Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Relationship Pattern among Scientific Literacy, Thematic, and Scientific Materials in Online Learning Sufiyanto, Mohammad Imam; Jamilah, Jamilah; Hikmawati, Nisrina
Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 13, No 2 (2021): Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mad.v13i2.12020

Abstract

The purpose of this study is to determine the relationship among scientific, thematic learning materials, and scientific literacy integrated in online learning carried out in three different primary schools, namely MI Al-Ikhlas, Luqman Al-Hakim Integral Elementary School, and at Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Sumenep in Sumenep Regency. Learning science  is with a scientific approach in primary school can be meant as student's mastery of knowledge about scientific, thematic, and scientific literacy, which is learned from facts, principles, and the discovery process during online learning. However, the science material given must be adapteded to the age and characteristics of the students concerned, meaning that science material is given to students and adjusted to the grade level, so that mastery of science can be beneficial both for the students and for the natural environment preservation  around them. The method used in this research is descriptive qualitative research with a survey approach. The research population was 60 teachers and 280 students from three different schools, while the sample of this study consisted of 30 teachers and 150 students from whom the samples were taken using probability sampling. The data collection techniques in this study were in the forms of questionnaires and interview techniques for the teachers and students to complete the data. The research results showed that in the aspect of scientific literacy, namely explaining problems scientifically was 29.5%, interpreting data scientifically was 19%, communicating data scientifically was 40%, planning scientific investigations was 29.5%, carrying out scientific investigations was 33 %, and evaluated scientific investigations was 19%. These data indicate that there are still problems in the application of scientific, thematic, and scientific literacy during the pandemic period for students and thus, requires follow-up for solution
Edukasi Pendidikan Anak Di Era Digital Kepada Masyarakat Desa Juruan Daya Kabupaten Sumenep Hikmawati, Nisrina; Syaiful, Ach; Dewi, Hari Utami
Open Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Open Community Service Journal
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ocsj.v3i1.65

Abstract

Teknologi digital yang berkembang pesat sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak, sehingga dibutuhkan teknik parenting yang sesuai. Desa Juruan Daya Kecamatan Batuputih Kabupaten Sumenep adalah salah satu desa yang mengalami perkembangan penggunaan teknologi digital secara pesat dalam 5 tahun terakhir, namun masyarakat merasakan berbagai dampak negatif khususnya dalam tumbuh kembang anak. Anak menjadi lebih mudah membangkang, malas belajar dan perilaku yang tidak sesuai usianya. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang perkembangan literasi digital saat ini dan memberikan edukasi mengenai pendidikan anak di era digital kepada masyarakat Desa Juruan Daya. Metode pengabdian yang dilakukan adalah Pendampingan yang terdiri dari tiga tahap yaitu, koordinasi, sosialisasi dan edukasi. Hasil dari kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa 75% peserta memahami perkembangan literasi digital, 90% peserta paham tentang perkembangan anak dan 65% peserta paham teori digital parenting, selain itu sebagian besar peserta menunjukkan keterlibatan yang baik dalam indikator fokus dan perhatian pada saat materi diberikan, aktif bertanya saat sesi diskusi, dan bersedia memberikan tanggapan dan pendapat saat seminar berlangsung. Upaya untuk meningkatkan efektivitas kegiatan edukasi, dapat dilakukan langkah-langkah untuk mendorong peserta yang kurang aktif bertanya atau memberikan tanggapan agar lebih terlibat dalam interaksi dan diskusi.
PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA : (ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SD) Sofiah, Hindana; Hikmawati, Nisrina
Abuya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 2 (2023): Abuya: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/abuyaVol1iss2Y2023354

Abstract

Implementasi kurikulum merdeka mengarahkan guru untuk menerapkan pembelajaran berdiferensiasi. Pendekatan ini dianggap mampu memenuhi kebutuhan belajar siswa sesuai gaya belajar mereka masing-masing, sehingga dapat memperbaiki kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, sebagai suatu analisis implementasi kurikulum merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Proses ini melibatkan pengamatan terhadap penerapan pembelajaran berdiferensiasi menggunakan angket observasi sikap siswa selama pembelajaran dan dokumentasi hasil penilaian. Implementasi pembelajaran berdiferensiasi di kelas IV SDN Batuan 1 Sumenep meliputi diferensiasi konten, proses dan produk. Hasil penelitian menunjukkan perubahan positif yang signifikan. Siswa-siswa menunjukkan peningkatan antusiasme dalam mengikuti pelajaran, dan hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai secara keseluruhan. Pembelajaran berdiferensiasi telah membantu menciptakan lingkungan kelas yang inklusif dan menarik serta memberikan kesempatan bagi setiap siswa untuk berkembang sesuai dengan potensinya.
Manajemen Kelas dengan Pendekatan Saintifik dan Motivasi Belajar Siswa SD Farida, Nurul; Arifin, Siful; Hikmawati, Nisrina
Abuya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 1 (2024): Abuya: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/abuyaVol2iss1Y2024491

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada rendahnya motivasi belajar siswa di kelas, yang ditunjukkan oleh beberapa indikator seperti kedisiplinan, partisipasi aktif, antusiasme, konsentrasi, dan keinginan berprestasi. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menerapkan manajemen kelas melalui pendekatan saintifik. Metode yang digunakan melibatkan dua siklus yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada Siklus 1, strategi pembelajaran yang digunakan menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa, meskipun belum mencapai hasil yang maksimal. Oleh karena itu, pada Siklus 2 dilakukan beberapa perbaikan seperti penyesuaian strategi pembelajaran, penggunaan media yang lebih variatif, serta pemberian penguatan positif kepada siswa yang aktif berpartisipasi. Hasil dari Siklus 2 menunjukkan bahwa lebih dari 80% siswa memiliki motivasi belajar yang baik, yang berarti target penelitian tercapai. Dampak dari penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen kelas dengan pendekatan saintifik dapat secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi perluasan sampel, studi longitudinal untuk menilai keberlanjutan dampak, serta eksplorasi interaksi pendekatan saintifik dengan faktor eksternal lainnya, seperti dukungan keluarga dan teknologi.
Timeline of Curriculum Policy in Indonesia Hikmawati, Nisrina; Hosnan, Hosnan
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan) Vol. 6 No. 1 (2022): Idarah: Jurnal Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3688.368 KB) | DOI: 10.47766/idarah.v6i1.524

Abstract

Purpose of the study: To form the curriculum policy timeline in Indonesia that is essential in understanding and analyzing education development in Indonesia. Methodology: This study uses the library research method, taking from various sources, textbooks, and other scientific papers. Main Findings: The Indonesian curriculum policy has undergone 13 changes, summarized in 4 periods, namely 1) the independence period and the old order, 2) the new order period, 3) the reform period, and 4) the covid-19 pandemic period. Novelty/Originality of this study: So that interested parties in education can have a foothold to develop, evaluate and forecast the curriculum. In addition, Education implementers can have an open paradigm in developing curricula so that the curriculum does have to change. As the faster human civilization develops, the educational curriculum will often change.