Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Advokasi Kebijakan Publik: Kajian Teoritis dan Praktis tentang Aktor, Tujuan, Langkah, dan Media Tendi Rustandi; Syauqi Midadan Da’iyan Ilallah; Lukmanul Hakim; M Fikry Haikal; M Azmi Rivaldi; M Rafli Putra Panggarbesi; Dian Herdiana
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (JIMNU) Vol. 3 No. 1 (2025): JIMNU - MARET
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jimnu.v3i1.502

Abstract

Kebijakan publik merupakan keputusan strategis pemerintah yang dapat dipengaruhi oleh berbagai aktor melalui proses advokasi. Advokasi kebijakan menjadi sarana penting untuk mendorong perubahan sosial yang adil dan inklusif. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara teoritis dan praktis peran aktor, tujuan, langkah, dan media dalam advokasi kebijakan publik. Metode yang digunakan adalah studi pustaka, dengan menganalisis literatur relevan guna memahami dinamika strategi advokasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa advokasi adalah tindakan terstruktur untuk memengaruhi kebijakan melalui strategi komunikasi, mobilisasi publik, hingga kerja sama dengan pemangku kepentingan. Keberhasilan advokasi ditentukan oleh kejelasan tujuan, pemanfaatan data, strategi komunikasi efektif, dan kolaborasi antar aktor. Media, baik konvensional maupun digital, memainkan peran penting dalam menyuarakan isu dan membangun dukungan publik. Diskusi menekankan pentingnya pendekatan sistematis, taktis, dan strategis dalam menghadapi kompleksitas sosial dan perkembangan teknologi. Kesimpulannya, integrasi empat elemen utama dalam advokasi menjadi kunci untuk mewujudkan kebijakan publik yang responsif dan demokratis.
Analisis Fiqh Muamalah terhadap Praktik Produk Bundling: Studi Kasus Jual Beli Paket Pakaian pada Toko seltic_id Affan Fadly Dawami; Imelda Aulia Suci; Muhammad Naufal Is Adurrofiq; Jaenudin J; Dian Herdiana
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 4 (2025): November
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17766638

Abstract

The phenomenon of bundling, which is the combination of several products in a single sales package at a combined price, has become a widely used marketing strategy in modern e-commerce. However, this practice raises questions about the validity of the contract and its compliance with sharia principles, particularly in relation to the elements of clarity, fairness, and willingness of the transacting parties. This study uses a legal-empirical approach by examining the implementation of bundling at the Seltic_ID store through direct observation and analysis of DSN-MUI fatwas No. 111 and 112 of 2017. The results show that the bundling system implemented has fulfilled the principles of fiqh muamalah because it is carried out transparently, fairly, and on the basis of mutual consent (an tarāḍin minkum). The seller provides clarity regarding product specifications, prices, and purchase options, thereby avoiding elements of gharar, tadlis, and maysir. Thus, the bundling practice at the Seltic_ID store is declared valid and in accordance with Islamic law principles and reflects the application of fiqh muamalah that is adaptive to the development of the digital economy
Kegiatan Aktualisasi Nilai Pancasila Sebagai Upaya Cinta Tanah Air dan Persatuan Sejak Dini Di SD Majalaya 02 Amelia Putri Rahayu; Hafrizan Ariyan Basuni; Nilam Cahya; Sukma Aulia Khoerunnisa; Siti Nur Pauzah; Annisa Helmalia Siti Hamidah; Taqiyya Muhammad Khofiyya; Razif Abdul Aziz; Izuzudin Hanif Al Chaidar; Ryan Haerul Makhrom; Aulia Tazkia; Miptah; Dian Herdiana
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.824

Abstract

Pancasila yang telah disepakati sebagai dasar negara tentu harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya pada saat usia ini, anak-anak sangat mulai belajar dan memahami nilai-nilai moral dan spiritual, termasuk ke dalam sila ke 1 dan sila ke 3 yang berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa” dan “Persatuan Indonesia” Pada saat usia ini, anak-anak sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan sekitar dan pendidikan dalam menanamkan spiritual serta sikap sosial sejak dini. Melalui pembiasaan sederhana seperti berdoa, mengenal keberagaman dan saling menghormati, sehingga aktualisasi nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari dapat terlaksana. Pada kesempatan kali ini, kami kelompok 2 dari mata kuliah Pendidikan Pancasila Universitas Islam Negri Sunan Gunung Djati Bandung telah melaksanakan tugas aktualisasi nilai-nilai pancasila di Sekolah SDN Majalaya 2 Jl. Talun No.9, Desa Majakerta, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung. Pada tanggal 12 November 2025 dengan materi yang dibawakan berupa “Penerapan Cinta Tanah Air, Toleransi, dan Persatuan Sejak dini. Dalam melaksanakan program ini, kami menggunakan metode belajar kualitatif yaitu dengan metode yang lebih fokus dan pada pengamatan langsung, dan juga kami memberikan tanya jawab sebanyak 4 pertanyaan serta memberikan hadiah sebagai apresiasi kepada anak yang aktif serta pada anak yang berhasil menjawab pertanyaan.