Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Dampak Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Pemahaman Hak dan Kewajiban Warga Negara bagi Siswa Ali Iskandar Zulkarnain; Arya Fadly Ramadhan Indarto; Muhammad Alief Raihan Ramadhan; Rizki Alfajri Firdaus
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.173

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman siswa mengenai hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana PKn dapat meningkatkan kesadaran siswa terhadap peran mereka dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh dari studi literatur dan observasi terhadap praktik pembelajaran PKn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKn mampu menanamkan nilai-nilai demokrasi, toleransi, dan tanggung jawab sosial melalui metode pembelajaran aktif seperti diskusi, simulasi, dan proyek sosial. Namun, masih terdapat tantangan dalam pelaksanaannya, seperti kurikulum yang kurang kontekstual dan rendahnya partisipasi siswa. Kesimpulannya, PKn yang dilaksanakan secara interaktif dan kontekstual dapat memperkuat karakter siswa sebagai warga negara yang sadar, kritis, dan bertanggung jawab.
Implementasi Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membangun Kesadaran Berdemokrasi di Kalangan Siswa Ali Iskandar Zulkarnain; Roshim Ahmad Musyaffa; Nazila Rahmadana; Arina Kanzun Maraya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.182

Abstract

Kajian ini membahas tentang implementasi pendidikan kewarganegaraan untuk bisa membangun kesadaran demokrasi di kalangan siswa di seluruh Indonesia. Kajian ini menggunakan metode kajian literatur dari berbagai sumber ilmiah dengan rentang waktu 10 tahun yang lalu dengan menganalisis peran PKN sebagai instrumen penting untuk bisa menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada siswa sebagai generasi muda. Hasil dari kajian ini yaitu implementasi PKN memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan karakter demokrasi siswa melalui berbagai metode pembelajaran seperti kegiatan diskusi kelompok, pembelajaran aktif, simulasi pemilihan ketua, dan pengembangan keterampilan berpikir kritis. Dalam implementasinya memiliki beberapa faktor pendukung yaitu diantaranya kompetensi guru motivasi siswa, ketersediaan sarana prasarana dan program sekolah yang bisa mendukung adanya praktik demokrasi secara sederhana. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu adanya perbedaan karakter siswa, lingkungan keluarga, dan kurangnya perhatian orang tua. Selain dari faktor penghambat dan faktor pendukung, terdapat upaya yang bisa dilakukan untuk mengatasi hambatannya yaitu dengan menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman dengan metode partisipatif pemanfaatan digital dan keterlibatan siswa dalam suatu organisasi. Kajian ini memiliki kontribusi terhadap pengembangan model pembelajaran pkn yang lebih efektif dan membangun kesadaran demokrasi di kalangan siswa di Indonesia
Implementasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Madrasah Aliyah Kiki Melisa; Nur Lutfia; Aldo Saptura; Ali Iskandar Zulkarnain
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.195

Abstract

Studi ini menyelidiki bagaimana nilai-nilai moderasi beragama (wasathiyah) diterapkan dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Aliyah atau sekolah. Di tengah meningkatnya ekstremisme keagamaan dan intoleransi, moderasi beragama menjadi pendekatan penting untuk menanamkan nilai-nilai kerukunan, toleransi, dan pemahaman yang mendalam tentang keberagaman pada generasi muda. Studi ini mengevaluasi ide moderasi beragama dalam Islam, melihat kurikulum PAI dari sudut pandang moderasi, melihat bagaimana nilai moderasi terintegrasi dalam materi Aqidah, Fikih, Akhlak, dan sejarah Islam, dan menemukan kesulitan untuk menerapkannya. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif deskriptif untuk mempelajari literatur terkait moderasi beragama dan kurikulum PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai moderasi beragama dapat diintegrasikan dalam semua aspek pembelajaran PAI dengan menekankan sikap tawassuth (tengah-tengah), tawazun (seimbang), i'tidal (proporsional), tasamuh (toleran), musawah (kesetaraan), dan syura (musyawarah). Implementasi nilai-nilai ini menghadapi tantangan konseptual, struktural, kultural, dan kompetensi guru.
Menumbuhkan Empati Dan Toleransi Pada Anak Usia Dini Hanifah Nurul Azizah; Hesti Nova Arlinda; Ali Iskandar Zulkarnain; Sri Hidayati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan empati dan toleransi pada anak usia dini, dengan harapan anak-anak dapat menerapkan sikap empati dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur, di mana data dikumpulkan dari berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, artikel, dan laporan penelitian yang relevan. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi tema-tema kunci dan pola yang muncul dari literatur yang ditinjau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empati adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan perasaan orang lain, yang dapat dikembangkan melalui keteladanan orang tua dan lingkungan yang mendukung. Toleransi, di sisi lain, adalah sikap saling menghargai yang memungkinkan anak untuk menerima perbedaan. Penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai strategi dan pendekatan yang efektif dalam menumbuhkan empati dan toleransi, serta implikasi praktis untuk pengembangan program intervensi di masa depan. Dengan demikian, diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan karakter anak yang lebih baik, serta menciptakan generasi yang lebih empatik dan toleran.