Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

MANAJEMEN PENDISTRIBUSIAN DANA ZAKAT TERHADAP KEBERLANJUTAN USAHA UMKM DI BOGOR (STUDI KASUS DI KOTA BOGOR) Erlangga, Falahudin; Amin, Muhammad; Dewi, Afiatin
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 3 No. 3 (2025): AL - KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/alkaff.v3i3.18535

Abstract

Pendistribusian dana zakat merupakan salah satu instrumen keuangan Islam yang dapat digunakan untuk memberikan dana kepada UMKM, pendistribusian dana zakat jika dikelola dengan efektif dapat menjadi sumber pendanaan yang signifikan untuk mendukung keberlanjutan UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pendistribusian dana zakat terhadap aspek keberlanjutan usaha, seperti peningkatan modal usaha, perkembangan kapasitas produksi, serta pertumbuhan pendapatan UMKM yang menerima zakat. Penelitian yang digunakan menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, serta menggunakan analisis regresi logistik dengan menggunkan sampel sebanyak 80 responden dan data dikumpulkan melalui kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, serta analisis regresi logistik menunjukkan bahwa penyaluran dana zakat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keberlanjutan usaha UMKM di Kota Bogor. Uji regresi logistik menunjukkan bahwa beberapa variabel independen, seperti strategi pencapaian tujuan, perencanaan yang tepat, penyusunan program yang tepat, serta sarana dan prasarana, memiliki hubungan signifikan dengan keberlanjutan usaha UMKM.
Teh Bunga Telang: Menyatukan Alam dan Ekonomi Desa dalam Satu Tegukan Umam, Ikmal Maulana; Alhifni, Anas; Amin, Muhammad
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v5i1.18254

Abstract

Teh bunga telang yang terbuat dari kelopak bunga telang merupakan salah satu minuman yang tidak hanya memikat warna birunya yang menawan, akan tetapi banyak manfaat untuk kesehatan dan potensi ekonomi desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengubah lahan kosong menjadi sumber pendapatan yang produktif melalui budidaya bunga telang. Metode pelaksanaan menggunakan empat pendekatan yaitu pendekatan partisipatif, edukasi dan pelatihan, pemberdayaan ekonomi dan pendekatan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan kosong melalui budidaya bunga telang dapat meningkatkan perekonomian desa. Produk teh bunga telang dapat menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi masyarakat desa, apalagi jika diolah dengan baik menjadi produk unggulan dengan nilai jual yang tinggi. Inovasi dalam pengolahan teh bunga telang dapat menciptakan berbagai varian produk, dimulai dari teh siap saji atau bisa dicampurkan supaya menarik konsumen diera sekarang ini, dan meningkatkan daya saing produk lokal di kancah nasional maupun internasional.
MONITORING DAN EVALUASI DANA ZAKAT PRODUKTIF MELALUI PROGRAM BOGOR BERKAH PADA BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL KOTA BOGOR Anisah, Nur; Amin, Muhammad; Dewi, Afiatin
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 3 No. 5 (2025): AL - KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v3i5.18647

Abstract

Zakat adalah salah satu rukun Islam yang memiliki peranan penting dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang keagamaan, sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. Zakat bukanlah sesuatu yang bersifat konsumtif; sebaliknya, ia dapat disalurkan dalam bentuk produktif. Pengelolaan dan distribusi zakat saat ini dilakukan melalui lembaga-lembaga zakat, terutama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), memiliki peran penting dalam penyaluran zakat produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses monitoring dan evaluasi yang diterapkan dalam Program Berkah Bogor, yang dikelola oleh BAZNAS di Kota Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses monitoring dan evaluasi dibagi menjadi empat fase utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, serta penilaian. Evaluasi dilakukan untuk menilai perkembangan usaha mustahik setelah menerima dukungan. Oleh karena itu, program ini perlu melakukan evaluasi secara berkala agar dapat meningkatkan manfaat bagi komunitas penerima.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN PLATFORM DIGITAL DALAM MENDUKUNG PENGHIMPUNAN DANA ZAKAT PADA LAZISMU DAN LAZISNUR DI BOGOR Salwa Azhari; R. Ali Pangestu; Muhammad Amin
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2026): Al-Kaff: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i3.24219

Abstract

Realisasi penghimpunan dana zakat secara nasional mencapai 41 triliun dari potensi sebesar 327 triliun. Kesenjangan ini menuntut lembaga pengelola zakat untuk terus berinovasi melalui platform digital agar layanan kepada muzaki semakin mudah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan platform digital dan Efektivitas platform digital dalam mendukung penghimpunan dana zakat pada Lazismu dan Lazisnur di Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif sumber data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data mengguanakan model Miles and Huberman dengan menggunakan matriks daftar cek. Keabhasan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukan Lazismu dan Lazisnur sudah menggunakan platform digital dalam proses penghimpunan. Platform yang digunakan seperti website maupun bekerja sama dengan platform crowdfunding seperti kitabisa.com, amalsholeh.com, dan donasi.Kebaikan. Sedangkan efektivitas platform dalam mendukung penghimpunan dana zakat secara keseluruhan dapat dikategorikan sangat efektif berdasarkan penilaian tingkat efektivitas > 90%.  Namun, pada Lazismu terdapat beberapa aspek menurut teori James L. Gibson yang belum terpenuhi yaitu aspek adaptasi, kepuasan dan pengembangan.
OPTIMALISASI PENDAYAGUNAAN DANA ZAKAT DALAM MENGURANGI DISPARITAS SOSIAL EKONOMI DI KOTA BOGOR Muhammad Syahrul Rahman; Muhammad Amin; Miftahul Khoer
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 1 (2026): AL-KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi optimalisasi pendayagunaan dana zakat untuk mengurangi disparitas sosial ekonomi di Kota Bogor. Disparitas terlihat dari ketimpangan kesejahteraan antar kelompok masyarakat, yang dipengaruhi dominasi bantuan konsumtif dan keterbatasan akses ekonomi bagi sebagian mustahik. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan kuesioner kepada mustahik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kota Bogor menyalurkan zakat melalui dua skema, yaitu konsumtif (bantuan sembako, pendidikan, kesehatan) dan produktif (modal usaha, pelatihan, pendampingan). Bantuan modal usaha menjadi yang paling banyak diterima, menunjukkan arah positif pemberdayaan ekonomi, namun porsi konsumtif masih dominan sehingga dampak pengurangan disparitas belum optimal. Kendala utama meliputi keterbatasan SDM, rendahnya literasi usaha, data mustahik yang belum terintegrasi, serta monitoring yang kurang maksimal. Analisis SWOT menempatkan BAZNAS Kota Bogor pada kuadran I dengan skor IFAS 2,94 dan EFAS 2,74, menunjukkan posisi strategis untuk menerapkan strategi agresif. Strategi yang disarankan mencakup digitalisasi zakat terintegrasi, perluasan kemitraan dengan UMKM dan komunitas lokal, literasi ekonomi syariah, serta transformasi bantuan konsumtif menjadi program pemberdayaan produktif. Pendekatan ini diharapkan mampu menekan disparitas sosial ekonomi, meningkatkan kemandirian mustahik, dan mewujudkan keadilan ekonomi berkelanjutan di Kota Bogor