Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search
Journal : Vertex Elektro

Rancang Bangun Akses Kunci Pintu Otomatis Menggunakan Fingerprint Berbasis Internet of Things (IoT) Ardiansah, Ahmad; Nuraeni, Mira; Ridwang, Ridwang; Adriani, Adriani
VERTEX ELEKTRO Vol. 16 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v16i2.15704

Abstract

Sistem keamanan rumah yang kurang ketat dapat mengundang hal-hal yang tidak diinginkan seperti pencurian dan sebagainya. Oleh karena itu sistem ini digunakan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan akses pintu rumah, serta memungkinkan kontrol jarak jauh dan melindungi aset dan privasi yang di miliki. Sistem ini memanfaatkan mikrokontroller yang terhubung ke fitur bot chat telegram untuk memverifiksi sidik jari pengguna. Tujuan penelitian ini untuk merancang akses kunci pintu menggunakan fingerprint dan menguji kinerja alat kontrol akses pintu menggunakan fingerprint dengan aplikasi telegram. Metode yang digunakan berupa penelitian terdahulu yang serupa. Data yang diperoleh kemudian di analisis menggunakan metode eksperimen. Cara kerja alat ini mengontrol akses pintu menggunakan sidik jari dengan notifikasi ke telegram dan mengakses pintu dengan mengirim pesan untuk membuka dan menutup pintu. Alat ini dibuat menggunakan ESP32 dan diprogram menggunakan software IDE Arduino. Sensor sidik jari menggunakan identifikasi sidik jari yang terdaftar untuk membuka pintu. Alat tidak akan berfungsi dengan baik jika ada sistem yang terganggu atau error. Hasil yang diperoleh adalah rancangan akses pintu kunci otomatis menggunakan fingerprint berbasis Internet of Things dirancang menggunakan ESP32 sebagai pusat kendali. Pengujian yang diperoleh jika sidik jari yang di scan di fingerprint teridentifikasi benar atau cocok, buzzer tidak akan berbunyi dan pintu akan secara otomatis terbuka. Jika sidik jari yang discan di fingerprint teridentifikasi salah atau tidak cocok, buzzer akan berbunyi dan pintu akan tetap tertutup, dan pesan notifikasi akan masuk ke aplikasi Telegram dalam waktu ± 2.3 detik. Namun, jika sensor getar mendeteksi ada yang membuka pintu secara paksa, buzzer akan berbunyi dan ESP32 akan mengirimkan pemberitahuan ke telegram bahwa pintu dibuka secara paksa dalam kurung waktu ± 3.7 detik. Dapat disimpulkan bahwa alat pengaman pintu menggunakan fingerprint dan ESP32 sebagai pusat kendali dan untuk mengirimkan informasi ke aplikasi telegram. Alat ini sudah dapat diimplementasikan pada pintu dengan skala prototype.
Pengembangan Prototype Sistem Pengusir Hama Pada Perkebunan Menggunakan Lampu UV dan Gelombang Ultrasonik Berbasis Smart Panel Surya Muslimin Putra, Dilan Adrian; Paradita, Yuyun; Ridwang, Ridwang; Adriani, Adriani
VERTEX ELEKTRO Vol. 16 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v16i2.15707

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan prototipe sistem pengusir hama yang dirancang untuk digunakan di perkebunan, dengan memanfaatkan teknologi lampu UV dan gelombang ultrasonik yang didukung oleh smart panel surya. Sistem ini bertujuan untuk mengendalikan hama secara efektif tanpa merusak tanaman atau mencemari lingkungan, dengan menggunakan energi matahari yang disimpan dalam aki untuk mengoperasikan lampu UV dan modul ultrasonik. Metode penelitian mencakup desain dan pembuatan perangkat keras yang terdiri dari panel surya, aki, lampu UV, dan modul ultrasonik. Sistem ini juga dilengkapi dengan kontrol otomatis untuk mengoptimalkan efisiensi operasionalnya. Pengujian dilakukan di area perkebunan dengan beragam jenis hama untuk mengukur efektivitas sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe ini memiliki potensi besar dalam mengurangi populasi hama di area yang diuji. Meskipun masih dalam tahap prototipe, hasil awal menunjukkan bahwa sistem ini cukup efektif dalam mengusir hama, dengan tingkat efektivitas yang bervariasi tergantung pada jenis hama dan kondisi lingkungan. Kesimpulannya, prototipe ini memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut dan diterapkan dalam skala yang lebih besar. Saran pengembangan untuk penelitian selanjutnya meliputi, penambahan sensor PIR untuk deteksi gerakan, peningkatan kapasitas aki untuk durasi operasi yang lebih panjang, serta peningkatan kualitas speaker untuk memperluas jangkauan ultrasonik, dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi sistem. Sistem ini menawarkan pendekatan yang inovatif dan berkelanjutan untuk mengatasi masalah hama di perkebunan secara efektif dan ramah lingkungan.
Pengembangan Prototype Smart Sistem Penyiraman Dan Pemupukan Tanaman Secara Otomatis Dengan Sistem Monitoring Berbasis IoT erlangga, Febri; Utami, Anisa NurLatifa; Ridwang, Ridwang; Adriani, Adriani; Khadijah, St
VERTEX ELEKTRO Vol. 16 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v16i2.15708

Abstract

Tanaman merupakan organisme yang sangat penting keberadaan bagi keberlangsungan hidup umat manusia. Tanpa Tanaman merupakan organisme yang sangat penting keberadaan bagi keberlangsungan hidup umat manusia. Tanpa adanya tanaman, kehidupan di bumi tidak akan berkelanjutan. Kemajuan teknologi saat ini berkembang pesat, namun masih banyak masyarakat, khususnya petani dan pekebun, yang belum memanfaatkan secara optimal. Mereka masih melakukan penyiraman dan pemupukan tanaman secara manual yang sering kali menjadikan tanaman tidak terawat dengan baik karena kurangnya waktu dan banyaknya aktivitas. Apabila untuk beberapa jenis tanaman sangat memerlukan perhatian khusus. Kondisi saat ini mengakibatkan kebutuhan akan nutrisi pada tanaman tidak terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototype smart sistem penyiraman dan pemupukan tanaman secara otomatis dengan sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT). Sistem ini menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP32 sebagai pengendali utama, sensor kelembaban tanah (Capacitive Soil Moisture) untuk mengukur kelembaban tanah, dan sensor pH tanah untuk mendeteksi kadar pH tanah. Ketika kelembaban tanah terdeteksi di bawah 50%, pompa penyiraman aktif. Jika kadar pH tanah kurang dari 4.5, pompa pemupukan akan aktif. Pengguna dapat memonitoring kondisi tanah dari jarak jauh setelah sensor melakukan deteksi dan tindakan. Data hasil penelitian ini didapatkan melalui observasi secara langsung. Hasil peneitian menunjukkan Prototype Smart Sistem penyiraman dan pemupukan tanaman secara otomatis dengan sistem monitoring berbasis IoT berjalan dengan baik dan diharapkan dapat meringankan beban petani dan pekebun dalam menyiram dan memupuk tanaman dengan tetap menjaga serta meningkatkan kualitas dan hasil produksi tanaman. Kata Kunci : Monitoring, NodeMCU ESP 32, Internet Of Things, Capasitive Soil Moisture, Sensor pH Tanah
PENGEMBANGAN SISTEM MONITORING DAN PENGENDALI KEBOCORAN GAS BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR GAS MQ DAN SENSOR API JUSRIL, JUSRIL; NASRUDDIN, NASRUDDIN; RIDWANG, RIDWANG; ADRIANI, ADRIANI
VERTEX ELEKTRO Vol. 17 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v17i1.16406

Abstract

Penelitian ini bertujuan sistem pemantauan dan pengendalian kebocoran gas berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor gas MQ dan sensor api. Sistem ini mampu mendeteksi kebocoran gas dan kebakaran secara otomatis, serta memberikan peringatan dini melalui aplikasi Blynk. Selain itu, sistem secara otomatis menutup katup gas dan mengaktifkan pompa air mini untuk knalpot api jika kebakaran terdeteksi. Komponen alat utama ini terdiri dari sensor gas MQ, sensor api, mikrokontroler NodeMCU, motor servo, pompa air mini, dan aplikasi Blynk. Sensor gas MQ mendeteksi kadar gas LPG dan metana, sementara sensor api mendeteksi keberadaan api. Saat kadar gas melebihi ambang batas atau api terdeteksi, notifikasi dikirim ke pengguna melalui aplikasi Blynk, katup gas ditutup, dan pompa air mini diaktifkan untuk menyalurkan api. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini berfungsi dengan baik dalam mendeteksi kebocoran gas dan api, serta memberikan respon yang cepat dan akurat. Alat ini dapat meningkatkan keamanan di rumah tangga dan industri kecil, serta memberikan perlindungan dari risiko kebakaran dan kebocoran gas. Implementasi IoT memungkinkan pemantauan dan pengendalian jarak jauh secara real-time.Kata Kunci: kebocoran gas, kebakaran , Internet Of Things , Blynk, sensor gas MQ, Sensor api.               
RANCANG BANGUN PROTOTIPE SMART PANEL SURYA BERBASIS IOT DENGAN FITUR AUTO-PARK DAN SOLAR SHIELD MENGGUNAKAN NODEMCU muh, fausan; Ridwang, Ridwang; Adriani, Adriani; D, Nurmin
VERTEX ELEKTRO Vol. 18 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/81btyj75

Abstract

Energi menjadi salah satu elemen penting yang dibutuhkan dalam berbagi aspek kehidupan masyarakat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Pemanfaatan panel surya sebagai sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) telah menjadi solusi ramah lingkungan dalam menghadapi krisis energi dan perubahan iklim. Namun, dalam implementasinya, kinerja panel surya sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, seperti intensitas cahaya matahari, suhu, dan keberadaan partikel atau air hujan yang dapat mengganggu penyerapan energi. Tujuan dari penelitian ini untuk merancang smart panel surya berbasis iot dengan fitur Auto-Park dan Solar Shield menggunakan nodemcu. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode eksperimen dengan disertai observasi langsung terhadap kinerja perangkat prototipe yang telah dirancang. Sistem smart panel surya yang dikembangkan dalam penelitian ini terbukti mampu berfungsi sesuai dengan tujuan, yaitu melakukan pelacakan matahari, proteksi otomatis saat hujan, serta pemantauan energi berbasis IoT. Integrasi perangkat keras seperti sensor, servo telah berjalan dengan baik sehingga mendukung peningkatan efisiensi penyerapan daya. Hasil pengujian juga menunjukkan kemudahan dalam monitoring energi melalui koneksi IoT yang real-time. Meski demikian, terdapat beberapa keterbatasan, seperti potensi keausan servo akibat penggunaan jangka panjang, tingkat akurasi sensor hujan yang masih perlu ditingkatkan, serta keterbatasan pada efisiensi inverter. Secara keseluruhan, sistem ini dinilai efektif, aman, dan praktis, dengan peluang besar untuk dikembangkan lebih lanjut melalui peningkatan kualitas komponen, penambahan fitur presisi, serta pengujian jangka panjang guna menjamin keandalan dan ketahanannya.