Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini Annisha Erdaliameta; Rizka Khurotunisa; Nana Nana; Entoh Tohani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4029

Abstract

Sikap orang tua terhadap anak-anak mereka dan lingkungan emosional dimana perilaku tersebut ditampilkan membentuk gaya pola asuh orang tua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tau pengaruh pola asuh orang tua terhadap kecerdasan emosional anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian survey. Teknik pengambilan sample yang digunakan yaitu Simple random sampling  Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara angket skala likert yang disebar secara online. Data kemudian dianalisis menggunakan Teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga pola asuh authoritative, authoritarian, dan permissive secara simultan berpengaruh terhadap kecerdasan emosional anak. Dari ketiga pola asuh, Pola asuh authoritarive adalah pola asuh yang berpengaruh secara positif. Pola asuh orang tua mempengaruhi kecerdasan emosional anak sehingga penting bagi orang tua untuk menerapkan pola asuh yang dapat mendukung tumbuh kembang anak
Action Research: Optimizing Students' 4C Skills through Gamification-Based Interactive Digital Media Utami, Winda Sherly; Fitriana, Laila; Erdaliameta, Annisha
International Journal of Humanities, Education, and Social Sciences Vol 3 No 3 (2025): International Journal of Humanities, Education, and Social Sciences
Publisher : Darul Yasin Al Sys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ijhess.v3i3.7699

Abstract

This study aims to optimize university students’ mastery of 21st-century competencies—critical thinking, communication, collaboration, and creativity (4C)—through the implementation of gamification-based interactive digital media in the learning process. Employing classroom action research with the Kemmis and McTaggart spiral model, the study was conducted in two cycles involving 27 students from the Early Childhood Education Study Program. Data were collected through structured observation to objectively monitor the implementation and outcomes of the intervention, and analyzed both descriptively and quantitatively by comparing results across cycles. The findings indicate a significant improvement in students’ 4C skills, as evidenced by an increase in average scores from 62.38 in cycle 1 to 81.77 in cycle 2, and a rise in completion rates from 26.63% to 88.89%. These results demonstrate the effectiveness of gamification-based interactive digital media in enhancing students’ 4C competencies. The study concludes that this approach not only strengthens essential 21st-century skills but also contributes to pedagogical innovation through technology integration, offering a valuable reference for the development of active learning strategies in higher education.
Utilizing Waste Materials as Art Learning Media in Early Childhood Education Erdaliameta, Annisha; Fitriana, Laila; Utami, Winda Sherly
Asian Journal of Early Childhood and Elementary Education Vol 3 No 6 (2025): Asian Journal of Early Childhood and Elementary Education
Publisher : Darul Yasin Al Sys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ajecee.v3i6.8052

Abstract

This study examines the use of diverse media and gaming technologies to provide tangible learning experiences in early childhood education, focusing specifically on learning media made from residual waste. The use of residual waste as a learning medium is grounded in its accessibility in children’s everyday environments and its potential to teach recycling and waste reduction. Adopting a qualitative research method with a descriptive approach, this study aims to describe the use of residual waste as a medium for early childhood art learning. The research was conducted at TK Negeri 6 Yogyakarta with 15 participants comprising the principal, teachers, and group B2 children. Data were collected through observation, documentation, and interviews, and were analyzed using the Miles and Huberman model, which involves data reduction, data display, and conclusion drawing or verification. The findings show that the use of residual waste as a learning medium is organized into three stages: implementation, planning, and evaluation. The use of residual waste has proven to be effective in art learning for young children because, through such learning media, children are free to create according to their own creativity and imagination.
Pelatihan Desain E-Modul Pengelolaan Kelas untuk Mendorong Literasi Digital Mahasiswa Pendidkan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Erdaliameta, Annisha; Fitriana, Laila
Estungkara: Jurnal Pengabdian Pendidikan Sejarah Vol. 4 No. 2 (2025): Estungkaran: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pendidikan Sejarah FKIP Universitas JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity aimed to enhance the digital literacy and pedagogical skills of PG-PAUD students through a workshop on designing classroom management e-modules. The one-day workshop emphasized hands-on practice, including concept introduction, demonstration of digital design applications, guided e-module creation, and evaluation through observation and participant reflection. Results indicate that participants improved their ability to operate digital tools, design structured classroom management content, and produce e-modules suitable for early childhood education. Reflections show that the workshop provided meaningful learning experiences, increased confidence in using technology, and motivated students to pursue further training. Overall, the activity effectively strengthened students’ digital competencies and preparedness as future early childhood educators.  
Tantangan Implementasi Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Tematik Oleh Guru TK Pembina 1 Kota Jambi Alika Aditia Naj; Yosyfa Melcha Erwan; Ghesya Alya Sumbadri; Denisa Z Salsalina Br Ketaren; Winda Sherly Utami; Annisha Erdaliameta
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai tantangan yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan pendekatan deep learning pada pembelajaran tematik di TK Pembina 1 Kota Jambi, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan penerapannya, serta merumuskan solusi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan pembelajaran. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah dan guru yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memahami deep learning sebagai pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman mendalam, keterlibatan aktif anak, serta pengembangan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai hambatan, yaitu kurangnya keterampilan dan kesiapan guru dalam merancang pembelajaran yang mindful, meaningful, dan joyful; keterbatasan infrastruktur dan sarana pembelajaran; minimnya dana serta dukungan teknologi; dan kurangnya workshop maupun pelatihan profesional yang berkelanjutan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut meliputi peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan dan pendampingan, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, optimalisasi dukungan pendanaan, serta penguatan program pengembangan keprofesian berkelanjutan. Dengan demikian, implementasi pendekatan deep learning di PAUD diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak usia dini
Tantangan Implementasi Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Tematik Oleh Guru TK Pembina 1 Kota Jambi Alika Aditia Naj; Yosyfa Melcha Erwan; Ghesya Alya Sumbadri; Denisa Z Salsalina Br Ketaren; Winda Sherly Utami; Annisha Erdaliameta
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai tantangan yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan pendekatan deep learning pada pembelajaran tematik di TK Pembina 1 Kota Jambi, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan penerapannya, serta merumuskan solusi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan pembelajaran. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah dan guru yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memahami deep learning sebagai pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman mendalam, keterlibatan aktif anak, serta pengembangan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai hambatan, yaitu kurangnya keterampilan dan kesiapan guru dalam merancang pembelajaran yang mindful, meaningful, dan joyful; keterbatasan infrastruktur dan sarana pembelajaran; minimnya dana serta dukungan teknologi; dan kurangnya workshop maupun pelatihan profesional yang berkelanjutan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut meliputi peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan dan pendampingan, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, optimalisasi dukungan pendanaan, serta penguatan program pengembangan keprofesian berkelanjutan. Dengan demikian, implementasi pendekatan deep learning di PAUD diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak usia dini
Pengembangan Media Labirin Berbasis Digital Untuk Menstimulasi Kemampuan Visual Spasial Anak Usia 5-6 Tahun Faiza Nadhifa; Winda Sherly Utami; Annisha Erdaliameta
Jurnal Bina Ilmu Cendekia Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Bina Ilmu Cendekia
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/jbic.v7i1.1243

Abstract

This study was motivated by the low visual-spatial abilities of children, such as difficulties in recognizing directions, completing tasks independently, and understanding objects from different points of view. The purpose of this study was to determine the effect of digital maze media on the visual-spatial abilities of children aged 5–6 years at TK Mutiara Ibu Kota Jambi and to provide an innovative digital learning medium that supports the development of visual-spatial skills in early childhood. This study also contributes to the growing body of research on technology-based learning in early childhood education by providing empirical evidence regarding the effectiveness of digital maze media in enhancing children's visual-spatial abilities. This study used an experimental method with a One Group Pretest-Posttest Design. The sample consisted of 11 children in group B3 selected through purposive sampling. Data were collected using an observation sheet, while data analysis used normality tests, homogeneity tests, and paired sample t-tests. The results showed that t<sub>count</sub> > t<sub>table</sub> (37.183 > 2.228), indicating that H₀ was rejected and Hₐ was accepted. The effect size value was 9.64, which was categorized as a strong effect. Therefore, it can be concluded that digital maze media had a positive and significant effect on the visual-spatial abilities of children aged 5–6 years at TK Mutiara Ibu Kota Jambi.
Analisis Implementasi Pembelajaran Terpadu Berbasis Lingkungan Alam di TK AL-Munaseh Jambi Nur Azizah; Naicyia Cahya Liani. H; Adinda Ramadhani; Annisha Erdaliameta; Winda Sherly Utami
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v4i2.8932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran terpadu berbasis lingkungan alam di TK Al-Munaseh Jambi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pembelajaran yang kontekstual dan bermakna bagi anak usia dini melalui pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru dan peserta didik di TK Al-Munaseh Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran terpadu berbasis lingkungan alam telah diterapkan dengan baik melalui kegiatan eksplorasi, bermain, dan interaksi langsung dengan lingkungan. Guru berperan sebagai fasilitator dalam mengarahkan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan anak. Selain itu, pembelajaran ini mampu meningkatkan kreativitas, rasa ingin tahu, serta kepedulian anak terhadap lingkungan. Namun, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan sarana pendukung dan kondisi cuaca. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat agar pembelajaran tetap berjalan optimal.