Articles
PELATIHAN PROGRAM GEOGEBRA BAGI GURU MATEMATIKA SMP DI KABUPATEN SUMEDANG
Ucu Koswara;
Tuti Yuliawati W.;
Neneng Tita Rosita
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2017): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v8i1.1376
Masalah yang dihadapi mitra dalam mengimplementasikan proses pembelajaran berbasis teknologi adalah kurangnya kemampuan guru dalam mengoptimalisasi teknologi untuk digunakan dalam proses pembelajaran serta kurangnya informasi mengenai pentingnya pemanfaatan software-software pembelajaran yang dapat mengkonstruksi konsep-konsep penting dalam matematika yang bahkan sulit dilakukan secara manual. Oleh karena itu, diperlukan strategi dalam rangka sosialisasi informasi tentang penggunaan teknologi dalam bidang pembelajaran matematika dalam upaya mengembangkan kemampuan pedagogik dan profesional guru yaitu dengan kegiatan pelatihan.Kegiatan pelatihan ini berbasis teknologi dengan menggunakan Program GeoGebra dalam pembelajaran matematika untuk guru-guru matematika di dua sekolah sebagai mitra yaitu SMP Negeri 7 Sumedang dan SMP Negeri 6 Sumedang.Melalui kegiatan kerjasama dengan mitra dalam mengatasi permasalahan di atas, diperoleh keluaran berupa modul dalam membuat media pembelajaran eksploratif berbasis program GeoGebra yang dapat langsung diaplikasikan guru dalam proses pembelajaran matematika di kelas. Harapan ke depan melalui pemanfaatan modul ini guru dapat lebih mengembangkan kemampuan dalam membuat media pembelajaran eksploratif dengan bantuan program GeoGebra dengan materi yang lebih luas. Selain itu dapat menjadi bahan pengembangan pembelajaran pada tingkatan lainya seperti di Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Sumedang.
ANALISIS KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA PADA MATERI KUBUS DAN BALOK DI SMPN 1 SITURAJA
Ucu koswara;
Tanti Damayanti;
Neneng Tita Rosita
Jurnal Edukasi Sebelas April Vol 5 No 1 (2021): JESA - Jurnal Edukasi Sebelas April
Publisher : STKIP Sebelas April Sumedang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRACT This research is a qualitative descriptive study which aims to analyze the level of mathematical connection ability of students in solving problems in the cube and block material. The subjects of this study were 30 students of class VIII F. The form of data collection was the provision of 5 written test items. Based on the research, for indicator 1, which is understanding the relationship between mathematics topics, it gets 73% and 63% in the high and medium categories. For indicator 2, which is using and assessing the relationship between mathematical topics and linkages outside mathematics, it gets 80% in the high category. For indicator 3, which is using mathematics in other fields of study, it gets 68% in the moderate category. And for indicator 4, which is using mathematics in everyday life, it gets 58% in the moderate category. So overall the mathematical connection ability of students of SMPN 1 Situraja is high with an average percentage of 71%. Keywords:Mathematical connections, geometry (cube and blocks) ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis tingkat kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan permasalahan pada materi kubus dan balok. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII F sebanyak 30 orang. Bentuk pengambilan data yaitu pemberian 5 butir soal tes tertulis. Berdasarkan penelitian,untuk indikator 1 yaitu memahami hubungan antar topik matematika memperoleh 73% dan 63% berkategori tinggi dan sedang. Untuk indikator 2 yaitu menggunakan dan menilai keterkaitan antar topik matematika dan keterkaitan di luar matematika memperoleh 80% berkategori tinggi. Untuk indikator 3 yaitu menggunakan matematika dalam bidang studi lain memperoleh 68% berkategori sedang. Dan untuk indikator 4 yaitu menggunakan matematika dalam kehidupan sehari-hari memperoleh 58% berkategori sedang. Maka secara keseluruhan kemampuan koneksi matematis pada siswa SMPN 1 Situraja tergolong tinggi dengan rata-rata persentase sebesar 71%. Kata kunci: Kemampuan Koneksi Matematis, bangun ruang (kubus dan balok)
PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA: Pendekatan Konstruktivisme: Kemampuan Pemahaman Konsep Statistis
Yusfita Yusuf;
Neneng Tita Rosita
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol. 1 No. 1 (2016): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Mathematics Education Study Program, FKIP, Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (370.355 KB)
|
DOI: 10.23969/symmetry.v1i1.232
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan aktivitas siswa yang kurang baik dalam pembelajaran matematika sehingga menyebabkan buruknya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Oleh karena itu perlu dilakukan beberapa perubahan dalam pembelajaran matematika. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan pendekatan konstruktivisme pada pembelajaran matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang pembelajarannya menggunakan pendekatan konstruktivisme lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran biasa.
PENERAPAN MODEL LEARNING CYCLE 5E BERBANTUAN ALAT PERAGA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS: Learning cycle: Alat peraga: Koneksi
Tanti Damayanti;
Neneng Tita Rosita;
Ucu Koswara
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol. 5 No. 1 (2020): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Mathematics Education Study Program, FKIP, Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (362.429 KB)
|
DOI: 10.23969/symmetry.v5i1.2924
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan koneksi matematis siswa. Untuk mengatasi masalah tersebut guru perlu menciptakan pembelajaran yang inovatif serta melibatkan siswa secara langsung. Salah satunya yaitu pembelajaran matematika menggunakan model learning cycle 5e berbantuan alat peraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa yang lebih baik antara siswa yang memperoleh model learning cycle 5e berbantuan alat peraga dibandingkan dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional, serta untuk mengetahui sikap siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan model learning cycle 5e berbantuan alat peraga. Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Situraja yang terdiri dari sembilan kelas dengan sampel penelitian yang dilakukan secara acak kelas sehingga terpilih dua kelas yaitu kelas VIII-F sebagai kelas eksperimen sebanyak 29 siswa dan kelas VIII-I sebagai kelas kontrol sebanyak 29 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan koneksi matematis dan angket sikap siswa. Berdasarkan pengolahan data menggunakan taraf signifikansi 5% dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa yang memperoleh model learning cycle 5e berbantuan alat peraga lebih baik dibandingkan dengan siswa yang memperoleh model pembelajaran konvensional. Serta sikap siswa positif terhadap model learning cycle 5e berbantuan alat peraga.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PADA MATERI ALJABAR SMP BERDASARKAN DISPOSISI MATEMATIS: Pemecahan Masalah: Disposisi Matematis,: Materi Aljabar SMP
Neneng Tita Rosita;
Lia Yuliawati
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol. 2 No. 2 (2017): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Mathematics Education Study Program, FKIP, Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (630.84 KB)
|
DOI: 10.23969/symmetry.v2i2.565
Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan salah satu fokus pembelajaran matematika. Dalam belajar matematika seringkali siswa menemukan soal yang tidak dengan segera dapat dicari solusinya, dan siswa diharapkan dapat memecahkan soal tersebut. Disposisi matematis berkaitan dengan bagaimana siswa memandang dan menyelesaikan masalah; apakah percaya diri, tekun, berminat, dan berpikir terbuka untuk mengeksplorasi berbagai alternatif strategi penyelesaian masalah. Tujuan penelitian menghasilkan penjenjangan disposisi matematis dan mengidentifikasi kemampuan pemecahan masalah siswa SMP pada materi aljabar pada tiap tingkat disposisi. Metode penelitian ini kualitatif. Subyek penelitian sebanyak 21 siswa. Instrumen penelitian adalah soal tes kemampuan pemecahan masalah materi aljabar yang telah dirancang berdasarkan indikator pemecahan masalah dengan langkah Polya. serta wawancara terhadap subyek sebagai triangulasi. Penelitian ini menghasilkan penjenjangan disposisi matematis tinggi, sedang, dan rendah. Hasil tes kemampuan pemecahan masalah materi aljabar bahwa sebagian besar subjek berada pada tingkat disposisi sedang, subjek disposisi rendah dan disposisi sedang mengalami kesulitan dalam membaca dan menafsirkan soal, membuat simbol aljabar dan membuat model matematika sehingga tidak dapat memecahkan masalah yang diberikan. Sedangkan subjek disposisi tinggi mampu memenuhi semua indikator-indikator kemampuan pemecahan masalah meskipun belum sempurna. Subjek disposisi tinggi memiliki kemampuan pemecahan masalah yang lebih tinggi daripada siswa subjek disposisi sedang dan disposisi rendah.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED TERHADAP SIKAP SISWA: Pendekatan Open Ended: Sikap Siswa: Skala Likert
Neneng Tita Rosita
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol. 1 No. 1 (2016): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Mathematics Education Study Program, FKIP, Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (527.898 KB)
|
DOI: 10.23969/symmetry.v1i1.207
Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen yang mengkaji penerapan pembelajaran matematika dengan pendekatan Open Ended terhadap sikap siswa.Data pada penelitian ini diperoleh dari angket yang diisi oleh siswa setelah mendapatkan pembelajaran matematika dengan pendekatanOpen Ended.Angket skala sikap yang digunakan merujuk kepada skala Likert.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa penerapan pembelajaran matematika dengan pendekatan Open Ended memberikan pengaruh positif terhadap sikap siswa.
PENERAPAN VIDEO PEMBELAJARAN MANDIRI BERBANTUAN SOFTWARE CAMSTUDIO DAN PEN TABLET PADA PERKULIAHAN ALJABAR LINIER: Linear Algebra: Learning Video: CamStudio: Learning outcome
Ucu Koswara;
Neneng Tita Rosita
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol. 5 No. 1 (2020): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Mathematics Education Study Program, FKIP, Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (294.529 KB)
|
DOI: 10.23969/symmetry.v5i1.2925
Video on learning of mathematics is one of the audio-visual media-based learning which is currently not widely used, because in addition need quite a long time, and also need requires special mastery in the field of computers and learning software. The background of this research focused on the importance of strengthening the ability of students to the course material which is conducted independently after the learning process in the classroom implemented. This study aims to assess and analyze the results of learning mathematics in linear algebra course in STKIP Sebelas April Sumedang. This research method using pre-experimental design with type One-Shot Case Study of the entire fourth semester students of the majoring in mathematics education in STKIP Sebelas April Sumedang that consisting of two groups taken purposively. The data was analyzed by two different test average (t test) of the two groups that received different treatment. These results indicate that there are significant differences in learning outcomes between the groups were given a course with additional self learning video by using Camstudio Software and Pen Tablet on Linear Algebra Class and the group given regular course.
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematis Siswa MAN 1 Sumedang
Pratiwi, Ana;
Rosita, Neneng Tita
Suska Journal of mathematics Education Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v10i1.31076
Mathematical literacy abilities is a very important in learning mathematics, because without good mathematical literacy abilities, students will have difficulty reasoning, arguing, creating and competing in the era of globalization. One approach that can be made to improve mathematical literacy abilities is by implementing the Problem Based Learning (PBL) model in mathematics learning. This research aim is to determine the improvement in mathematical literacy abilities among students who received the PBL model compared to those who received conventional learning. The research population comprises eleventh-grade students at Sumedang State Islamic Senior High School 1, totaling 7 classes, then taken two sample classes were selected: class XI social 2 as the experimental group and class XI social 1 as the control group with a total of twenty two students in each class. The method employed is quasi-experimental, utilizing a test instrument in the form of essay type mathematical literacy ability tests. Test data was analyzed quantitatively using statistical tests. Based on the results of data analysis, it shows that there is a difference in improvment mathematical literacy abilities among students who received the PBL model compared to those who received conventional learning
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI PESERTA DIDIK KELAS V SDN DARANGDAN TINGKAT
Daniar Rosdiana;
Rosita, Neneng Tita;
Yuliawati, Lia
Uninus Journal of Mathematics Education and Science (UJMES) Vol. 10 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Islam Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30999/ujmes.v10i2.3723
This study aims to analyze the numeracy literacy skills of fifth grade students of SDN Darangdan Tingkat in using numbers and mathematical symbols, analyzing information, and interpreting the results of the analysis for decision making. The method used is descriptive analysis by collecting data from students' answers to various questions that test numeracy literacy skills. The results showed that overall, students' numeracy literacy skills reached 46.78%, which is included in the “Fair” category. In the first indicator, learners reached 58.88% in using numbers and mathematical symbols. However, in the second indicator, relating to information analysis, the percentage of achievement was only 27.03%, indicating significant difficulties in analyzing data. The third indicator, interpreting the results of the analysis, showed an achievement of 54.44%. These findings indicate the need for more attention in improving learners' data analysis skills through more interactive and contextualized learning methods.
Analisis Kemampuan Abstraksi Reflektif pada Materi Aljabar ditinjau dari Gaya Kognitif Siswa
Meilina, Ina;
Rosita, Neneng Tita
Suska Journal of mathematics Education Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v11i1.35297
Kemampuan abstraksi reflektif matematis merupakan salah satu kemampuan untuk menyelesaikan masalah matematika yang membentuk konsep baru dengan melibatkan hubungan antar simbol, objek, atau konsep matematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan abstraksi reflektif matematis siswa ditinjau dari gaya kognitif kelas VIII SMP Negeri 1 Conggeang. Metode penelitian ini kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 26 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes MFFT dan tes berbentuk soal uraian sebanyak lima butir soal yang mencakup indikator kemampuan abstraksi reflektif matematis, yaitu (1) mengintegrasikan dan merumuskan masalah, serta (2) mentransformasikan masalah ke dalam bentuk simbol. Penentuan gaya kognitif reflektif, impulsif, fast accurate, dan slow inaccurate dilakukan dengan cara mencari median dari skor jawaban salah dan waktu dari siswa yang bertujuan untuk menentukan batas pengelompokan gaya kognitif siswa. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan abstraksi reflektif matematis ditinjau dari gaya kognitif reflektif, impulsif, fast accurate, dan slow inaccurate memiliki hasil yang berbeda. Penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan abstraksi reflektif matematis sangat dipengaruhi oleh gaya kognitif siswa. Subjek dengan gaya kognitif reflektif mampu memenuhi hampir seluruh indikator dengan kecermatan tinggi, sedangkan gaya impulsif cenderung gagal memahami dan merumuskan masalah akibat terburu-buru. Subjek fast accurate menunjukkan ketepatan dan kecepatan dalam menjawab namun sering melewatkan proses perumusan, sementara gaya slow inaccurate menghadapi kesulitan dalam memahami dan menyelesaikan soal secara akurat. Perbedaan hasil ini menegaskan bahwa karakteristik gaya kognitif berperan penting dalam pencapaian kemampuan abstraksi reflektif matematis siswa.