Munawir Munawir
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISIS PROFESIONALISME CALON GURU MI DALAM MENGHADAPI KARAKTERISTIK SISWA GENERASI ALPHA Munawir Munawir; Dwi Maylany Permatasari; Dina Karunia Ramadani
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i3.10580

Abstract

In the digital era 5.0, changes in education have brought major shifts in the way Generation Alpha learns as digital natives. For prospective Madrasah Ibtidaiyah teachers, professionalism in utilizing technology while instilling character values is an important challenge, especially because students have short attention spans but are highly interested in visual media. This study aims to examine the professionalism of prospective MI teachers in dealing with the characteristics of Generation Alpha students, as well as to formulate appropriate strategies to improve their readiness in digital-era learning. This research uses a qualitative method with a literature review approach. The research data were obtained from 15 national journal articles published within the last five years. Data analysis was carried out using content analysis through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that Generation Alpha has a high ability to adapt to technology, but still faces challenges in maintaining focus and building social interaction. The professionalism of prospective MI teachers is influenced by four main competencies, namely pedagogical competence, professional competence, social competence, and personal competence, which support one another. The challenges found include a lack of digital literacy skills, technology-based classroom management, and the risk of declining character due to uncontrolled exposure to digital content. Teacher professionalism plays a very important role in the success of education in MI. Strategies that can be applied include the use of technology in learning, interactive visual media, strengthening character education based on Islamic values, and a student-centered learning approach. The development of teachers' competencies as a whole and on an ongoing basis is greatly needed so that learning can take place in an adaptive, innovative manner and remain grounded in human values.  ABSTRAK Di era digital 5.0 perubahan pendidikan membawa perubahan besar dalam cara belajar Generasi Alpha yang dikenal sebagai digital native. Sebagai calon guru Madrasah Ibtidaiyah, profesionalisme dalam memanfaatkan teknologi sekaligus menanamkan nilai karakter menjadi tantangan penting, terutama karena siswa memiliki rentang perhatian yang pendek tetapi sangat tertarik pada media visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji profesionalisme calon guru MI dalam menghadapi karakteristik siswa Generasi Alpha, sekaligus merumuskan strategi yang tepat untuk meningkatkan kesiapan mereka dalam pembelajaran di era digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Data penelitian diperoleh dari 15 artikel jurnal nasional yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Alpha memiliki kemampuan beradaptasi yang tinggi terhadap teknologi, namun masih menghadapi kendala dalam menjaga fokus serta membangun interaksi sosial. Profesionalisme calon guru MI dipengaruhi oleh empat kompetensi utama, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian yang saling mendukung. Tantangan yang ditemukan meliputi kurangnya kemampuan literasi digital, pengelolaan kelas berbasis teknologi, serta risiko menurunnya karakter akibat paparan konten digital yang tidak terkontrol. Profesionalisme guru berperan sangat penting dalam keberhasilan pendidikan di MI. Strategi yang dapat diterapkan meliputi penggunaan teknologi dalam pembelajaran, media visual yang interaktif, penguatan pendidikan karakter berbasis nilai keislaman, serta pendekatan student centered learning. Pengembangan kompetensi guru secara menyeluruh dan berkelanjutan sangat diperlukan agar pembelajaran dapat berjalan secara adaptif, inovatif, dan tetap berlandaskan nilai kemanusiaan.    
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN SBDP BERBASIS WICK EDITOR DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU KELAS 2 DI MADRASAH IBTIDAIYAH SURABAYA Munawir Munawir; Ainun Lutfiah; Faizatul Millah
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 10 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v10i1.6757

Abstract

Keterbatasan media pembelajaran interaktif dalam mata pelajaran SBDP di Madrasah Ibtidaiyah mendorong penelitian ini. Khususnya, batasan terkait dengan materi pencampuran warna, yang berdampak pada kemampuan guru untuk menerapkan pendekatan pembelajaran kreatif dengan baik. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menggunakan media berbasis Wick Editor. Metode yang digunakan dalam penelitian dan pengabdian masyarakat adalah Pre-Experimental, dengan desain One-Group Pretest-Posttest pada 20 siswa di kelas 2 MIS ITTAQU Surabaya. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara serta tes hasil belajar (Pretest-Posttest) untuk mengetahui kebutuhan kelas. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan peningkatan yang signifikan; rat-rata skor siswa naik dari 62,5 pada tes sebelumnya (pretest) menjadi 85,0 pada tes selanjutnya (posttest). Perhitungan didapat dari rumus N-Gain menunjukkan nilai 0,6 yang termasuk dalam kategori "Sedang" dan peningkatan skor sebesar 36%. Selain meningkatkan hasil belajar, penelitian ini juga terbukti meningkatkan kemampuan guru dalam memakai media digital di kelas. Dengan demikian, siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang materi pencampuran warna melalui penggunaan media interaktif Wick Editor.
Guru Profesional Sebagai Agen Perubahan Dalam Pendidikan Islam Perspektif Imam Al-Ghazali Munawir Munawir; Verdina Febriani; Nur Azizah Tohhar
Muróbbî: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025): September
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/murobbi.v9i2.3669

Abstract

The role of teachers in Islamic education is not only limited to teaching knowledge, but also as moral shapers and agents of social change. This article discusses the concept of professional teachers in the perspective of Imam Al-Ghazali and its relevance in answering the challenges of Islamic education today. Imam Al-Ghazali emphasized the importance of moral integrity, sincerity, and intellectual ability in a teacher. In his view, teachers not only convey knowledge, but also instill deep spiritual values to students. This research uses a library research method with a descriptive-analytical approach to Al-Ghazali's works, especially Ihya' Ulumuddin. The results of the study show that professional teachers according to Al-Ghazali must have noble character, sincerity in teaching, and be an example in everyday life. Thus, professional teachers play a strategic role as agents of change in building a generation that is not only intellectually intelligent, but also superior in spirituality and morals. This concept is very relevant to be applied in the context of contemporary Islamic education which is facing moral challenges and value degradation.  
Generative AI and the Development of Adaptive Islamic Education Teaching Materials for 21st Century Learning Najwa Sajida El Yunusi; Moh Rieza Salmany; Ahmad Jawahirun Ni’am Fikry; Mashuda Mashuda; Imam Syafi’i; Munawir Munawir
An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya dan Sosial Vol. 13 No. 1 (2026): July
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64810/annuha.v13i1.1000

Abstract

The rapid development of Generative Artificial Intelligence (Generative AI) has created new opportunities for developing more adaptive and personalized teaching materials in 21st-century learning. In the context of Islamic Religious Education (IRE), this technology is essential for addressing diverse student needs while fostering critical thinking, creativity, communication, collaboration, and digital literacy skills. This article aims to analyze the role of Generative AI in developing adaptive IRE teaching materials and its relevance to 21st-century learning. The study employed a qualitative approach using a library research method through the analysis of relevant academic journals, books, and scholarly documents. The findings indicate that Generative AI can support personalized learning content, multimodal instructional materials, and flexible assessment development tailored to students’ characteristics. However, its implementation also presents challenges, including the risk of religious misinformation, technological dependency, academic plagiarism, and the weakening of spiritual and humanistic dimensions in learning. Therefore, teachers remain essential as facilitators, value validators, and pedagogical guides to ensure that AI utilization remains aligned with Islamic values and educational objectives
Pentingnya guru dalam membangun fondasi pendidikan karakter Munawir Munawir; Frida Dwi Rahayu; Davina Nafisah Salmah
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 13, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpd.v13i2.101820

Abstract

Character education is a fundamental aspect in shaping students' personalities and morals, encompassing not only cognitive domains but also affective and psychomotor aspects. Amid the challenges of globalization and rapid technological advancement, character education has become increasingly important in fostering a generation with integrity, responsibility, and strong human values. In this context, teachers play a highly strategic role as role models, facilitators, and motivators in instilling moral and ethical values in students. This research is conducted using a literature review approach to explore in depth how teachers contribute to building a foundation for character education through teaching methods, interpersonal approaches, and daily exemplary behavior. The findings indicate that teachers' contributions to the character education process are highly significant and should become a primary focus in the field of education, particularly in creating a learning environment that holistically supports students’ character development.Kata kunci: Character Education, Teacher's Role, Educational Foundation
Analisis profesionalisme guru dalam implementasi media pembelajaran untuk meningkatkan karakter siswa sekolah dasar Nayyaroh Khoriidah; Salsabila Arzeki; Munawir Munawir
Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 2 (2025): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v13i2.101101

Abstract

Profesionalisme seorang guru dalam proses pembelajaran merupakan kunci utama dalam meningkatkan mutu pendidikan dimana seorang guru yang profesional tidak hanya memiliki pemahaman dan penguasaan materi yang baik, tetapi juga harus memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan etik profesional yang sesuai dengan standar kriteria yang telah ditentukan. Profesionalisme ini berperan dalam menciptakan pembelajaran yang inspiratif dan efektif serta membangun karakter siswa. Salah satu aspek penting dalam meningkatkan profesionalisme guru adalah penggunaan media pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan perkembangan teknologi, seperti media berbasis audio-visual, digital, dan game dimana media pembelajaran ini tidak hanya membantu meningkatkan pemahaman siswa tetapi juga berkontribusi dalam pembentukan karakter mereka, seperti kemandirian, disiplin, kejujuran, dan kerja sama. Namun, dalam implementasinya masih terdapat berbagai tantangan yang dihadapi guru. Oleh karena itu, peningkatan profesionalisme guru melalui pelatihan, dukungan struktural, dan pemanfaatan teknologi itu sangat penting. Dengan demikian, guru dapat lebih efektif dalam mengelola pembelajaran dengan memilih media pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.