Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH MEDIA SOSIAL, KEPERCAYAAN, DAN PERSEPSI MANFAAT TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ONLINE Siti Maisaroh; Totok Wibisono
Jurnal Fokus Manajemen Bisnis Vol. 12 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/fokus.v12i1.5708

Abstract

The purpose of this study was to analyze the influence of social media, trust, and perceived benefits to purchasing decisions on the Blibli.com online platform. The population of this study is consumers of the Blibli.com online platform in Indonesia. By using the purposive sampling method, this research used 96 consumers as a sample of respondents. The primary data from respondents are gathered by distributing a questionnaire to the respondent. The gathered data then was analyzed by using multiple regression analysis. The results of this study showed that Social media has an effect on Purchase Decisions, Trust has an effect on Purchase Decisions, and Perceived value has an effect on Purchase Decisions.
ANALISIS PENGARUH PERSEPSI HARGA, CUSTOMER EXPERIENCE DAN PERCEIVED EASE OF USE TERHADAP KEPUTUSAN ONLINE BOOKING (STUDI KASUS PADA PATRA JASA SEMARANG CONVENTION HOTEL) Kumala Sari; Totok Wibisono
Solusi Vol 15, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v15i2.2042

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh persepsi harga, customer experience dan perceived ease of use terhadap pembelian online booking Patra Jasa Semarang Convention Hotel. Populasi penelitian ini adalah seluruh tamu Patra Jasa Semarang Convention Hotel. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan adalah 96 orang tamu Patra Jasa Semarang Convention Hotel yang melakukan booking 011/i11e. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Berdasarkan basil penelitian, dapat diketahui bahwa persepsi harga, customer experience dan perceived ease of use berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian online hooking Patra Jasa Semarang Convention Hotel berdasarkan nilai signifikansi < 0,05. Keputusan online booking mampu dijelaskan oleh variabel bebas yaitu persepsi harga, customer experience, danperceived ease of use, sebesar 79,6%. Kata kunci : persepsi harga, customer experience, perceived ease of use,online booking.
UPAYA PENINGKATAN SEMANGAT BERWIRAUSAHA BAGI MASYARAKAT DI KELURAHAN MANGUNHARJO KECAMATAN TEMBALANG, KOTA SEMARANG tri endang yani; Totok Wibisono
TEMATIK Vol 2, No 1: July 2020
Publisher : TEMATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v2i1.1599

Abstract

Kelurahan Mangunharjo terletak di Kecamatan Tembalang yang merupakan salah satu kecamatan di wilayah Kota Semarang, Propinsi Jawa Tengah. Permasalahan yang ada di kelurahan Mangunharjo adalah masih sedikitnya jumlah UMKM. Sehingga pengabdian masyarakat ini mengambil judul Peningkatan Semangat Berwirausaha Bagi Masyarakat di Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tembalang Kota Semarang.Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah memberikan pengetahuan tentang kewirausahaan bagi masyarakat dan   memotivasi masyarakat agar mau berwirausaha. Target yang ingin dicapai adalah masyarakat menjadi paham tentang kewirausahaan, mempunyai semangat untuk berwirausaha, mempunyai kemauan untuk berwirausaha. Dengan demikian diharapkan akan berdampak pada pendapatan keluarga meningkat dan   menciptakan lapangan kerja bagi lingkungannya.Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat   adalah metode penyuluhan dan diskusi. Sedangkan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat pada semester genap 2018/2019.Hasil yang diperoleh adalah terjadi peningkatan Pemahaman dan minat masyarakat dalam berwirausaha.Kata Kunci: Wirausaha, motivasi, penyuluhan, pendapatan keluarga
PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KELURAHAN MANGUNHARJO KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG Tri Endang Yani; Totok Wibisono; Anantyo Roestanto
Jurnal Lentera Widya Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Lentera Widya Juni 2022
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/lenterawidya.v3i2.325

Abstract

At this time the whole world is being hit by the COVID-19 pandemic which has a very bad impact on all aspects of human life. As a result of the Covid-19 pandemic in the economic field, the economy is paralyzed, layoffs occur, companies enforce work from home (WFH) for their employees, small and micro businesses are out of business. The implementation of WFH and the number of stalled businesses have caused many residents to have free time at home. As a result, it can be ascertained that the income of many people is reduced. This condition is felt by the people in the Mangunharjo sub-district, Tembalang sub-district, Semarang City. With this background in mind, the community service team made efforts to increase family income. The purpose of Community Service is to provide knowledge about entrepreneurship and training to make products for housewives. The method of implementing community service activities is the lecture and discussion method as well as training. Evaluation is done by distributing questionnaires. The results achieved after community service are positive changes for mothers in terms of knowledge and understanding of entrepreneurship, an increase in enthusiasm for entrepreneurship and being able to create creative ideas to run entrepreneurship. The training provided can increase the skills of mothers in making laundry soap products that can be sold so that they are expected to increase family income.
PEMBERDAYAAN UMKM PENERIMA PKH MELALUI PELATIHAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PENJUALAN (HPP) Tri Endang Yani; Totok Wibisono; Muhammad Junaidi; Sujito Sujito
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.11074

Abstract

ABSTRACT The Family Hope Program (Program Keluarga Harapan/PKH) is a conditional cash transfer program initiated by the Government of Indonesia aimed at reducing poverty and improving the welfare of low-income households. One of the beneficiary areas is Krobokan Urban Village, Semarang City, which consists of nine PKH groups with several Beneficiary Families (Keluarga Penerima Manfaat/KPM) engaged in micro, small, and medium enterprises (MSMEs). However, a key challenge faced by these MSMEs is the low level of understanding and ability to calculate the Cost of Goods Sold (COGS), which leads to inaccurate product pricing, reduced competitiveness, and suboptimal business sustainability. This community service activity aims to provide education and training on COGS calculation for PKH beneficiary MSMEs in Krobokan Urban Village, enabling them to set fair, competitive, and profitable selling prices, while also improving family economic independence. The implementation method used is direct education and training delivered to partner groups during the first semester of the 2025–2026 academic year. The results of the activity indicate an improvement in participants’ understanding and skills in calculating COGS, as well as their ability to determine more accurate product pricing. Therefore, this program is expected to support more efficient and sustainable business management for PKH beneficiary MSMEs. ABSTRAK Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program bantuan sosial bersyarat dari pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin. Salah satu wilayah penerima PKH adalah Kelurahan Krobokan, Kota Semarang, yang memiliki 9 kelompok PKH dengan sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menjalankan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan pelaku UMKM dalam menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP), sehingga berdampak pada ketidaktepatan penetapan harga jual, rendahnya daya saing produk, serta kurang optimalnya keberlanjutan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan perhitungan HPP kepada UMKM penerima PKH di Kelurahan Krobokan agar mampu menentukan harga jual yang wajar, kompetitif, dan menguntungkan serta meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah edukasi dan pelatihan secara langsung kepada kelompok mitra pada semester gasal tahun akademik 2025–2026. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam menghitung HPP serta kemampuan dalam menentukan harga jual yang lebih tepat. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pengelolaan usaha yang lebih efisien dan berkelanjutan bagi UMKM penerima PKH.
IMPLEMENTASI KEWIRAUSAHAAN BERBASIS LINGKUNGAN: PEMBUATAN LILIN AROMA TERAPI DARI LIMBAH MINYAK JELANTAH Tri Endang Yani; Totok Wibisono; Sujito Sujito
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.8842

Abstract

  ABSTRAK Kewirausahaan berbasis lingkungan adalah konsep bisnis yang menekankan penggunaan inovasi dan kreativitas untuk mengatasi masalah lingkungan dan keberlanjutan. Pendekatan ini bertujuan tidak hanya bisnis yang menghasilkan keuntungan finansial, tetapi juga berdampak positif pada lingkungan. Peluang bisnis yang berbasis lingkungan diantaranya adalah daur ulang dan pengelolaan limbah. Minyak jelantah merupakan salah satu limbah yang dapat didaur ulang dan dimanfaatkan sebagai bahan baku suatu produk. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kewirausahaan berbasis lingkungan dan memberikan pelatihan tentang pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi sebagai suatu peluang bisnis. Sasaran dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah para pelaku UMKM di Kelurahan Rejosari Semarang Timur. Target yang ingin dicapai adalah masyarakat dapat memahami tentang kewirausahaan berbasis lingkungan, dan dapat menerapkannya sebagai suatu usaha yang menghasilkan keuntungan finansial. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat  adalah metode sosialisasi, edukasi dan pelatihan. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah adanya peningkatan  pengetahuan dan pemahaman tentang Kewirausahaan barbasis lingkungan, peningkatan semangat berwirausaha berbasis lingkungan, kesadaran terhadap lingkungan yang aman dari pencemaran dan peningkatan kemampuan mengelola limbah minyak jelantah menjadi produk yang bernilai ekonomis. Kegiatan ini diharapkan bisa membangkitkan ide-ide kreatif bagi para peserta pengabdian untuk berwirausaha berbasis lingkungan. ABSTRACT Environmentally based entrepreneurship is a business concept that emphasizes the use of innovation and creativity to address environmental and sustainability issues. This approach aims not only for businesses to generate financial profits, but also to have a positive impact on the environment. Environmentally based business opportunities include recycling and waste management. Used cooking oil is a type of waste that can be recycled and used as a raw material for a product. The purpose of this community service program is to educate the public about environmentally based entrepreneurship and provide training on utilizing used cooking oil into aromatherapy candles as a business opportunity. The target of this community service program is MSMEs in Rejosari Village, East Semarang. The target to be achieved is for the community to understand environmental-based entrepreneurship and be able to apply it as a business that generates financial profits. The methods of implementing community service program activities are socialization, education, and training. The results of this community service program are increased knowledge and understanding of environmental-based entrepreneurship, increased enthusiasm for environmental-based entrepreneurship, awareness of a safe environment from pollution, and increased ability to manage used cooking oil waste into products with economic value. This activity is expected to generate creative ideas for community service participants to become environmentally based entrepreneurs.