Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) DAN INTELLECTUAL CAPITAL (IC) TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN: Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Farmasi Yang Terdaftar BEI Tahun 2016-2021 Wulandari, Wulandari; Hamid, Muda Setia
Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia STIE Widya Wiwaha Vol 3 No 4 (2023): Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrabi.v3i4.863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh good corporate governance (ukuran dewan direksi, komisaris independen, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional) dan intellectual capital (VAIC™) terhadap kinerja perusahaan (ROE) pada perusahaan manufaktur sub sektor farmasi yang terdaftar di BEI tahun 2016-2021. Penelitian menambahkan variabel kontrol berupa struktur modal. Metode penelitian kuantitatif dengan melakukan regresi linier berganda. Sampel penelitian ini dilakukan dengan cara purposive sampling dan diperoleh data sejumlah 55 perusahaan. Penelitian menggunakan data sekunder yang diakses melalui web resmi BEI (https://www.idx.co.id/). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ukuran dewan direksi tidak berpengaruh yang signifikan terhadap kinerja perusahaan, komisaris independen tidak berpengaruh yang signifikan terhadap kinerja perusahaan, (3) kepemilikan manajerial tidak berpengaruh yang signifikan terhadap kinerja perusahaan, (4) kepemilikan institusional tidak berpengaruh yang signifikan terhadap kinerja perusahaan (5) intellectual capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perusahaan, (6) good corporate governance dan intellectual capital dengan variabel kontrol struktur modal secara bersama – sama berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja perusahaan yang diproksikan dengan ROE.
PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, LEVERAGE DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUBSEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2019-2021 Izzati, Fify Nesia Nur; Hamid, Muda Setia; Prasetyo, Agung Slamet
Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia STIE Widya Wiwaha Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrabi.v4i1.950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, likuiditas, leverage dan ukuran perusahaan terhadap manajemen laba. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari laporan keuangan yang diperoleh dari website Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2021. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling. Setelah dilakukan metode penentuan sampel dengan metode purposive sampling, terdapat 9 perusahaan yang memenuhi kriteria-kriteria sampel yang dibutuhkan dengan periode pengamatan selama 3 tahun. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS sebagai alat uji. Metode analisis yang digunakan adalah uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolonieritas, uji autokorelasi, uji heteroskedastisitas), dan uji hipotesis. Berdasarkan uji ANOVA, variabel profitabilitas dan ukuran perusahaan memiliki pengaruh terhadap manajemen laba. Sedangkan variabel likuiditas, leverage dan ukuran perusahaan tidak memiliki pengaruh terhadap manajemen laba.
EVALUASI KINERJA KARYAWAN PADA DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA KOTA MAGELANG Fransetyo, Agung Ahmad Hari; Hamid, Muda Setia; Prasetyo, Agung Slamet
Jurnal Riset Mahasiswa Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Riset Mahasiswa
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jurima.v1i2.828

Abstract

Kinerja yang baik akan tercapai jika kinerja karyawan mengalami kemajuan atau peningkatan. penelitian ini untuk memperoleh gambaran yang mendalam tentang Kinerja Karyawan Pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Magelang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif , subjek penelitian ini adalah karyawan sedangkan objeknya adalah kinerja karyawan, pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi,analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian adalah : 1). Kondisi kinerja karyawan saat ini dirasa belum maksimal, hal ini dapat ditunjukkan oleh kinerja karyawan yang mengalami keterlambatan menyelesaikan kegiatan, dan membutuhkan waktu banyak saat melaksanakan kegiatan. 2). Peyebab kinerja belum maksimal dikarenakan masih banyak kegiatan yang mendadak dari pusat sehingga kegiatan perencanaan tahunan menjadi terkendala saat sedang melaksanakan kegiatan tahunan, kurangnya sumberdaya manusia dalam melakukan kegiatan administrasi, keuangan dan perencanan, sehingga membutuhkan waktu Panjang untuk menyelesaikannya. Dengan kurangnya sumber daya manusia menjadikan tumpang tindih suatu tugas yang dibebankan kepada karyawan, 3). Upaya meningkatkan kinerja yaitu agar bisa mengoptimalkan kegiatan yang terencana tiap tahunnya, sehingga capaian kinerja tiap tahunnya bisa tercapai dan membagi tugas-tugasnya sesuai dengan keahliannya, saling mensuport, memberi tambahan wawasan dan mendukung di setiap karyawannya. Seharusnya melakukan kegiatan sesuai dengan perencanaan tahunan sebagai prioritasnya dan saling mensupport dalam kegiatannya, perlunya sumber daya manusia sebagai kebutuhan, serta diadakan diklat atau pelatihan sebagai wawasan dalam meningkatkan kinerjanya. Good performance will be achieved if employee performance progresses or increases. This research is to obtain an in-depth picture of Employee Performance at the Office of Community Empowerment, Women, Child Protection, Population Control and Family Planning in Magelang City. This type of research is descriptive research with a qualitative approach, the subject of this research is employees while the object is employee performance, data collection uses interviews, observations, and documentation, data analysis used is data reduction, data presentation and data verification. Based on the research results are: 1). The current condition of employee performance is not optimal, this can be shown by the performance of employees who experience delays in completing activities, and require a lot of time when carrying out activities. 2). The cause of the performance is not maximized because there are still many sudden activities from the center so that annual planning activities become constrained when carrying out annual activities, lack of human resources in carrying out administrative, financial and planning activities, so it takes a long time to complete. With a lack of human resources, overlapping tasks assigned to employees, 3). Efforts to improve performance, namely in order to optimize activities that are planned every year, so that annual performance achievements can be achieved and divide their tasks according to their expertise, support each other, provide additional insight and support each employee. Should carry out activities in accordance with annual planning as a priority and support each other in their activities, the need for human resources as a requirement, as well as training or training as an insight in improving their performance.
UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Hartana, Edhy; Hamid, Muda Setia
Jurnal Riset Mahasiswa Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Riset Mahasiswa
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to identify indicators that do not match reality with standards, to analyze the factors causing employee performance in the Civil Service Police Unit of the Special Region of Yogyakarta to formulate efforts to improve employee performance in the Civil Service Police Unit of the Special Region of Yogyakarta. In this study the authors used a descriptive research type with a qualitative research approach. To analyze how the condition of employee performance is used descriptive qualitative analysis. To find out why employee performance is still low, qualitative descriptive analysis is used. To analyze efforts to improve employee performance used qualitative analysis. The results of the study show that the performance of the Civil Service Police Unit for the Special Region of Yogyakarta is in the good category but is still not optimal, this can be seen from the fact that there are still employees who commit violations. The factors causing the decline in the performance of the Civil Service Police Unit for the Special Region of Yogyakarta are efforts to develop themselves that have not been maximized; Prioritizing office tasks over personal interests is still low; Compliance with regulations is still low; Time to go to work is not right. Efforts to improve the performance of the Civil Service Police Unit for the Special Region of Yogyakarta are providing motivation such as giving rewards and punishments; Giving Skills such as providing skills in the form of technical and non-technical; Giving Compensation such as personnel who are given awards for their work which is considered good; Position Promotions such as giving positions, promotions; Increasing and fostering legal awareness and legal compliance.
OPTIMALISASI KINERJA PERANGKAT DESA DI DESA TEGALREJO KECAMATAN PONCOWARNO KABUPATEN KEBUMEN Misdal, Misdal; Widiastuti, Nur; Hamid, Muda Setia
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Village governments are responsible for managing rural communities in accordance with national regulations, led by a village head and supported by village apparatus. This study examines the issue of suboptimal performance among the village apparatus in Tegalrejo Village, Poncowarno Subdistrict, Kebumen Regency. Using a qualitative descriptive approach with nine village apparatus as informants, data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings show that the performance of the village apparatus is influenced by several factors, including the leadership of the village head, the educational background of the apparatus, and their work experience. Efforts to improve performance include strengthening teamwork, increasing discipline and motivation, providing training, and improving budgeting. The study recommends that the village apparatus enhance service quality and responsibility toward village development, while the village head should continue strengthening supportive factors and communication to improve overall performance.
PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI MELALUI GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI PADA BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KABUPATEN WONOSOBO Purwati, Siti; Hamid, Muda Setia; Gusti, Yenni Kurnia
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/81e04015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi terhadap peningkatan kinerja pegawai pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Wonosobo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perubahan status kelembagaan berdasarkan Peraturan Bupati Wonosobo Nomor 3 Tahun 2020 yang mengakibatkan kompleksitas tugas dan fungsi organisasi meningkat, sementara kinerja pegawai belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data yang mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya kinerja pegawai disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: (1) keterbatasan sumber daya manusia dalam memahami tugas pokok dan fungsi yang baru, (2) sarana dan prasarana kerja yang belum memadai, (3) kurangnya motivasi kerja, (4) penerapan gaya kepemimpinan yang tidak tepat bahkan cenderung otoriter, dan (5) ketidakseimbangan dalam penerapan penghargaan dan hukuman (reward and punishment). Pemimpin sering bersikap pilih kasih, kurang melibatkan pegawai dalam pengambilan keputusan, serta jarang memberikan apresiasi atas prestasi kerja, sehingga menurunkan semangat dan produktivitas pegawai. Upaya peningkatan kinerja dapat dilakukan melalui pengembangan kompetensi sumber daya manusia, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, pemberian motivasi dan penghargaan yang adil, serta penerapan gaya kepemimpinan yang partisipatif dan demokratis. Pemimpin perlu membangun komunikasi yang terbuka, menjunjung nilai keadilan, dan menilai kinerja pegawai secara objektif. Dengan penerapan kepemimpinan yang efektif dan pemberian motivasi yang berkesinambungan, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang kondusif, harmonis, serta mampu mendorong peningkatan kinerja pegawai dan pencapaian tujuan organisasi secara optimal. This study aims to analyze the influence of leadership style and motivation on improving employee performance at the National Unity and Politics Agency of Wonosobo Regency. This research was motivated by changes in institutional status based on Wonosobo Regent Regulation Number 3 of 2020, which resulted in increased complexity of organizational tasks and functions, while employee performance was suboptimal. This study used a qualitative approach using observation, interviews, and documentation techniques to obtain in-depth data on the factors influencing employee performance. The results indicate that low employee performance is caused by several factors, namely: (1) limited human resources in understanding new main tasks and functions, (2) inadequate work facilities and infrastructure, (3) lack of work motivation, (4) the application of a leadership style that tends to be authoritarian, and (5) an imbalance in the application of rewards and punishments. Leaders often show favoritism, do not involve employees in decision-making, and rarely provide appreciation for work achievements, thus reducing employee morale and productivity. Efforts to improve performance can be achieved through developing human resource competencies, providing adequate facilities and infrastructure, providing fair motivation and rewards, and implementing a participatory and democratic leadership style. Leaders need to establish open communication, uphold the value of fairness, and assess employee performance objectively. Effective leadership and continuous motivation are expected to create a conducive and harmonious work environment that encourages improved employee performance and optimal achievement of organizational goals.