Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TANTANGAN DAN PERAN PEMERINTAH DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN KESEHATAN DI KABUPATEN TAKALAR Atma Ras; Sultan; Arsyad Genda; Dimas Ario Sumilih; Hariashari Rahim; Andi Nurlela; Syahrul Ramadhan
Journal Publicuho Vol. 7 No. 3 (2024): August - October - Journal Publicuho
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35817/publicuho.v7i3.518

Abstract

This study aims to determine the role of the village government in organizing health services in Sampulungan Village. In addition, this study also aims to determine the challenges faced by the village government and the community in the service process and accessibility to health facilities. Using a qualitative research approach with a case study strategy. The results of this study indicate that the role of the village government in health services is still very minimal, as seen from the unavailability of health centres and inadequate health facilities. The village government also lacks initiative in facilitating health services because it is hampered by the lack of participation in voicing the aspirations of the community in the village. In addition, the community's view of the role of government in the field of services, especially health, is greatly influenced by the low level of community knowledge about participation at the village apparatus level. This study also found several obstacles faced by the village government, especially in Sampulungan Village, in improving the quality of services, including social construction, power dominance, and the non-involvement of village officials in decision-making at the central and district levels. Therefore, it is important to provide education about bureaucracy in order to improve the understanding of the community and the village government of Sampulungan District regarding the quality of health services.
ANALISIS PERAN ORANG TUA DALAM OPTIMALISASI FUNGSI-FUNGSI KELUARGA DI DESA LATTEKKO KABUPATEN BONE Atma Ras; Nuvida RAF; Dimas Ario Sumilih; Hariashari Rahim; Andi Nurlela
Jurnal Neo Societal Vol. 9 No. 4 (2024): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Halu Oleo (UHO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran orang tua dalam mengoptimalkan berbagai fungsi keluarga di Desa Latekko, yang mencakup fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, pendidikan, ekonomi, dan pembinaan lingkungan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus, informan dipilih secara purposif sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua di Desa Laktekko memainkan peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga, meskipun menghadapi hambatan signifikan. Keterbatasan ekonomi, dan akses penddikan menjadi tantangan utama yang menghambat optimalisasi fungsi-fungsi keluarga, meskipun nilai-nilai kekeluargaan yang kuat membantu secara informal mengatasi beberapa kendala. Orang tua juga menerapkan pengajaran agama secara informal dan demokratis, serta melestarikan tradisi sosial budaya lokal seperti ma’pacci. Dalam fungsi cinta kasih dan perlindungan, hubungan keluarga tetap harmonis dan orang tua berperan sebagai pelindung utama. Dalam bidang pendidikan orang tua juga berperan penting sebagai agen sosialisasi pertama menanamlan nilai-nilai moral dan mendukung anak-anak melanjutkan pendidikan formal dan informal. Fungsi ekonomi dijalankan dengan memanfaatkan sektor pertanian dan usaha kecil, meskipun pendapatan yang tidak tetap menjadi tantangan. Pembinaan lingkungan dilakukan melalui gotong royong untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Kesimpulan bahwa peran dan optimalisasi fungsi-fungsi keluarga masih terhambat oleh berbagai faktor, namun keluarga di Desa Lattekko tetap mampu menjaga stabilitas emosional dan sosial melalui nilai-nilai tradisonal dan pendekatan komunikatif yang lebih holistik untuk mengatasi hambatan yang ada.
ANALISIS PERAN ORANG TUA DALAM OPTIMALISASI FUNGSI-FUNGSI KELUARGA DI DESA LATTEKKO KABUPATEN BONE Atma Ras; Nuvida RAF; Dimas Ario Sumilih; Hariashari Rahim; Andi Nurlela
Jurnal Neo Societal Vol. 9 No. 4 (2024): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Halu Oleo (UHO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran orang tua dalam mengoptimalkan berbagai fungsi keluarga di Desa Latekko, yang mencakup fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, pendidikan, ekonomi, dan pembinaan lingkungan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus, informan dipilih secara purposif sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua di Desa Laktekko memainkan peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga, meskipun menghadapi hambatan signifikan. Keterbatasan ekonomi, dan akses penddikan menjadi tantangan utama yang menghambat optimalisasi fungsi-fungsi keluarga, meskipun nilai-nilai kekeluargaan yang kuat membantu secara informal mengatasi beberapa kendala. Orang tua juga menerapkan pengajaran agama secara informal dan demokratis, serta melestarikan tradisi sosial budaya lokal seperti ma’pacci. Dalam fungsi cinta kasih dan perlindungan, hubungan keluarga tetap harmonis dan orang tua berperan sebagai pelindung utama. Dalam bidang pendidikan orang tua juga berperan penting sebagai agen sosialisasi pertama menanamlan nilai-nilai moral dan mendukung anak-anak melanjutkan pendidikan formal dan informal. Fungsi ekonomi dijalankan dengan memanfaatkan sektor pertanian dan usaha kecil, meskipun pendapatan yang tidak tetap menjadi tantangan. Pembinaan lingkungan dilakukan melalui gotong royong untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Kesimpulan bahwa peran dan optimalisasi fungsi-fungsi keluarga masih terhambat oleh berbagai faktor, namun keluarga di Desa Lattekko tetap mampu menjaga stabilitas emosional dan sosial melalui nilai-nilai tradisonal dan pendekatan komunikatif yang lebih holistik untuk mengatasi hambatan yang ada.