Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penyuluhan Hukum Tingkat Keselamatan Dan Kewaspadaan Perlintasan Kereta Api Pada Stasiun Kota Binjai Junaidi Lubis; Wahyu Pradana; Haris Dermawan; Muhammad Koginta Lubis; Talita Syamantha; Tina Muhardika Handayani Lubis
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/fbpb2077

Abstract

Keselamatan merupakan hak dasar bagi setiap pengguna jalan termasuk pada saat melintasi rel kereta api. Keselamatan dan kewaspadaan saat melintasi rel kereta api sering diabaikan begitu saja oleh sebagian besar masyarakat, akibatnya karena kurangnya tingkat keselamatan dan kewaspadaan pengguna jalan akhirnya mengakibatkan terjadinya kecelakaan pada saat melintasi kereta api seperti ditabrak oleh kereta api yang akhirnya mengakibatkan luka berat bahkan kematian. Maka penyuluhan hukum dilakukan Adalah untuk mengingatkan kembali bahwa keselamatan dan kewaspadaan itu adalah hak dasar bagi setiap pengguna jalan yang harus mentaati rambu lalu lintas termasuk pada saat ingin melintas di rel kereta api. Kurangnya kesadaran dan kewaspadaan ini mengakibatkan masyarakat pengguna jalan abai begitu saja setiap melewati perlintasan kereta api tanpa mau memperhatikan rambu lalu lintas dan menunggu palang dari perlintasan kereta selesai bekerja dengan cara terbuka kembali baru melintasi rel kereta api. Metode yang dilakukan yaitu melalui penyuluhan hukum kepada masyarakat pengguna jalan dengan kembali mengingatkan secara hukum ada aturan hukum yang harus disadari dan ditaati masyarakat setiap ingin melintasi rel kereta api, Adapun hasil yang diharapkan Adalah masyarakat pengguna jalan memahami bahwa kereta api itu melintasi relnya juga berdasar kepada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 Pasal 124 Tentang Perekeretaapian
Edukasi Pencegahan dan Penanganan Bullying Berbasis Literasi Digital di Lingkungan SMA Rizky Ayu; Yuni Wulandari; Yusnandar Yusnandar; Syazarah Soraya; Talita Syamantha
Pengabdian Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Artikel Periode Agustus 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ppi.v3i02.6708

Abstract

Bullying merupakan salah satu bentuk kekerasan yang masih menjadi persoalan serius di lingkungan pendidikan, khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/SMK). Perilaku ini tidak hanya menyebabkan luka fisik, tetapi juga berdampak besar terhadap psikologis korban, seperti stres, trauma, kecemasan, bahkan keinginan untuk menarik diri dari lingkungan sosial. Dalam era digital saat ini, bullying tidak hanya terjadi secara langsung (tatap muka), tetapi juga melalui media digital seperti media sosial, aplikasi pesan instan, dan forum daring, yang dikenal dengan istilah cyberbullying. Keberadaan cyberbullying menjadi tantangan baru karena dilakukan secara tersembunyi dan dapat menjangkau korban kapan saja dan di mana saja. PKM ini dilaksanakan di SMK Swasta Tarbiyah Islamiyah Hinai Kiri dengan tujuan utama memberikan edukasi mengenai pencegahan dan penanganan bullying berbasis literasi digital kepada siswa. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, pelatihan literasi digital, dan kampanye anti-bullying melalui media sosial sekolah. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya bullying serta membentuk sikap bijak dalam penggunaan teknologi digital. Kegiatan ini dilaksanakan dalam satu hari dan melibatkan lebih dari 50 siswa kelas X dan XI. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Selain itu, para peserta mampu mengenali bentuk-bentuk bullying, memahami dampak psikologisnya, serta menyusun pesan-pesan kampanye digital yang berisi ajakan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan sehat. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa pendekatan edukatif berbasis literasi digital terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai bullying dan penggunaan media digital secara etis.
Analisis Hukum Tindak Pidana Aborsi di Kecamatan Tanjung Morawa (Studi di Kantor Kepolisian Resort Kota Deli Serdang) Juliandi Juliandi; Talita Syamantha; Chairus Suriyati; Junaidi Lubis
JURNAL PENELITIAN SERAMBI HUKUM Vol 19 No 01 (2026): Jurnal Penelitian Serambi Hukum Vol 19 No 01 Tahun 2026
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59582/sh.v19i01.1514

Abstract

Abortion is criminal act. So that in law enforcement, the village, sub-district and so on governments should also be involved in providing information about the dangers of abortion crimes, especially to families and young generations in Tanjung Morawa District. Abortion crimes that occurred in Tanjung Morawa District, Deliserdang Regency also increased from the previous 15 incidents in 2022 and around 28 incidents until 2025. Of course, this criminal act of abortion must be carried out by law enforcement so that in the future the same criminal act will not be repeated in the future. Many individuals commit the crime of abortion secretly, and most of them are assisted by people who do not have adequate training. The obejctives of the research include to enforce criminal law for every abortion perpetrator, especially in Tanjung Morawa District. The topic was chosen because of a sense of concern in the people of Tanjung Morawa to be more responsible and not to have abortions for various specific reasons. Combinations normative and empirical to describe and explain events from various reference sources and the study's findings, which included interviews with members of the Deliserdang Resort police, revealed that the dread of becoming pregnant outside of marriage led to a number of criminal abortions, having free sex, and lack of responsibility from the male side. With this research, in the future the crime of abortion can be minimized in Tanjung Morawa sub-district.