Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

IKLAN DAN REPRODUKSI SOSIAL Murwani, Endah
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 8, No 28 (2009)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IKLAN  DAN REPRODUKSI  SOSIAL
KOMUNIKASI DAN BUDAYA ORGANISASI Murwani, Endah
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 3, No 11 (2005)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v3i11.234

Abstract

Budaya organisasi merupakan topik yang banyak diperbincangkan dan diteliti sejak awal tahun 1980-an. Hofsedemengamati bahwa istilah 'organizational cultures' masuk ke literature akademis di Amerika pada artikel 'On Studying Cultures' dalam Administrative Science Quarterly oleh Pettigrew tahun 1979. Blake dan Mouton membahasnya dengan istilah 'climate'. Kemudian istilah 'corporate culture' digunakan oleh Silverweig dan Allen. 'Corporate Culture' menjadi terkenal ketika Deal dan Kennedy (1982) menulis buku dengan judul tersebut.
JARIGAN KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI SEBUAH KERANGKA TEORITIS Murwani, Endah
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 4, No 3 (2005)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v4i3.194

Abstract

Organisasi dapat dipandang dari berbagai perspektif, Gareth Morgan (dalam Litlejohn, 2002) menguraikan beberapa metafora yang menangkap berbagai aspek organiasi. Metafora yang pertama adalah mesin. Organisasi seperti mesin, memiliki bagian bagian yang menghasilkan produk dan jasa. Metafora kedua adalah organisme. Seperti tumbuhan atau hewan, organisasi lahir, tumbuh, berfungsi dan beradaptasi terhadap perubahan perubahan lingkungan dan pada akhirnya ia mati. Organisasi itu bagaikan otak, ia memproses informasi, ia memiliki intelegensi, ia mengkonseptualisasi dan ia membuat prencanaa. Keempat oraganisasi itu seperti budaya kerja karena ia menciptakan pengertian, memiliki nilai dan norma dan diperkuat dengan cerita cerita dan ritual ritual bersama. Kelima organisasi itu seperti sebuah politik, dimana kekuasaan dibagi, pengaruh dijalankan dan kepututusan keputusan dibuat.Morgan juga menunjukan bahwa oranisasi adalah penjara supranarutal karena ia dapat membentuk dan membatasi bahwa organisasi dapat dipahami sebagai preubahan dan transformasi, karena ia menyesuaian diri ,berubah dan tumbuh atas dasar informasi, karena ia menyesuaikan diri, berubah dan tumbuh atas dasar Informasi, umpan balik dan kekuatasn logika. Terakhir morgan mengatakan bahwa organisasi itu seperti instrument dominasi. Karena ia mengandung kepentingan2 yang bersaing yang beberapa diantaranya mendominasi yang lain. Littejohn menambahkan betafora lain pada daftar Morgan yakni Jaringan dan ini adalah meafora yang dipilih untuk mengorganisasikan tulisan ini. Jaringan komunikasi Organisasi. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan memalalui tulisan ini diantaranya adalah pertama, teori teori yang mendasari munculnya jaringan ini menjadi lebih focus pada pembentukan jaringan jaringan ketimbang pemeliharaan dan disolusi jaringan. Kedua perlu karya tambahan untuk mengurangi atau mengeliminasi redundancy yang terjadi pada teori teori yang aa. Ketiga perluny adanya menggali lebih ekletis, melalui pendekatan multiteoritis terhadap teori teori jaringan. Keempat memfokuskan perhatian pada bentuk bentuk jaringan yang memiliki keunikan. Kelima perlu melakukan pengembangan teori teori jaringan yang menjembatani teori teori jaringan yang menjembatani meluasnya level level analitis yang mencakup analisis analisis jaringan.
IKLAN DAN REPRODUKSI SOSIAL Murwani, Endah
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 8, No 28 (2009)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v8i28.305

Abstract

IKLAN DAN REPRODUKSI SOSIAL
Komodifikasi Gaya Hidup Sehat Dalam Iklan Multivitamin dan Suplemen Makanan di Tabloid Senior Murwani, Endah
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 3, No 12 (2005)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v3i12.248

Abstract

Sa/ah satu perubahan gaya hidup yang terjadi di Amerika (dan juga sedang terjadi pada masyarakat kelas menengah atas di .Indonesia) diantaranya adalah kesadaran dan kepedulian akan kesehatan dan gizi (Teddy Prawita, 2002: 146-147). Gaya hidup sehat ini misalnya diekspresikan dengan melakukan exercise dan diet dengan lebih banyak mengkomsumsi buah-buahan, sayuran dan biji-bijian. Fenomena ini kemudian dimanfaatkan produsen dengan meluncurkan produk minuman berserat dan dikomunikasikan sebagai produk untuk kesehatan, mulai dari melancarkan buang air, mengecilkan perut hingga menurunkan berat badan (Tabloid Marketing no 26111/13 : 1 ). Demikian pula, munculnya klub-klub kebugaran yang menawarkan program untuk menjaga dan meningkatkan stamina tubuh, preautc sereal yang menawarkan sarapan yang mudah disiapkan dengan kandungan gizi tinggi, produk-produk multivitamin, produk susu yang menawarkan kandungan kalsium untuk menjaga tulang keropos,produk minuman mineral, hexagonal, dsb
IKLAN PROPERTI : MENGKONSTRUKSI RUANG GAYA HIDUP MASYARAKAT Murwani, Endah
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 10, No 3 (2011)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v10i3.462

Abstract

IKLAN PROPERTI : MENGKONSTRUKSI RUANG GAYA HIDUP MASYARAKAT
RISET KOMUNIKASI ORGANISASI : DALAM PERSPEKTIF INTERPRETIF DAN KRITIS Murwani, Endah
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 5, No 17 (2006)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v5i17.265

Abstract

In the two decades, a growing number of researchers have used qualitative methods to study various aspects of organizational communication. In this article, we examine issues and challenges related to critique in qualitative research. Study of organizational communication, critical theory is concerned with the oppressive dimensions of corporate capitalism. These dimensions include hegemonic "deep-structures" and identities that are reproducedthrough language and interaction.
IKLAN PROPERTI : MENGKONSTUKSI RUANG GAYA HIDUP DALAM MASYARAKAT POSTMODERN Murwani, Endah
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 5, No 19 (2006)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v5i19.187

Abstract

belum ada
Storytelling, citra destinasi, dan pengalaman merek pada video promosi kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif Wahyu, Anabel Yevina Mulyadi; Berto, Agustinus Rusdianto; Murwani, Endah
Jurnal Studi Komunikasi Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Faculty of Communications Science, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jsk.v6i2.4928

Abstract

The Ministry of Tourism and Creative Economy (Kemenparekraf) of the Republic of Indonesia is aggressively promoting tourist destinations with various policies after confirmed cases of Covid-19 decreased. Efforts to promote tourist destinations are created a positive image of Indonesian tourism destinations. The promotional video used storytelling techniques from Bali and Lake Toba, two Indonesian tourist destinations. This study aimed to determine the effect of the Ministry of Tourism and Creative Economy's tourism promotion videos using storytelling techniques on the image of the destination, mediated by brand experience. This study uses a quantitative approach with experimental research methods. The results of this study indicate that the storytelling in The Heart Beat of Toba (53.4%) and Earth Revitalisation (22.5%) videos influences the image of the destination mediated by brand experience.
Pemetaan pola keragaman konten perilaku perundungan daring pada remaja melalui media sosial Murwani, Endah
Jurnal Studi Komunikasi Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Faculty of Communications Science, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jsk.v7i1.6105

Abstract

The research aims to map the pattern of cyberbullying content diversity produced by adolescents through social media. The netnographic method is used to observe cyberbullying behavior in adolescent communities that are connected through social media. The research is a realist ethnography in nature, describing cyberbullying behavior from the content of youth community conversations. Research participants were adolescents aged 17-22 years who used social media and had been involved in cyberbullying, both as perpetrators and/or victims. Data was collected through participatory observation by being directly involved in the participants' social media activities. The results of the study identify cyberbullying content that is often sent by perpetrators and received by victims. First, flaming - content that contains anger, harsh words and vulgarity. Second, online harassment – ​​teasing, physically insulting and mocking parents' names. In addition, denigration was found - content created by gossiping about something that is not true; impersonation, uploading content that embarrasses the victim; and outing and trickery, sending dark jokes related to religion. The implications of this cyberbullying content mapping are for developing a literacy model for preventing cyberbullying behavior in adolescents who are easily exposed and unknowingly carry out cyberbullying behavior towards their peers.