Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KADER TIM PENDAMPING KELUARGA DALAM PENDAMPINGAN IBU HAMIL DAN TERAPI DOA DALAM UPAYA MENURUNKAN KECEMASAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Zuwariah, Nur; Masruroh, Nur; Anggraini, Fitria Dwi; Susanti, Mery; Aldilia W.P, Aldilia W.P
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.11329

Abstract

Kecemasan dan kekhawatiran selama kehamilan  khususnya ibu hamil  trimester III merupakan kejadian yang tidak bisa dihindari. Kecemasan akan berdampak negative bagi bayi yang dikandung maupun sang ibu. Hasil  Survey pendahuluan ketua kader  RW 02 Kelurahan Pacar Kembang Surabaya mengatakan   kader tim pendamping keluarga belum memiliki ilmu tentang pendampingan ibu hamil dan terapi doa dalam upaya menurunkan kecemasan pada ibu hamil trimestr III.  Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah memberdayakan dan melakukan implementasi transfer ilmu kepada kelompok kader tim pendamping keluarga dalam pendampingan  ibu hamil  dan terapi doa dalam upaya menurunkan kecemasan ibu hamil trimester III. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan Penyuluhan Kesehatan dengan metode ceramah dibantu dengan media buku saku terapi doa dan pendampingan bermain peran. Hasil Penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan kader tim pendamping keluarga  dari pre test  Sebagian  kecil (10 %) tingkat pengetahuan baik, dan post test terjadi peningkatan   hampir seluruhnya (85%)  tingkat pengetahuan baik. Simpulan setelah diberikan edukasi  dan pendampingan bermain peran, terdapat peningkatan tingkat pengetahuan kelompok kader tim pendamping keluarga dalam pendampingan ibu hamil  dan terapi doa  ibu hamil trimester III yang mengalami  kecemasan
Compliance with Iron Supplementation Consumption in Pregnant Women on Hematological Profiles and Ret-He Nugraha, Gilang; Edijanto, Subagijo Poegoeh; Masruroh, Nur
Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS) Vol 11, No 1 (2024): JURNAL ANALIS MEDIKA BIOSAINS (JAMBS)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jambs.v11i1.333

Abstract

Fetal growth will increase the mass of maternal and fetal erythrocytes resulting in an increase in iron requirements, causing a decrease in maternal iron stores.A decrease in iron in the body will disrupt the formation of hemoglobin, because one of the components that forms it is heme which contains iron. the aim of our research is to study the compliance of pregnant women in consuming iron supplements regarding hematological features and body iron reserves through the Ret-He examination. This research is a cross-sectional study in 30 pregnant women for complete blood count (CBC), Ret-He and estradiol. There were differences in the concentrations of Hgb and MCHC (P-value < 0.05) and there were no differences in the concentrations of Hct, RBC, MCV, MCH, RDW, Ret-He and estradiol (P-value > 0.05). It was found that there was a relationship between estradiol and Hgb (P-value = 0.047; r = 0.366). Pregnant women who do not comply with taking iron supplements experience a decrease in Hgb and MCHC. The decrease in Hgb levels is strongly correlated with E2 levels in pregnant women who adhere and do not comply with iron supplementation.
HUBUNGAN BERAT BADAN BAYI BARU LAHIR DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINEUM PADA PERSALINAN NORMAL DI RS ISLAM AYANI SURABAYA Masruroh, Nur; Wisma Rina, Dini
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 5 No 2 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v5i2.941

Abstract

Latar Belakang: Pada proses persalinan normal terdapat resiko perdarahan, penyebab terjadinya perdarahan salah satunya dikarenakan adanya ruptur perineum. Ruptur perineum yang tidak tertangani dengan baik akan meningkatkan resiko infeksi, sehingga dapat meningkatkan angka mobiditas dan mortalitas ibu . Faktor penyebab ruptur perineum antara lain posisi persalinan, cara meneran, pimpinan persalinan, dan berat badan bayi baru lahir. Tujuan: untuk mengetahui Hubungan berat badan bayi dengan kejadian ruptur perineum pada persalinan normal di Rumah Sakit Islam Ayani Surabaya Metode: kuantitatif dengan metode case control. Populasi adalah seluruh ibu dengan persalinan normal yang mengalami ruptur perineum di RS. Islam A.Yani Surabaya pada bulan Desember 2023 s.d Mei 2024 dengan jumlah 124 populasi. Sampel diambil dengan Teknik total sampling yang berjumlah 124 ibu bersalin yang mengalami ruptur perineum. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil uji statistik nilai p 0,00 < 0,05 yang artinya ada hubungan signifikan antara berat badan bayi baru lahir dengan kejadian ruptur perineum. Kesimpulan: Semakin besar berat badan bayi yang dilahirkan akan meningkatkan resiko terjadinya ruptur perineum.
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) UNTUK MENCEGAH TERJADINYA SKABIES DI MAAHAD TAHFIZUL QUR`AN DARUL FALAH SELANGOR, SUNGAI BESAR, MALAYSIA Anastasia , Masayu Rabban; Fitria, Ainul; Yuliana, Yuliana; Astuti, Nur Aisyah Yuni; Masruroh, Nur
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 04 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skabies merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infestasi tungau Sarcoptes scabiei. Penyakit ini sering ditemukan di lingkungan padat seperti pesantren, di mana praktik kebersihan diri masih rendah dan kebiasaan berbagi alat pribadi umum terjadi. Pencegahan skabies memerlukan intervensi edukatif dan pengobatan dini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) santri melalui edukasi kesehatan, serta mencegah penularan skabies dengan pemberian terapi topikal (permethrin cream). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan intervensi edukasi dan observasi langsung pada santri Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Darul Falah, Selangor, Malaysia. Edukasi diberikan melalui ceramah interaktif dan media poster. Santri dengan gejala diberikan krim anti-skabies. Setelah intervensi, terjadi peningkatan pengetahuan santri tentang PHBS dan cara penularan skabies. Praktik kebersihan pribadi juga menunjukkan perbaikan, seperti peningkatan frekuensi mandi dan tidak berbagi barang pribadi. Edukasi PHBS efektif dalam meningkatkan kesadaran dan mencegah penularan skabies di lingkungan pesantren. Intervensi sederhana seperti edukasi dan pengobatan topikal dapat menjadi solusi preventif yang signifikan.
Baby Massage terhadap Kenaikan Berat Badan Bayi Usia 1-24 Bulan: Baby Massage on Increase Weight of Babies Aged 1-24 Months Masruroh, Nur; Laloda, Rindi Anifa
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 2 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v2i1.913

Abstract

Berat badan bayi adalah indikator dalam penilaian status gizi.Berdasarkan permasalahan berat badan bayi kurang, dalam  hal ini banyak di jumpai bayi usia 1-24 bulan dengan masalah berat badan  kurang yang tidak sesuai  dengan umurnya. Tujuan penelitian  untuk mengetahui pengaruh Baby Masasge terhadap kenaikan berat badan bayi 1-24 bulan di Mom & Child  Care Berbek, Sidoarjo. Jenis penelitian Analitik Observasional. Rancang bangun Cross sectional, dengan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian seluruh bayi usia 1 – 24 bulan yang datang di  Mom & Child Care Brebek  Sidoarjo. Penelitian ini di laksanakan pada tanggal April sampai dengan  Mei 2023  sebanyak 35 bayi. Sampel sebagian bayi umur 1-24 bulan yang tercatat di rekam medis di mom & child care brebek sidoarjo sebanyak 32 bayi. variabel independen pijat bayi, variabel dependen berat badan bayi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah  rekam  medis. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa dari 32 reponden  hampir seluruhnya (88,3%) rutin melalakukan baby masasgge dan hampir seluruhnya (84.3%) mengalami peningkatan berat badan. Dari hasil analisis uji Chi Square di dapatkan nilai ? = 0,000 <? = 0,05 Maka  H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti ada pengaruh baby masasgge  terhadap kenaikan berat badan bayi. Hasil terdapat pengaruh baby message terhadap kenaikan berat badan bayi usia 1-24 bulan  di Mom & Child Care Berbek Sidoarjo. Diharapkan ibu rutin melakukan pijat bayi 15 menit 2 minggu  sekali dalam waktu satu bulan untuk meningkatkan berat badan pada bayi
EDUKASI SUPORTIF MELALUI AUDIO VISUAL TENTANG GENTLE BIRTH UNTUK MENINGKATKAN KESIAPAN IBU MENJELANG PERSALINAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Anggraini, Fritria Dwi; Zuwariyah, Nur; Masruroh, Nur; Pratama, Aldilia Wyasti; Umamah, Farida; Amani, Fariska Zata
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38305

Abstract

Kesiapan dalam menghadapi persalinan adalah suatu proses perencanaan persalinan serta antisipasi tindakan yang diperlukan untuk mempersiapkan fisik, psikologis, serta finansial ibu khususnya untuk ibu primigravida yang belum memiliki pengalaman persalinan dan sering merasa takut dan cemas dalam menghadapi persalinan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan edukasi suportif tentang gentle birth dengan menggunakan media audiovisual untuk meningkatkan kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan. Kesiaoan dalam hal ini bukan hanya kesiapan fisik namun juga kesiapan psikologis. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 minggu dan diikuti oleh 28 ibu hamil dan pendamping/keluarga. Sebelum diberikan edukasi, dilakukan pre test dan post test mengenai kesiapan persalinan menggunakan RCS (Readiness Childbirth scale). Sebelum diberikan edukasi ddapatkan 67,8% ibu hamil memiliki kesiappan yang baik, setelah dilakukan edukasi jumlah ibu hamil dengan kesiapan yang baik meningkat menjadi 82,1%, dengan skor rata-rata kesiapan meningkat dari 34 menjadi 55. edukasi suportif juga memberikan dukungan kepada ibu untuk melaksanakan persalinan secara gentle birth. Untuk dapat menerapkan gentle birth ibu harus memiliki perencanaan persalinan dan kesiapan diri baik dari segi fisik maupun psikologis ibu sejak kehamilannya.