Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Struktur dan Makna dalam Cerpen “Negosiasi Hati dan Pikiran (Chemistry Kisah Mistis Hidupku)” Karya Uji Saputro: Structural and Meaning Analysis in The Short Story “Negotiation Of Heart And Mind (Chemistry Of My Mystical Story Of Life)” By Uji Saputro Fahlia, Jeni Sinta; Rifai, Ahmad; Utami, Hadi Riwayati
Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 3 (2025): TRANSFORMATIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/transformatika.v9i3.2880

Abstract

This study aims to describe the narrative structure and interpret the meaning contained in the short story “Negosiasi Hati dan Pikiran (Kisah Mistis Hidupku)” by Uji Saputro. The story presents a personal journey marked by inner conflict and mystical experiences, told from a first-person point of view that explores the struggle between the mind, heart, and physical endurance. The research focuses on how the story’s structure is composed and what meanings can be interpreted from it. This study uses a descriptive qualitative method. The story features a dynamic plot, complex characters, emotional settings, and a first-person perspective that enhances reader engagement. In terms of meaning, the short story illustrates an internal negotiation between heart, mind, and body in facing life pressures and mystical experiences. This process symbolizes the search for identity, the balance between logic and emotion, and the effort to achieve inner peace. Overall, the story not only delivers a touching personal narrative but also offers a philosophical reflection on how humans overcome inner crises through strength from within.
Addressing the Gap between Language Literacy and Physical Education: A Bilingual Socratic Play-Based Inquiry Model for Vocabulary and Grammar Development Utami, Hadi Riwayati; Sumardiyani, Listyaning; Zahraini, Dian Ayu; Ambarini, Ririn
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 7 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i7.656

Abstract

This study aims to address the persistent gap between language literacy and physical education by developing and implementing a Bilingual Socratic Play-Based Inquiry Model designed to enhance students’ vocabulary and grammar development. Employing a qualitative descriptive design, the research involved a purposive sample of elementary students participating in integrated English–Physical Education learning sessions. Data were collected through classroom observations, learning artefacts, field notes, and semi-structured interviews with students and teachers. The key variables examined included bilingual interaction patterns, vocabulary acquisition, grammar awareness, and engagement through physical activities. Data were analyzed using thematic analysis to identify patterns of linguistic development emerging from play-based inquiry tasks. The findings revealed that combining Socratic questioning with kinesthetic, game-based activities fostered deeper vocabulary retention, improved grammar accuracy, and increased learner motivation. Students demonstrated stronger metalinguistic awareness when guided through dialogues that connected physical actions with target linguistic forms. The study concludes that a bilingual Socratic play-based inquiry approach is an effective instructional model for bridging disciplinary gaps, promoting meaningful language use, and supporting holistic literacy development within physical education contexts. Future research may explore the model’s long-term impact, scalability across grade levels, and adaptability for multilingual or inclusive classroom.
Peningkatan Literasi Gizi Santri melalui Pelatihan Gaya Hidup Sehat dalam Program Pesantren 4.0 Zahraini, Dian Ayu; Utami, Hadi Riwayati; Ambarini, Ririn
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3570

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi gizi santri melalui pelatihan gaya hidup sehat di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Semarang. Kegiatan diikuti oleh 400 santri tingkat SMP dan MA, meliputi pre-test, penyampaian materi gizi, demonstrasi praktik, diskusi interaktif, serta post-test untuk mengukur efektivitas pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan gizi dasar, kebiasaan memilih jajanan sehat, hidrasi, dan kesadaran aktivitas fisik. Perilaku santri juga berubah ke arah positif, terlihat dari bertambahnya frekuensi konsumsi air putih, peningkatan kebiasaan membawa bekal sehat, serta meningkatnya aktivitas olahraga. Tingkat kepuasan peserta yang berada pada kategori sangat tinggi menunjukkan bahwa materi dan metode pelatihan mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan kehidupan pesantren. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan gaya hidup sehat efektif dalam meningkatkan literasi gizi dan mendorong pembentukan perilaku sehat santri. Program ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan kesehatan di lingkungan pesantren.
Implementasi Socratic Play-Based Inquiry untuk Meningkatkan Kreativitas dan Partisipasi Pembelajaran Guru Lintas Mata Pelajaran di MA Darut Taqwa Semarang Ambarini, Ririn; Utami, Hadi Riwayati; Zahraini, Dian Ayu; Hidayat, Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3656

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogis guru di MA Darut Taqwa Semarang melalui pelatihan dan pendampingan penerapan metode Socratic Play-Based Inquiry (SPI). Permasalahan utama yang dihadapi madrasah adalah rendahnya kreativitas guru dalam merancang pembelajaran inovatif serta minimnya partisipasi siswa selama proses belajar. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu analisis kebutuhan, pelatihan konsep SPI, pendampingan implementasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman guru mengenai prinsip SPI, kemampuan dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis dialog dan permainan edukatif, serta peningkatan partisipasi dan interaksi siswa selama pembelajaran berlangsung. Guru mampu mengadaptasi SPI ke berbagai mata pelajaran dengan memanfaatkan media low-cost yang mudah diterapkan. Temuan ini menegaskan bahwa SPI merupakan pendekatan yang efektif, fleksibel, dan relevan untuk mendorong pembelajaran aktif di madrasah. Kegiatan pengabdian ini diharapkan menjadi model berkelanjutan dalam pengembangan profesional guru dan inovasi pembelajaran di lingkungan pendidikan Islam.
Pemberdayaan Santri Pesantren melalui Literasi Digital dan Pembelajaran Bilingual pada Mata Pelajaran PJOK untuk Mendukung Gaya Hidup Sehat Menuju Pesantren 4.0 Ambarini, Ririn; Utami, Hadi Riwayati; Zahraini, Dian Ayu; Ratimiasih, Yulia; Sumardiyani , Listyaning
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.4025

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Fithrah Semarang dengan tujuan meningkatkan kompetensi santri di era digital melalui penguatan literasi digital, pembelajaran bilingual, dan gaya hidup sehat yang terintegrasi secara khusus dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pesantren dalam menyiapkan santri yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu memahami istilah olahraga dalam Bahasa Inggris, serta memiliki kesadaran tinggi terhadap pola hidup sehat. Metode pelaksanaan dilakukan melalui delapan kali kunjungan tematik yang mencakup pelatihan instruksi PJOK bilingual, penggunaan media digital seperti Canva, Duolingo, dan teknologi berbasis AI untuk mendukung pembelajaran gerak, serta edukasi kesehatan bertema gizi seimbang dan kebugaran jasmani. Peserta kegiatan terdiri dari ustadz, ustadzah, pengurus pesantren, dan perwakilan santri senior maupun yunior. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan santri dalam memahami terminologi olahraga bilingual, memanfaatkan platform digital untuk pembelajaran PJOK, serta meningkatnya kesadaran terhadap aktivitas fisik dan pola makan sehat. Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan berkelanjutan dalam mendukung terwujudnya pesantren modern dan berdaya saing di era Pesantren 4.0