Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Relationship Pattern among Scientific Literacy, Thematic, and Scientific Materials in Online Learning Sufiyanto, Mohammad Imam; Jamilah, Jamilah; Hikmawati, Nisrina
Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 13, No 2 (2021): Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mad.v13i2.12020

Abstract

The purpose of this study is to determine the relationship among scientific, thematic learning materials, and scientific literacy integrated in online learning carried out in three different primary schools, namely MI Al-Ikhlas, Luqman Al-Hakim Integral Elementary School, and at Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Sumenep in Sumenep Regency. Learning science  is with a scientific approach in primary school can be meant as student's mastery of knowledge about scientific, thematic, and scientific literacy, which is learned from facts, principles, and the discovery process during online learning. However, the science material given must be adapteded to the age and characteristics of the students concerned, meaning that science material is given to students and adjusted to the grade level, so that mastery of science can be beneficial both for the students and for the natural environment preservation  around them. The method used in this research is descriptive qualitative research with a survey approach. The research population was 60 teachers and 280 students from three different schools, while the sample of this study consisted of 30 teachers and 150 students from whom the samples were taken using probability sampling. The data collection techniques in this study were in the forms of questionnaires and interview techniques for the teachers and students to complete the data. The research results showed that in the aspect of scientific literacy, namely explaining problems scientifically was 29.5%, interpreting data scientifically was 19%, communicating data scientifically was 40%, planning scientific investigations was 29.5%, carrying out scientific investigations was 33 %, and evaluated scientific investigations was 19%. These data indicate that there are still problems in the application of scientific, thematic, and scientific literacy during the pandemic period for students and thus, requires follow-up for solution
Penerapan IPTEK Kelompok PKK Desa Dangdeur Melalui Pengembangan Produk Sabun Padat Berbasis Minyak Atsiri Serai Merah Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan di Era Pandemi Covid-19 Rahmawida Putri; Nisrina Hikmawati; Diana Sylvia
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v10i3.7789

Abstract

Background: Dangdeur village has abundant red lemongrass resources but is only used as kitchen materials by the community. Utilization of red lemongrass through the development of solid soap products aims to apply science and technology to the PKK group Dangdeur village in an effort to improve health during the Covid-19 pandemic. This is because red lemongrass contains alkaloids, tannins, flavonoids, and saponins that are beneficial as antibacterial. Method: This activity was attended by 25 PKK members on the first day and 30 PKK members on the second day with the stage of activities that began with counseling activities to improve public understanding in preventing the spread of the Covid-19 virus. Activities continued by processing red lemongrass into essential oils through a simple distillation process as an active ingredient in the development of solid soap products. And ended with the process of processing solid soap based on red lemongrass essential oil and the process of packaging soap to be interesting. The activity is closed by providing an evaluation of the process and the results of the service through the provision of questionnaires to partners. Results: People's understanding and skills in processing red lemongrass into essential oils, tools and materials and the process of making solid soap increased by 16.3%. Conclusion: The implementation of this community activity can help the community in utilizing herbal plants efficacious in the field of health as an effort to improve public health during the Covid-19 pandemic.
ANALISA KESIAPAN KOGNITIF SISWA SD/MI Nisrina Hikmawati
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 6 No. 1 (2018): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.806 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v6i1.15

Abstract

Perkembangan kognitif anak usia SD/MI menurut teori Piaget merupakan operasional konkret. Tahap ini merupakan tahap peralihan atau transisi dari pra-operasional menuju operasional formal. Idealnya siswa pada usia ini harus berada pada level operasional konkret awal-operasional konkret akhir-operasional formal awal. Rentang pendidikan pada masa ini cukup panjang (6 tahun) sehingga menjadi moment optimal untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan juga kemampuan yang lain. Penelitian ini bersifat library research yang bertujuan untuk memberikan konsep karakteristik perkembangan kognitif anak usia SD/MI, factor-faktor yang mempengaruhinya dan bagaimana cara mengukurnya. Hasilnya diperoleh konsep dan teori perkembangan kognitif anak yang paling banyak diadopsi oleh system pendidikan yaitu Teori Piaget dan sebagai revisi digunakan juga Teory Vygitsky serta muncul persepsi baru tentang teori pemrosesan informasi. Ketiganya dimodifikasi dan berusaha diterapkan dalam pendidikan era ini. Perkembangan kognitif dapat diukur dengan beberapa metode yaitu Tes Intelegensi (Tes IQ), NST (Nijmeegse Schoolbekwaamheid Test), dan Test of Piaget’s Logical Operation (TLO). Ketiga metode tes tersebut dapat di terapkan pada anak usia SD/MI dengan modifikasi untuk mengetahui bahwa siswa berada di level ideal.
KORELASI PEMIKIRAN ULAMA TERHADAP PEMIKIRAN MODERN DALAM ISLAM Nisrina Hikmawati
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 4 No. 2 (2016): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.383 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v4i2.74

Abstract

Persoalan theologis sejak masa awal peradaban umat manusia tak pernah ada titik temu. Satu kelompok dengan kelompok lainnya memiliki pemikiran dengan rumpun konsep yang beraneka. Keanekaragaman pemikiran itu terus berlanjut hingga paruh abad berikutnya. Yaitu, sejak manusia terus mengalami proses kemajuan. Baik kemajuan dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan relasi-relasi sosial lainnya. Semua pemikiran dengan rumpun konsep yang berbedasatu sama lain adalah warna warni kehidupan. Dan semua itu hal yang wajar dan menjadi hukum alam yang menuntut untuk disikapi dengan arif dan bijaksana. Sikap ini pada prinsipnya akan membentuk miniatur pemikiran yang ada pada setiap generasi akan berbeda-beda. Sehingga, mencoba menelaah pemiiran dari satu dekade terhadap dekade selanjutnya akan membuka ruang lebih dinamis dan harmonis. Pemiiran yang berbeda akan menemukan titik temu dari sisi kesamaan prinsip, teori dan tujuan yang hendak dicapai oleh buah pemikiran tersebut. Termasuk titik temu antara pemikiran para ulama terdahulu dengan pemikir modern.
Model Pembelajaran Kurikulum 2013 Dalam Materi Ipa Kelas 6 Mi Miftahun Najah Desa Tenonan Kecamatan Manding Nisrina Hikmawati
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 (2020): Pendidikan dan Kesilaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.874 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v8i1.129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran  yang digunakan di kelas 6 MI Miftahun Najah Desa Tenonan Kecamatan Manding yang telah menerapkan kurikulum 2013. Metode Penelitian dilakukan dengan melakukan Direct Observation saat pembelajaran dan wawancara dengan guru untuk mendapatkan data lebih mendalam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mendeskripsikan tahap-tahap pelaksanaan model pembelajaran oleh guru di kelas, kemudian dianalisa kesesuaiannya dengan tuntutan pembelajaran dalam kurikulum 2013 yang ditetapkan pemerintah. Hasilnya yaitu, guru menggunakan  model pembelajaran Kooperatif (Cooperatif Learning) di kelas 6 MI Miftahun Najah. Dalam prosesnya terlaksana dengan baik berdasarkan indikator-indikator yang dirumuskan oleh peneliti. Indikator tersebut diturunkan dari karakteristik pembelajaran Kooperatif (Cooperatif Learning), dan secara umum proses pembelajaran di kelas telah sesuai dengan yang diharapkan dalam kurikulum 2013.
Mind Mapping Dalam Pembelajaran IPA Sekolah Dasar: (Studi Meta-Sintesis) Nisrina Hikmawati
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 02 (2020): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.634 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v8i02.153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mind mapping berperan dalam proses pembelajaran. Secara teori mind mapping dikatakan sebagai cara paling efektif dan menarik dalam meningkatkan kemampuan otak dalam memproses dan menyimpan informasi dalam otak. Sehingga dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan studi meta sintesis sebagai metode Systematic Review kualitatif. Pendekatan kualitatif dalam systematic review digunakan untuk mensintesis (merangkum) hasil-hasil penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif. Metode mensintesis (merangkum) hasil-hasil penelitian kualitatif ini disebut dengan ―meta-sintesis‖. Hasil studi ini menunjukkan bahwa penerapan mind mapping dikelas rendah, lebih efektif sebagai media pembelajaran, sedangkan untuk kelas tinggi dapat digunakan sebagai media maupun metode pembelajaran. mind mapping dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran, karena menstimulasi keaktifan guru dan siswa, serta meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA.
Dampak Desa Wisata pada Kehidupan Masyarakat Arum Putri Rahayu; Sri Budyartati; Andi Harpeni Dewantara; Tri Rohani; Nisrina Hikmawati
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v4i1.118

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dampak perkembangan wisata Srambang Park dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini menggunakan data kualitatif. Data diperoleh melalui metode observasi, wawancara, dan studi pustaka. Tokoh masyarakat yang dipergunakan sebagai informan ditentukan dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan dalam rentang bulan November-Desember 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisata Srambang Park memiliki kekuatan dalam pengembangan kegiatan pariwisata, seperti: daya tarik wisata alam, budaya, lokasi yang strategis dengan akses yang mudah untuk dijangkau. Kelemahan yang dimiliki yaitu: minimnya kemampuan sumber daya manusia lokal dalam berkomunikasi bahasa asing, tenaga kerja lokal belum menguasai potensi pariwisata secara komprehensif, serta minimnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Peluangnya yaitu: adanya dukungan pelaku pariwisata, kunjungan wisatawan yang cenderung kembali ke alam, dan merupakan jalan pintas menuju Sarangan dan Candi Ceto. Tantangan yang perlu diantisipasi yaitu: terjadi persaingan antar desa wisata sejenis, dan pencemaran lingkungan. Untuk itu pemerintah diharapkan lebih berkontribusi dalam memberikan pendidikan dan pelatihan kepada masyarakat lokal. Masyarakat diharapkan lebih bersungguh-sungguh dalam menyiapkan diri guna mampu bersaing secara kompetitif dengan obyek wisata serupa
Edukasi Pendidikan Anak Di Era Digital Kepada Masyarakat Desa Juruan Daya Kabupaten Sumenep Hikmawati, Nisrina; Syaiful, Ach; Dewi, Hari Utami
Open Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Open Community Service Journal
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ocsj.v3i1.65

Abstract

Teknologi digital yang berkembang pesat sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak, sehingga dibutuhkan teknik parenting yang sesuai. Desa Juruan Daya Kecamatan Batuputih Kabupaten Sumenep adalah salah satu desa yang mengalami perkembangan penggunaan teknologi digital secara pesat dalam 5 tahun terakhir, namun masyarakat merasakan berbagai dampak negatif khususnya dalam tumbuh kembang anak. Anak menjadi lebih mudah membangkang, malas belajar dan perilaku yang tidak sesuai usianya. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang perkembangan literasi digital saat ini dan memberikan edukasi mengenai pendidikan anak di era digital kepada masyarakat Desa Juruan Daya. Metode pengabdian yang dilakukan adalah Pendampingan yang terdiri dari tiga tahap yaitu, koordinasi, sosialisasi dan edukasi. Hasil dari kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa 75% peserta memahami perkembangan literasi digital, 90% peserta paham tentang perkembangan anak dan 65% peserta paham teori digital parenting, selain itu sebagian besar peserta menunjukkan keterlibatan yang baik dalam indikator fokus dan perhatian pada saat materi diberikan, aktif bertanya saat sesi diskusi, dan bersedia memberikan tanggapan dan pendapat saat seminar berlangsung. Upaya untuk meningkatkan efektivitas kegiatan edukasi, dapat dilakukan langkah-langkah untuk mendorong peserta yang kurang aktif bertanya atau memberikan tanggapan agar lebih terlibat dalam interaksi dan diskusi.
PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA : (ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SD) Sofiah, Hindana; Hikmawati, Nisrina
Abuya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 2 (2023): Abuya: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/abuyaVol1iss2Y2023354

Abstract

Implementasi kurikulum merdeka mengarahkan guru untuk menerapkan pembelajaran berdiferensiasi. Pendekatan ini dianggap mampu memenuhi kebutuhan belajar siswa sesuai gaya belajar mereka masing-masing, sehingga dapat memperbaiki kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, sebagai suatu analisis implementasi kurikulum merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Proses ini melibatkan pengamatan terhadap penerapan pembelajaran berdiferensiasi menggunakan angket observasi sikap siswa selama pembelajaran dan dokumentasi hasil penilaian. Implementasi pembelajaran berdiferensiasi di kelas IV SDN Batuan 1 Sumenep meliputi diferensiasi konten, proses dan produk. Hasil penelitian menunjukkan perubahan positif yang signifikan. Siswa-siswa menunjukkan peningkatan antusiasme dalam mengikuti pelajaran, dan hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai secara keseluruhan. Pembelajaran berdiferensiasi telah membantu menciptakan lingkungan kelas yang inklusif dan menarik serta memberikan kesempatan bagi setiap siswa untuk berkembang sesuai dengan potensinya.
Manajemen Kelas dengan Pendekatan Saintifik dan Motivasi Belajar Siswa SD Farida, Nurul; Arifin, Siful; Hikmawati, Nisrina
Abuya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 1 (2024): Abuya: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/abuyaVol2iss1Y2024491

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada rendahnya motivasi belajar siswa di kelas, yang ditunjukkan oleh beberapa indikator seperti kedisiplinan, partisipasi aktif, antusiasme, konsentrasi, dan keinginan berprestasi. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menerapkan manajemen kelas melalui pendekatan saintifik. Metode yang digunakan melibatkan dua siklus yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada Siklus 1, strategi pembelajaran yang digunakan menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa, meskipun belum mencapai hasil yang maksimal. Oleh karena itu, pada Siklus 2 dilakukan beberapa perbaikan seperti penyesuaian strategi pembelajaran, penggunaan media yang lebih variatif, serta pemberian penguatan positif kepada siswa yang aktif berpartisipasi. Hasil dari Siklus 2 menunjukkan bahwa lebih dari 80% siswa memiliki motivasi belajar yang baik, yang berarti target penelitian tercapai. Dampak dari penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen kelas dengan pendekatan saintifik dapat secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi perluasan sampel, studi longitudinal untuk menilai keberlanjutan dampak, serta eksplorasi interaksi pendekatan saintifik dengan faktor eksternal lainnya, seperti dukungan keluarga dan teknologi.