakan tulang punggung dalam sistem transportasi suatu negara. Perkerasan jalan sangat penting dalam mendukung infrastruktur transportasi yang efisien dan berkelanjutan. Salah satu jenis perkerasan jalan yang sering digunakan adalah perkerasan jalan berkerikil. Perkerasan jalan berkerikil sering digunakan di wilayah pedesaan atau daerah dengan lalu lintas ringan hingga sedang. LWD (Light Weight Deflectometer) merupakan salah satu alat yang digunakan untuk mengukur kekuatan struktural dari suatu sistem perkerasan jalan terutama untuk jalan-jalan yang tanpa penutup. LWD Pusjatan merupakan alat yang sudah dikembangkan oleh Puslitbang Jalan dan Jembatan. Penelitian ini dilakukan pada ruas jalan Rancabali – Sukaati, Kab. Bandung. Pengujian ini diambil pada 3 titik dengan masing-masing 15 kali pengambilan. Terdapat 3 sensor yang membaca defleksi yakni D0 pada pusat pembebanan, D1 pada geophone 1 dan D2 pada geophone 2. Hasil dari penelitian ini adalah defleksi pada D0 dan D1 memiliki nilai koefisien variasi yang relatif kecil (konsisten) sedangkan D2 memiliki nilai koefisien variasi yang besar sehingga tidak dapat digunakan untuk perencanaan. Dapat disimpulkan bahwa penelitian konsistensi LWD (Light Weight Deflectometer) Pusjatan untuk jalan kerikil hanya membutuhkan satu geophone dan tidak memerlukan geophone tambahan
Safety Analysis of Gedebage Station Equipment Building against Vibration with Microtremor and PPV Methods Febrinzaghi, Mohammad Gerald; Syafier, Siegfried; Sudarsono, Ignatius
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 November 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v14i2.47840

Abstract

This study evaluates the impact of railway-induced vibrations on an equipment building near Gedebage Station, Bandung. Proximity to the railway track raised concerns about occupant comfort and structural integrity. The assessment employed microtremor analysis to determine natural frequencies of the soil (using HVSR method) and the building (using FSR method), alongside PPV analysis to measure vibration levels against regulatory standards. Results revealed that the train-induced vibration frequency (~37 Hz) did not coincide with the buildings natural frequency (~23 Hz), eliminating resonance risks. However, moderate natural resonance vulnerability was detected on the first floor in the east-west direction. While some PPV values exceeded Indonesias environmental thresholds (Kepmen LH) for minor plaster cracks (category B), all remained within DIN 4150-3 safety limits for commercial structures. In conclusion, the building faces no immediate structural threat, but train vibrations may cause minor non-structural disturbances, such as cosmetic cracks. Mitigation measures could enhance occupant comfort, though structural reinforcement appears unnecessary. The findings highlight the importance of vibration monitoring in infrastructure planning near railways.