Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU BTA POSITIF Ayu Marsanda; Hendra Kusumajaya; Kgs. M. Faizal
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v11i1.810

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit infeksi menular yang masih menjadi masalah kesehatan mayarakat di dunia termasuk Indonesia. Penyakit ini sering menyerang paru-paru, namun juga dapat menyerang organ lain di tubuh sehingga menimbulkan resiko kesehatan yang serius. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian TB paru BTA positif di Rumah Sakit Umum Daerah Depati Hamzah Pangkalpinang Tahun 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kuantitatif memakai desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang tercatat Tuberkulosis Paru di Poli Paru pada bulan Januari sampai Mei 2024 yang berkunjung ke Rumah Sakit Umum Daerah Depati Hamzah Pangkalpinang, dalam penelitian ini 48 pasien yang dijadikan sampel dengan metode penarikan sampel secara purpossive sampling. Analisa data yang digunakan adalah analsis Univariat dan Analisis Bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan yang signifikan antara usia (p-value = 0,003 α), perilaku merokok (p-value = 0,040< α) dengan kejadian Tuberkulosis Paru BTA positif di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang Tahun 2024. Saran dari penelitian ini adalah agar pasien aktif dalam mencari informasi untuk menambah pengetahun tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian Tuberkulosis Paru BTA Positif dan penelitian ini dapat menjadi bahan masukan dan pertimbangan dalam proses pencegahan TB paru BTA positif di Rumah Sakit Umum Daerah Depati Hamzah Pangkalpinang.
HUBUNGAN ANTARA PERAWATAN MANDIRI TUBERKULOSIS DENGAN KEKAMBUHAN PADA PENDERITA TBC DI PUSKESMAS TOBOALI BANGKA SELATAN Sapriyani; Kgs. M. Faizal; Arjuna
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v12i1.858

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan Mycobacterium tuberculosis dengan angka kekambuhan yang masih tinggi. Kekambuhan dipengaruhi oleh kepatuhan pengobatan, motivasi pasien, dan kebiasaan merokok. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan perawatan mandiri tuberkulosis dengan kekambuhan pada penderita TBC di Puskesmas Toboali Bangka Selatan Tahun 2024. Desain penelitian menggunakan cross-sectional dengan 75 responden yang telah menyelesaikan satu siklus pengobatan. Pengumpulan data dilakukan pada 23 Oktober–24 November 2024 menggunakan kuesioner. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil menunjukkan hubungan signifikan antara kebiasaan merokok (p=0,002; OR=5,091; 95% CI=1,905-13,609), kepatuhan minum obat (p=0,000; OR=28,171; 95% CI=8,071-98,329), dan motivasi (p=0,000; OR=16,500; 95% CI=5,217-52,184) dengan kekambuhan TBC. Puskesmas Toboali perlu membentuk tim pendampingan pasien yang terdiri dari tenaga kesehatan dan kader untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan serta memberikan dukungan emosional melalui pendampingan langsung maupun komunikasi jarak jauh.