Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Persepsi Nilai Mampu Memediasi Terwujudnya Kepuasan Pelanggan Riki Siril Wafa; Sujito Sujito; DC Kuswardani
Magisma: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 11 No 2 (2023): MAGISMA:Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Magister Manajemen STIE Bank BPD Jateng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35829/magisma.v11i2.325

Abstract

This Research Is To Examine And Analyze The Effect Of Customer Experience, Customer Expectations And Perceived Quality On Customer Satisfaction With Perceived Value As An Intervening Variable In An Empirical Study On Zeta Green At Pt Dipo Technology. The Problem Faced By Pt Dipo Technology Is An Increase In Complaints From Customers And A Decreased Percentage Of Satisfaction. This Research Was Conducted Using The Quantitative Research Method And Analyzed Using Smartpls 4. The Population In This Study Were Customers Who Had Purchased Zeta Green Products More Than Once, A Total Of 171 People. The Sample Used Was 120 People. The Determination Of The Sample In This Study Used Non-Probability Sampling And The Sampling Technique Was Purposive Sampling. The Results Of The Analysis Show That Customer Experience, Customer Expectations And Perceived Quality Have A Positive And Significant Effect On Perceived Value And Customer Satisfaction. Perceived Value Is Able To Mediate The Effect Of Customer Experience, Customer Expectations And Perceived Quality On Customer Satisfaction. Based On The Adjusted R Square Value, It Explains That Customer Experience, Customer Expectations, Perceived Quality And Perceived Value Affect Customer Satisfaction By 81.3% And The Rest Is Explained By Other Variables Not Present In The Study.
Measuring The Feasibility Of Catfish Farming Business Nurhidayati Nurhidayati; Sujito Sujito; Rosyati Rosyati
International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Vol. 5 No. 1 (2024): International Journal of Economics Development Research (IJEDR)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ijedr.v5i3.6238

Abstract

This study aims to determine the business feasibility of Pak Dayat's catfish farming, the feasibility of the business from the aspect located in RW VI, Bulusan Village, Tembalang District, Semarang. The study was conducted in June 2024 with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The analysis tools used for the financial aspect use Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Average Rate of Return (ARR), Profitability Index (PI), The results of the study are that the Payback Period of the business is more than 2 years and 3 months. it can be concluded that when viewed from the Payback Period, the catfish farming business is declared feasible to run. The NPV analysis produces a value greater than 0. Thus, when viewed from the NPV value, the catfish farming business is feasible to run. The results of the study obtained an IRR value greater than the desired level of profit. Namely the IRR value of 67.5, thus the catfish farming business is declared feasible to run. The ARR value is 33% higher than the requirement, so it can be said that this business is feasible to run. The Profitability Index figure shows a figure of 2.96> 1, so it can be said that the catfish farming business is feasible to run.
PEMBERDAYAAN UMKM PENERIMA PKH MELALUI PELATIHAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PENJUALAN (HPP) Tri Endang Yani; Totok Wibisono; Muhammad Junaidi; Sujito Sujito
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.11074

Abstract

ABSTRACT The Family Hope Program (Program Keluarga Harapan/PKH) is a conditional cash transfer program initiated by the Government of Indonesia aimed at reducing poverty and improving the welfare of low-income households. One of the beneficiary areas is Krobokan Urban Village, Semarang City, which consists of nine PKH groups with several Beneficiary Families (Keluarga Penerima Manfaat/KPM) engaged in micro, small, and medium enterprises (MSMEs). However, a key challenge faced by these MSMEs is the low level of understanding and ability to calculate the Cost of Goods Sold (COGS), which leads to inaccurate product pricing, reduced competitiveness, and suboptimal business sustainability. This community service activity aims to provide education and training on COGS calculation for PKH beneficiary MSMEs in Krobokan Urban Village, enabling them to set fair, competitive, and profitable selling prices, while also improving family economic independence. The implementation method used is direct education and training delivered to partner groups during the first semester of the 2025–2026 academic year. The results of the activity indicate an improvement in participants’ understanding and skills in calculating COGS, as well as their ability to determine more accurate product pricing. Therefore, this program is expected to support more efficient and sustainable business management for PKH beneficiary MSMEs. ABSTRAK Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program bantuan sosial bersyarat dari pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin. Salah satu wilayah penerima PKH adalah Kelurahan Krobokan, Kota Semarang, yang memiliki 9 kelompok PKH dengan sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menjalankan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan pelaku UMKM dalam menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP), sehingga berdampak pada ketidaktepatan penetapan harga jual, rendahnya daya saing produk, serta kurang optimalnya keberlanjutan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan perhitungan HPP kepada UMKM penerima PKH di Kelurahan Krobokan agar mampu menentukan harga jual yang wajar, kompetitif, dan menguntungkan serta meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah edukasi dan pelatihan secara langsung kepada kelompok mitra pada semester gasal tahun akademik 2025–2026. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam menghitung HPP serta kemampuan dalam menentukan harga jual yang lebih tepat. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pengelolaan usaha yang lebih efisien dan berkelanjutan bagi UMKM penerima PKH.
IMPLEMENTASI KEWIRAUSAHAAN BERBASIS LINGKUNGAN: PEMBUATAN LILIN AROMA TERAPI DARI LIMBAH MINYAK JELANTAH Tri Endang Yani; Totok Wibisono; Sujito Sujito
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.8842

Abstract

  ABSTRAK Kewirausahaan berbasis lingkungan adalah konsep bisnis yang menekankan penggunaan inovasi dan kreativitas untuk mengatasi masalah lingkungan dan keberlanjutan. Pendekatan ini bertujuan tidak hanya bisnis yang menghasilkan keuntungan finansial, tetapi juga berdampak positif pada lingkungan. Peluang bisnis yang berbasis lingkungan diantaranya adalah daur ulang dan pengelolaan limbah. Minyak jelantah merupakan salah satu limbah yang dapat didaur ulang dan dimanfaatkan sebagai bahan baku suatu produk. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kewirausahaan berbasis lingkungan dan memberikan pelatihan tentang pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi sebagai suatu peluang bisnis. Sasaran dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah para pelaku UMKM di Kelurahan Rejosari Semarang Timur. Target yang ingin dicapai adalah masyarakat dapat memahami tentang kewirausahaan berbasis lingkungan, dan dapat menerapkannya sebagai suatu usaha yang menghasilkan keuntungan finansial. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat  adalah metode sosialisasi, edukasi dan pelatihan. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah adanya peningkatan  pengetahuan dan pemahaman tentang Kewirausahaan barbasis lingkungan, peningkatan semangat berwirausaha berbasis lingkungan, kesadaran terhadap lingkungan yang aman dari pencemaran dan peningkatan kemampuan mengelola limbah minyak jelantah menjadi produk yang bernilai ekonomis. Kegiatan ini diharapkan bisa membangkitkan ide-ide kreatif bagi para peserta pengabdian untuk berwirausaha berbasis lingkungan. ABSTRACT Environmentally based entrepreneurship is a business concept that emphasizes the use of innovation and creativity to address environmental and sustainability issues. This approach aims not only for businesses to generate financial profits, but also to have a positive impact on the environment. Environmentally based business opportunities include recycling and waste management. Used cooking oil is a type of waste that can be recycled and used as a raw material for a product. The purpose of this community service program is to educate the public about environmentally based entrepreneurship and provide training on utilizing used cooking oil into aromatherapy candles as a business opportunity. The target of this community service program is MSMEs in Rejosari Village, East Semarang. The target to be achieved is for the community to understand environmental-based entrepreneurship and be able to apply it as a business that generates financial profits. The methods of implementing community service program activities are socialization, education, and training. The results of this community service program are increased knowledge and understanding of environmental-based entrepreneurship, increased enthusiasm for environmental-based entrepreneurship, awareness of a safe environment from pollution, and increased ability to manage used cooking oil waste into products with economic value. This activity is expected to generate creative ideas for community service participants to become environmentally based entrepreneurs.
PENGARUH SERVANT LEADERSHIP DAN KOMUNIKASI TERHADAP KINERJA GURU DENGAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (PADA PONDOK PESANTREN SALAFIYAH UTSMAN BIN AFFAN KABUPATEN DELI SERDANG PROVINSI SUMATERA UTARA) Abdul Karim Tarigan; Endang Rusdianti; Sujito Sujito
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/eekke317

Abstract

Pondok Pesantren Salafiyah Utsman Bin Affan merupakan satu – satu nya pondok pesantren salafiyah dengan program kesetaraan di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Penurunan jumlah santri dan santriwati yang lulus 30 Juz yang mempengaruhi kinerja lembaga secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh servant leadership dan komunikasi terhadap kinerja guru dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening. Penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kuantitatif dengan data yang diambil dari responden yang ditentukan dengan teknik sampling sensus dimana seluruh populasi guru di Pondok Pesantren Salafiyah Utsman Bin Affan yang berjumlah 40 orang menjadi responden dari penelitian ini. Data yang sudah dikumpulkan dianalisa secara dekriptif kemudian dianalisis dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas dengan metode Kolmogorov – Smirnov, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dengan metode glejser, analisis jalur (Path Analysis) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antara variabel independen, dependen dan intervening, untuk uji hipotesis digunakan uji t, koefisien determinasi dan uji sobel test dengan SPSS Versi 27. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan melayani berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, komunikasi tidak berpengaruh terhadap motivasi kerja, kepemimpinan melayani tidak berpengaruh terhadap kinerja guru, komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, motivasi kerja berpengaruh dan tidak signifikan terhadap kinerja guru, motivasi kerja mampu memediasi kepemimpinan melayani terhadap kinerja guru dab signifikan sedangkan motivasi kerja tidak mampu memediasi komunikasi terhadap kinerja guru.