Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Pengukuran Beban Kerja Mental Pada Proyek Sttf Batch-1 Tahun 2020 Menggunakan Metode Nasa-tlx Di Pt.xyz Muhammad Revo Siregar; Ika Arum Puspita; Fida Nirmala Nugraha
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam proyek, waktu, biaya dan kualitas saling berkaitan dan memberi timbal balik. Meningkatkan kualitas, maka akan meningkatkan waktu dan biaya yg diperlukan. Mengurangi waktu, maka akan mengurangi kualitas dan meningkatkan biaya. Manusia menjadi faktor penting dalam mengatur hal tersebut agar proyek berjalan sesuai dengan rencana awal. PT. ABC memiliki proyek STTF yang tersebar di 30 lokasi berbeda di daerah sukabumi dengan waktu pelaksanaan secara parallel dan enam orang waspang menjadi penanggung jawab. Proyek sering mengalami delay di awal dan di tengah proyek, hal tersebut menyebabkan pengurangan waktu. Perizinan dan peralatan yg digunakan bergantian menjadi salah satu penyebab utama. Tekanan dan beban mental yang diterima waspang untuk menyelesaikan proyek tepat waktu dengan biaya yg sudah ditentukan dan kualitas yang sesuai semakin meningkat. Beban mental yang tinggi dan berkepanjangan dapat mengakibatkan penurunan kualitas, produktivitas dan kinerja. Dalam upaya meningkatkan kinerja PT ABC perlu dilakukan pengukuran terhadap beban kerja dengan menggunakan metode yang telah diakui, karena permasalahan tersebut akan mengurangi tingkat beban kerja waspang. Analisis beban kerja untuk mengetahui beban kerja eksisting dan sebagai dasar dalam melakukan evaluasi penampatan waspang yang tidak merata. Analisis beban kerja menggunakan metode NASA-TLX , dengan hasil sebesar 92.67, 87, 94.67, 55.53, 80.33, 85.33 dengan kategori tinggi, dengan hasil beban kerja yg tinggi diperlukan penyeimbang agar setiap waspang mendapatkan beban mental yg ideal
Perancangan Penilaian Kinerja Karyawan Pada Divisi Harvesting Pt Xyz Menggunakan Metode Behaviorally Anchored Rating Scales (bars) Annike Tri Wahyuni; Christanto Triwibisono; Fida Nirmala Nugraha
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri minyak makan dari nabati dan hewani perkebunan kelapa sawit. Divisi harvesting adalah yang berperan langsung terhadap proses panen kelapa sawit. Penurunan hasil panen yang disebabkan oleh faktor manusia yaitu pada penilaian kinerja karyawan diperusahaan ternyata perusahaan sudah memiliki sistem penilaian kinerja. Namun, hasil penilaian kinerja dari tahun 2017-2020 tidak mengalami peningkatan. Dikarenakan penilaian hanya dilakukan oleh manajer harvesting, hal ini dapat memicu penilaian subjektif. Maka dilakukan perancangan ulang pada penilaian kinerja karyawan dan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja dengan menggunakan metode BARS (Behavior Anchor Rating Scale). Terdapat lima faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan divisi harvesting PT XYZ yaitu kualitas, kuantitas, ketepatan waktu, efektivitas, dan tanggung jawab. Dengan adanya penilaian kinerja menggunakan metode BARS dapat membantu meningkatkan dan memperbaiki kinerja karyawan divisi harvesting serta mempermudah perusahaaan untuk mengetahui kekurangan yang dapat diperbaiki. Kata kunci: Penilaian Kinerja, Penilaian Kinerja Karyawan, BARS
Perancangan Kerangka Desain Aplikasi Workload Monitoring Management System Berbasis Website Dengan Pendekatan Double Diamond Pada Departemen Administration & Finance Coordinator Sales Office PT XYZ Cahaya, Mustika Permata; Nugraha , Fida Nirmala; Yogaswara, Budhi
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — PT XYZ adalah perusahaan yang bergerak dalamdistribusi dan penjualan ritel kendaraan roda dua. Perusahaanini mengalami penurunan penjualan yang signifikan pada tahun2021-2022, sehingga target penjualan tidak tercapai. Penelitianmelalui wawancara dan observasi mengungkapkan bahwa tidakadanya sistem pemantauan beban kerja menyebabkanketidakseimbangan beban kerja karyawan, meningkatnyatekanan dan kelelahan kerja, dan akhirnya menyebabkan tidaktercapainya target. Tujuan dari tugas akhir ini adalah merancangkerangka desain aplikasi sistem manajemen pemantauan bebankerja berbasis web untuk membantu perusahaanmengidentifikasi dan mengukurketidakseimbangan beban kerja secara efektif. Menggunakanpendekatan Double Diamond, yang mencakup tahap-tahapdiscover, define, develop, dan deliver. Sistem ini dirancang dandiuji menggunakan aplikasi Maze untuk menghasilkan usabilitytesting dari proses wireflow. Hasil dari tugas akhir ini adalahkerangka desain aplikasi sistem manajemen pemantauan bebankerja berbasis web. Sistem ini memudahkan pemangkukepentingan dalam penugasan dan pemantauan karyawan,menampilkan fitur-fitur seperti login, profil pengguna, dashboardbeban kerja, penugasan, pengeditan, penghapusan, penyelesaianbeban kerja, dan pelaporan. Sistem ini diharapkan dapatberfungsi secara optimal untuk manajemen pemantauan bebankerja di Divisi Administration & Finance Coordinator Sales OfficePT XYZ.Kata kunci — Workload Monitoring Management System, PTXYZ, Double Diamond, Aplikasi Berbasis Website, DivisiAdministration & Finance Coordinator Sales Office
Rancangan Job Analysis Untuk Urusan Keuangan Dan Sumber Daya Serta Kemahasiswaan Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom Gavrila, Tobey; Aisha, Atya Nur; Nugraha, Fida Nirmala
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fakultas Rekayasa Industri (FRI) TelkomUniversity menghadapi permasalahan pengelolaan divisiKeuangan dan Sumber Daya akibat struktur organisasi yangbelum optimal, tumpang tindih tugas, serta kurangnyadokumentasi pekerjaan. Penelitian ini bertujuan mengatasimasalah tersbut dengan menyusun job analysis untukmemperoleh deskripsi dan spesifikasi pekerjaan yang lebihterperinci, serta mengusulkan perubahan struktur organisasiyang lebih efektif. Pendekatan hybrid digunakan, yaitumenggabungkan work design berdasarkan database O*NETdan worker orientation melalui kuesioner staf. Hasilpenelitian meliputi dua rekomendasi utama: pertama,restrukturisasi organisasi divisi untuk meningkatkan alurkerja dan komunikasi; kedua, penyusunan tujuh dokumenjob description dan job specification yang terperinci.Implementasi rekomendasi ini diharapkan mengurangitumpang tindih pekerjaan, meningkatkan efisiensioperasional, memotivasi karyawan, dan menciptakanlingkungan kerja yang lebih produktif. Hasil penelitian jugarelevan untuk diterapkan pada unit lain di TelkomUniversity dengan permasalahan serupa, mendukung visidan misi FRI melalui pengelolaan sumber daya manusiayang lebih baik. Kata kunci: Job Analysis, Job Description, Job Specification, O*NET
Perancangan Uraian Penilaian Kinerja Karyawan Metode Rating Scale Pada Divisi Pemasaran Pramita Lab Cimahi Anggoro, Annur Prio; Nugraha, Fida Nirmala; Yogaswara, Budhi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Penilaian kinerja merupakan faktor kunci untuk mengembangkan kinerja karyawan yang efektif dan efisien untuk mendapatkan penilaian yang terstruktur dan sistematis mengenai pencapaian hasil kerja. Penilaian kinerja yang tidak sesuai bisa menjadi masalah pada organisasi tersebut. Itu terjadi karena adanya kesenjangan antara nilai yang diharapkan dengan nilai kinerja yang sebenarnya. Rating Scale adalah salah satu metode yang bisa menyebabkan halo effect. Uraian Penilaian yang tidak jelas juga dapat memicu hasil penilaian yang cenderung subjektif. Oleh karena itu, perlu dirancang metode penilaian yang lebih baik, yakni merancang uraian penilaian yang lebih jelas dalam penilaian kinerja karyawan. Hasil dari rancangan uraian penilaian usulan yaitu menyesuaikan beberapa poin dengan jobdesc karyawan, menghapus poin-poin yang tidak efisien dan efektif. Hasil penilaian dengan menggunakan uraian penilaian usulan mendapatkan score 775 dari 1000 yang mana score tersebut lebih kecil daripada score menggunakan uraian penilaian eisting. Hal ini bisa dikatakan bahwa uraian penilaian existing memiliki beberapa poin yang masih bersifat general, sehingga penilai tidak dapat memberikan hasil penilaian yang spesifik terhadap kinerja karyawannya.Kata kunci — rating scale, penilaian kinerja, halo effect, subjektif. 
Perancangan Program Pelatihan Operator Mesin Extruder Dan Mesin Cutting Divisi Produksi Pt. Xyz Dengan Menggunakan Framework Addie Zahran Sukmana, Naufal Abiyyu; Nirmala Nugraha, Fida; Yogaswara, Budhi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — PT. XYZ adalah perusahaan yang membuat kantong plastik rumah tangga. Perusahaan ini berfokus pada kantong plastik yang sering beredar dikalangan masyarakat, khususnya kantong plastik untuk rumah tangga. Dalam melakukan proses produksi PT. XYZ menemukan permasalahan salah satunya adalah terkait dengan target demand yang tidak tercapai. Dalam produksinya terdapat karyawan yang kurang memahami penggunaan dari mesinmesin yang digunakan, serta informasi yang menyangkut dengan target demand perusahaan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pada tugas akhir ini akan membahas framework ADDIE dan juga tentang pelatihan pada karyawan divisi produksi dengan menggunakan metode job shadowing tujuannya adalah untuk melakukan pembelajaran dan juga pelatihan terhadap karyawan yang bersangkutan dengan penggunaan mesin-mesin tersebut. Dengan menggunakan metode tersebut didapatkan hasil berupa karyawan yang mengerti dan mahir menggunakan mesin-mesin tersebut, mencapai target yang diinginkan perusahaan. Hasil dari penelitian pada tugas akhir ini dihasilkan pelatihan menggunakan metode job shadowing pada divisi produksi didapatkan sebuah modul yang membantu untuk penggunaan mesin ekstruder dan juga cutting, membantu perusahaan dalam mengurangi persentase hasil produk yang gagal didivisi produksi, selain meningkatkan efektivitas dalam menggunakan mesin ekstruder dan mesin cutting, hasil lainnya adalah dapat meningkatkan efesiensi perusahaan dari segi biayaKata kunci— Pelatihan, Job Shadowing, Kantong Plastik, Job Shadower, ADDIE.
Perancangan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Menggunakan Metode Takt Time Pada Produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di PT WXY Munir, Muhammad Arham; Triwibisono, Christanto; Nugraha, Fida Nirmala
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT WXY merupakan perusahaan yangmemproduksi AMDK sesuai dengan permintaan yang diterimaperusahaan setiap bulannya. Seiring dengan meningkatnyatarget produksi perusahaan setiap tahunnya, PT WXY tidakmampu memenuhi beberapa target produksi yang ada selamaperiode 2022, yaitu pada September, Oktober, November, danDesember. Hal tersebut terjadi salah satunya disebabkan olehkurangnya SDM yang dimiliki perusahaan untuk mampumemproduksi dan memenuhi target yang ditetapkan.Ketersediaan karyawan di PT WXY tidak mampu mewujudkantercapainya target produksi karena makin bertambahnyatuntutan yang diberikan oleh perusahaan. Oleh karena itu,pada penelitian ini, dilakukan perancangan kebutuhan SDMyang tepat pada divisi produksi perusahaan menggunakanmetode takt time. Dengan memperhatikan takt time, maka dapatditentukan waktu yang tepat untuk memproduksi AMDK agartidak terjadi idle time. Dengan penambahan 4 karyawan, yangawalnya 25 menjadi 29, maka target produksi yang ada dapatterpenuhi secara optimal. Kata kunci — AMDK, SDM, takt time, idle time