Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Peningkatan Pengelolaan Proyek Kolaborasi Kelompok Swadaya Masyarakat Menggunakan Sistem Informasi Pekerjaan Swakelola Sukya, Fadelis; Nurfarida, Ellya
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terintegrasi Vol. 8 No. 2 (2024): June
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jindeks.v8i2.5406

Abstract

Kelompok Swadaya Masyarakat atau dikenal dengan KSM merupakan masyarakat yang bekerja berdasarkan kontrak dengan dinas tertentu untuk bekerjasama dalam menyelesaikan proses pembangunan. dalam menyelesaikan kontrak pembangunan dengan Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Jombang menemui kendala dalam hal monitoring. Susahnya memonitoring pekerjaan swadaya yang dilakukan oleh KSM dengan pekerjaan kontrak yang telah disepakati oleh dinas menyebabkan permasalahan yang komplek dasi sisi pertanggungjawaban. Pertanggungjawaban yang rumit dan komplek dari pihak pemerintah daerah tidak jarang menimbulkan kesalahpahaman komunikasi antara KSM dan dinas terkait. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengembangkan menerapkan sistem informasi monitoring berbasis website guna mengatasi persoalan monitoring pekerjaan oleh KSM.  Hasil kegiatan berupan sebuah aplikasi dengan nama SIMPEL (Sistem Informasi Monitoring Pekerjaan Swakelola) yang telah diterapkan oleh Dinas Perumahan dan Pemukinan Kabupaten Jombang. Proses penerapan SIMPEL meliputi pengembangan aplikasi, ujicoba sistem, pelatihan dan pendampingan selama kurang lebih satu tahun. Dengan penerapan SIMPEL membuat KSM lebih terjadwal dan terstruktur dalam menyelesaikan pekerjaan dari dinas dan menyebabkan sinkronisasi yang baik antara kontrak pekerjaan dan pelaksanaan swadaya oleh KSM.
IMPLEMENTASI APLIKASI VIRTUAL REALITY DISPLAY DAN MEJA CAP BATIK PADA GRIYA BATIK WAKLUANG Nurfarida, Ellya; Efendi, Fery Sofian; Nugroho, Benni Agung; Halimi, Ahmad Dzulfikri; Aullia, Fikha Rizky
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.17768

Abstract

Abstract. Griya Batik Wakhluang is a Micro Small Business (UMK) that was founded in 2020. The intense competition from the business world, both small and large scale, has not sparked the owner's interest in continuing to develop the batik business. Currently, Griya Batik Wakhluang only produces written batik which takes quite a long time to produce. Apart from that, the marketing management of batik products still cannot reach all levels of society so product introduction and product sales are still very lacking. Griya Batik Wakhluang must provide documentation in the form of photos or videos for the production process when participating in UMK production exhibition activities. This creates obstacles because the Owner's photography skills are very lacking. The aim of community service to overcome partner problems is with the following activities: 1) Implementing a web-based Virtual Reality Display Application to showcase galleries and products produced by UMK Griya Batik Wakluang and to show the batik-making process virtually. 2) design and manufacture stamped batik tables which function to increase batik cloth production capacity. The steps used to carry out community service activities are interviews, developing web-based virtual reality applications, designing and making batik-stamped tables and batik-stamped stove coasters, and training and mentoring. The Community Partnership Program has been able to provide outcomes, namely: 1) Producing batik stamped table products and 2) Implementing a Web-Based Virtual Reality Display application with the website name wakluang.com/virtual. The increase in production of Griya Batik Waklung batik cloth occurred because the process of making stamped batik was faster and saved more energy and electricity. Meanwhile, Griya Batik Wakluang used a virtual reality website when presenting its products. Abstrak. Griya Batik Wakluang merupakan Usaha Mikro Kecil (UMK) yang berdiri tahun 2020. Ketatnya persaingan dari dunia usaha baik berskala kecil maupun besar tidak menyulutkan minat dari pemilik untuk terus mengembangkan usaha batik. Saat ini Griya Batik Wakluang hanya memproduksi jenis batik tulis saja dimana waktu produksinya cukup lama. Selain itu pengelolaan pemasaran produk batik juga masih belum bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat sehingga pengenalan produk dan penjualan produk masih sangat kurang. Griya Batik Wakluang harus menyediakan dokumentasi berupa foto atau video untuk proses produksi saat mengikuti kegiatan pameran produksi hasil UMK. Hal ini menimbulkan kendala tersendiri karena kemampuan Owner dalam hal fotografi sangat kurang. Tujuan dari pengabdian pada masyarakat untuk mengatasi masalah mitra adalah dengan kegiatan berikut: 1) Mengimplementasikan Aplikasi Virtual Reality Display Berbasis web untuk memamerkan galeri dan produk hasil UMK Griya Batik Wakluang dan menayangkan proses pembuatan batik secara virtual. 2) mendesain dan membuatkan meja batik cap yang berfungsi untuk meningkatkan kapasitas produksi kain batik. langkah-langkah yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat adalah wawancara, pengembangan aplikasi virtual reality berbasis web, merancang dan membuat meja cap batik dan meja tatakan kompor cap batik, pelatihan, dan pendampingan. Program Kemitraan Masyarakat telah dapat memberikan capaian luaran yaitu: 1) Menghasilkan produk meja cap batik 2) Mengimplemetasikan aplikasi Virtual Reality Diplay Berbasis Web dengan nama website wakluang.com/virtual. Peningkatan produksi kain batik Griya Batik Waklung terjadi karena proses pembuatan batik cap lebih cepat dan lebih menghemat tenaga serta listrik. Sementara itu penggunaan website virtual reality dilakukan oleh Griya Batik Wakluang saatmempresentasikan produknya.  
Visualisasi Potensi Sektor Perekonomian Kota Kediri Menggunakan Metode Shiftshare Nurfarida, Ellya; Sukya, Fadelis; Nugroho, Benni Agung; Aullia, Fikha Rizky
Jurnal Informatika Polinema Vol. 10 No. 4 (2024): Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v10i4.5989

Abstract

Kota Kediri merupakan Kota berkembang dalam sektor industri, pariwisata, dan hiburan. Hal ini didukung dengan adanya pembangunan Bandara Dhaha Kediri, yang menyebabkan calon investor tertarik berinvestasi. Permasalahan muncul ketika usaha investor tersebut tidak diimbangi dengan ketersediaan data pendukung investasi oleh pemerintah Kota Kediri. Salah satu data pendukung investasi Kota Kediri adalah pengelompokan sektor unggulan dan non unggulan Kota Kediri. Dimana hingga saat ini data perkembangan sektor unggulan maupun non unggulan Kota Kediri hanya tersedia di Badan Pusat Statistik dan disajikan dalam bentuk tabel saja. Sehingga investor mengalami kesulitan dalam menganalisis perkembangan sektor bidikan.  Website dalam bentuk visualisasi dari tahun ke tahun perlu dikembangkan guna menunjang investor dalam menilai tingkat keberhasilan usahanya. Pengembangan aplikasi yang dapat menampilkan sektor unggulan dan non unggulan berbasis web dalam bentuk grafik akan memudahkan investor dalam menganalisis sektor yang diminati. Pengembangan aplikasi website dengan menggunakan framework Laravel menghasilkan visualisasi dalam bentuk diagram batang pada data PDRB Jawa Timur dan Kota Kediri, dan visualisasi dalam bentuk kuadran untuk pengelompokan sektor menggunakan metode shiftshare.
Design and Development a Web Platform Portal for Mosque Financial Management Sukya, Fadelis; Nurfarida, Ellya
Journal of Advances in Information and Industrial Technology Vol. 6 No. 1 (2024): May
Publisher : LPPM Telkom University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52435/jaiit.v6i1.599

Abstract

Transparency and accountability in the financial management of mosques is an area that requires significant attention because it builds the initial trust of the mosque in collecting funds through infaq and waqf. Currently, many mosques still use whiteboards as a tool to present their financial reports. This poses a problem for mosques when delivering financial reports to donors who live far away. Therefore, a tool that can serve as a medium for financial reporting is needed. Based on this need, the research aims to create a web-based mosque financial portal to record income (donations, alms), qurban records, and expenses. In other applications, each mosque uses an application designed for each mosque. This software has been developed to accommodate the needs of each mosque and is integrated into a single application portal. The development of this application uses the Waterfall method, which involves various stages such as user requirements, system design, implementation, and testing. This financial portal was successfully implemented in 11 mosques and prayer rooms across 5 provinces. This application features recording income (donations and alms), qurban records, and expenditure records. The test results show that many mosques can use this financial management portal to record income and expenses. Finally, we can conclude that this web-based mosque financial portal would be a viable solution to enhance the accountability services of mosques in managing their finances.
The Smart chicken coop: Automated lighting with Google Home Nurfarida, Ellya; Izzah, Abidatul; Bakhtiar, Yohan; Riskitasari, Septyana; Aullia, Fikha Rizky; Habibi, Isac Ilham
Community Empowerment Vol 10 No 4 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.12566

Abstract

Nur Kholiq Chicken Farm is a traditional chicken farm with a significant turnover in Blitar Regency that still relies on an inefficient conventional lighting system. Addressing this issue, this community service aims to implement an automatic lighting control system in the chicken coop using Google Home, smart lamps, and internet connection, enabling remote control via smartphone. This community service's activities included discussions with partners, procurement of equipment, system installation, user training, and evaluation. The evaluation demonstrated the successful implementation of the Google Home and smart lamp-based automatic lighting control system at Nur Kholiq Chicken Farm, as well as a significant increase in the partner's knowledge regarding the use of this technology.
Monita: Aplikasi Identifikasi Gizi Buruk Balita Berbasis Mobile Nurfarida, Ellya; Sukya, Fadelis; Aullia, Fikha Rizky; Widyastuti, Ratna
Jurnal Informatika dan Multimedia Vol. 17 No. 2 (2025): Jurnal Informatika dan Multimedia
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jtim.v17i2.8911

Abstract

The promotion of the one-digit stunting program is a program of the Kediri District government; this program is needed considering that cases of stunting in toddlers with malnutrition in Kediri District are still high, at around 9.8%. In contrast to cases of malnutrition in pregnant women who have had an identification and monitoring process using an android-based application from the Ministry of Health, cases of malnutrition in toddlers in the Kediri District have not been digitized and monitored correctly. Currently, the application available for the identification of under-five malnutrition is an identification application that focuses on identification only, without being able to record under-five data, so the calculation process of each measurement must always enter the under-five data first. The application for identifying and monitoring malnutrition at Puskesmas Grogol was developed mobile to facilitate cadres in recording toddler data and adding measurements, which will be called Monita. Monita is an application developed with the Flutter programming language compatible with iOS and Android-based smartphones. Monita also provides convenience to cadres because they can access it through their smartphones without using a computer. The Monita application has features for managing regions, cadres, toddler data, reports, and supplementary feeding (PMT) for toddlers with wasting cases.
Deteksi Plat Nomor Kendaraan Angkutan Bus Menggunakan YOLOv11 Nugroho, Benni Agung; Cinderatama, Toga Aldila; Izzah, Abidatul; Nurfarida, Ellya
Jurnal Informatika dan Multimedia Vol. 17 No. 2 (2025): Jurnal Informatika dan Multimedia
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jtim.v17i2.9204

Abstract

Penelitian ini mengatasi permasalahan pendataan plat nomor bus secara konvensional di terminal yang rentan terhadap kesalahan manusia, pelaporan yang lambat, dan kurangnya transparansi. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan mengimplementasikan sistem deteksi dan pengenalan plat nomor angkutan bus secara otomatis menggunakan kombinasi teknologi Kecerdasan Buatan (AI), khususnya model deep learning YOLOv11, dan Internet of Things (IoT). Penelitian ini menggunakan Raspberry Pi 5 sebagai perangkat edge yang terhubung dengan webcam untuk menangkap video beresolusi 1280x720 , yang kemudian melakukan deteksi plat nomor secara real-time. Model YOLOv11 dilatih menggunakan 682 frame gambar , menunjukkan kinerja yang sangat baik pada dataset validasi dengan nilai mean Average Precision (mAP50) sebesar 0.98674. Meskipun keterbatasan Raspberry Pi 5 tanpa dedicated Neural Processing Unit (NPU) membatasi kecepatan pemrosesan real-time menjadi 10–18 FPS pada resolusi 640x480 , kecepatan ini dinilai mencukupi untuk deteksi bus di lingkungan terminal karena pergerakan kendaraan yang tidak cepat. Teks plat nomor yang berhasil dikenali dan timestamp kemudian dikirimkan ke database Firebase melalui arsitektur IoT. Sistem yang dihasilkan diharapkan dapat membantu dalam pendataan kendaraan bus di terminal dengan lebih cepat, efisien, dan akuntabel