Skolastika Lelu Beding
Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Larantuka

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

DAMPAK PERANTAUAN TERHADAP KEUTUHAN PERKAWINAN KATOLIK DI STASI WILHELMUS RIANGBAO Maria Florana Kewa; Petrus Tukan; Skolastika Lelu Beding
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal JAPB
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v6i1.340

Abstract

Perkawinan merupakan institusi sakral dalam agama Katolik yang menekankan kesatuan dan kesetiaan antara suami dan istri, sekaligus mencerminkan hubungan antara Kristus dan Gereja-Nya. Namun, dinamika modern, termasuk fenomena perantauan, sering menjadi tantangan bagi keutuhan perkawinan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh perantauan terhadap keutuhan perkawinan Katolik dan mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dalam mempertahankan keharmonisan pasangan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian   di Stasi Wilhelmus Riangbao. Subjek penelitian ini berjumlah  tiga pasangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak pasangan perantauan di Stasi Wilhelmus Riangbao mengalami atau menghadapi tantangan berupa minimnya komunikasi, jarak fisik, dan perselingkuhan, sehingga keutuhan perkawinan menjadi rentan. Kurangnya keterbukaan menyebabkan hilangnya kepercayaan antara pasangan. Oleh karena itu, penting bagi pasangan untuk meningkatkan komunikasi, memperkuat ikatan emosional, dan menjaga nilai sakral perkawinan Katolik demi mempertahankan keutuhannya.
DAMPAK PEMBELAJARAN DARI RUMAH PADA MASA PANDEMI COVID-19 TERHADAP MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DI SEKOLAH DASAR KATOLIK (SDK) WAIARA Maria Fika Ayuningtias Dou; Alfonsus Mudi Aran; Skolastika Lelu Beding
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v5i2.362

Abstract

Wabah Virus Corona-19 berdampak pada seluruh bidang kehidupan, salah satunya dalam bidang pendidikan. Akibat dari wabah virus mematikan ini proses pembelajaran menjadi terhambat. Untuk itu upaya yang dilakukan adalah melalui pembelajaran dari rumah. Namun, berbagai hambatan yang muncul dalam pelaksanaan pembelajaran dari rumah seperti keterbatasan media komunikasi, gagap teknologi dan lain sebagainya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana dampak Covid-19 terhadap pembelajaran dari rumah di SDK Waiara. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskripsi kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi dengan key Informan dalam penelitian ini berjumlah 11 orang terdiri dari  guru PAK,  orangtua peserta didik dan  peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui beberapa tahap yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dampak pembelajaran dari rumah di Sekolah Dasar Katolik (SDK) Waiara tepatnya pada kelas VI sudah baik yang mana guru PAK, telah memiliki fasilitas-fasilitas dasar yang dibutuhkan, hal itu menggambarkan kesiapan pembelajaran dari rumah. Dalam pelaksanaan pembelajaran dari rumah guru PAK sudah melakukan Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran namun masih ada hambatan. Guru PAK perlunya meninjau secara terus-menerus hambatan-hambatan yang ada dan bekerjasama dengan orang tua agar pembelajaran dari rumah bisa berjalan baik.
DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP PERKEMBANGAN IMAN REMAJA Maria Magdalena Wea; Benedikta Y. Kebingin; Skolastika Lelu Beding
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i3.11828

Abstract

ABSTRACT Social media has become an inseparable part of adolescents’ lives, including the way they develop habits and interpret their spiritual life. Among eleventh-grade students at SMA Negeri 1 Titehena, TikTok emerged as the most frequently used platform because it provides fast, varied, and easily accessible entertainment through personal devices. This situation has raised concerns regarding changes in adolescents’ religious behavior, particularly in maintaining worship discipline and participation in religious activities. This study explores how the use of TikTok influences adolescents’ faith development through a descriptive qualitative approach. Data were collected through field observations, interviews, and documentation to gain a deeper understanding of students’ experiences and daily habits. The findings reveal that the intensity of TikTok use among students is relatively high, with most activities dominated by entertainment content. On the one hand, several students reported gaining spiritual motivation and moral messages from certain content they accessed. On the other hand, excessive use was associated with decreased prayer habits, reduced participation in religious activities, and weakened spiritual discipline in daily life. These findings indicate that social media does not always produce negative effects, but it requires consistent guidance from teachers and parents so that its use remains aligned with the spiritual development of adolescents. ABSTRAK Media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan remaja, termasuk dalam cara mereka membangun kebiasaan dan memaknai kehidupan spiritual. Di kalangan siswa kelas XI SMA Negeri 1 Titehena, TikTok muncul sebagai platform yang paling sering digunakan karena menghadirkan hiburan yang cepat, variatif, dan mudah dijangkau melalui perangkat pribadi. Situasi ini memunculkan perhatian terhadap perubahan perilaku rohani remaja, terutama dalam menjaga kedisiplinan ibadah dan keterlibatan mereka dalam aktivitas keagamaan. Kajian ini menelusuri bagaimana penggunaan TikTok memengaruhi perkembangan iman remaja melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dengan menggabungkan observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi sehingga pengalaman serta kebiasaan siswa dapat dipahami secara lebih mendalam. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa intensitas penggunaan TikTok tergolong tinggi dan sebagian besar aktivitas penggunaannya didominasi oleh konten hiburan. Di satu sisi, beberapa siswa memperoleh motivasi spiritual dan pesan moral dari konten tertentu yang mereka akses. Namun, penggunaan yang berlebihan juga berkaitan dengan menurunnya kebiasaan berdoa, berkurangnya partisipasi dalam kegiatan rohani, serta melemahnya disiplin spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa media sosial tidak selalu berdampak negatif, tetapi memerlukan pendampingan yang konsisten dari guru dan orang tua agar penggunaannya tetap selaras dengan pembentukan iman remaja.