Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas V Pada Pelajaran IPAS di SD GMIM KAYAWU : Penelitian Grace Ela Angelina Sihotang; Mersty E. Rindengan; Juliana M. Sumilat
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5692

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan kompetensi utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Namun, hasil observasi awal di kelas V SD GMIM Kayawu menunjukkan bahwa keterampilan tersebut masih tergolong rendah, terutama dalam aspek interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe nonequivalent control group design yang melibatkan kelas eksperimen (PjBL) dan kelas kontrol (STAD). Data dikumpulkan melalui lembar observasi keterampilan berpikir kritis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji prasyaratan normalitas dan homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan hipotesis menggunakan uji-t independen untuk menguji perbedaan antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD. Secara implementatif, PjBL mendorong keterlibatan aktif siswa melalui inkuiri, pemecahan masalah kontekstual, kolaborasi, refleksi, dan presentasi proyek. Dengan demikian, model PjBL direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran IPAS dalam pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar.
Implementasi Strategi Mengajar Kreatif oleh Guru Sekolah Dasar: Kajian Kualitatif Sillia Rima Liando; Harold R. Lumapow; Mersty E. Rindengan
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 1 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i1.6947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran kreatif di SD GMIM 27 Manado, termasuk faktor pendukung, penghambat, dan manfaatnya terhadap proses belajar siswa. Kebaruan studi terletak pada analisis holistik penerapan berbagai strategi kreatif sekaligus, berbeda dengan penelitian sebelumnya yang lebih terfokus pada metode tunggal. Penelitian ini mengisi kekurangan literatur yang minim kajian mengenai hambatan praktis dan dukungan institusional dalam pelaksanaan strategi kreatif. Metode kualitatif studi kasus digunakan melalui observasi kelas, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan strategi tersebut efektif meningkatkan partisipasi siswa, menciptakan suasana belajar menyenangkan, serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif. Kendala seperti keterbatasan waktu, sarana, dan kebutuhan pelatihan guru menegaskan pentingnya dukungan institusional dan pengembangan profesional untuk optimalisasi pembelajaran kreatif di sekolah dasar.
Penerapan Model Project Based Learning (PJBL) Sebagai Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan Narasi Siswa Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas III SD Negeri 1 Tataaran Wanda Natalin Saldrak; Mersty E. Rindengan; Widdy Rorimpandey
Jurnal Inovasi Pendidikan Dan Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : Arfah BHMS Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/eduvasi.v1i3.95

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Project Based Learning (PJBL) approach to improve the writing skills of third-grade students at SD Negeri 1 Tataaran. The research category used was Classroom Action Research, which was implemented in two rounds, each of which included the design phase, implementation of activities, observation, and reflection. The research respondents were 27 third-grade students at Tataaran 1 Public Elementary School. The information gathering strategies applied included observation and evaluation, while the information analysis strategy used was descriptive analysis. Based on the learning achievement percentage obtained in the first cycle of 69.30%, improvements were needed in the second cycle, which subsequently indicated progress and achieved the classical mastery standard. Therefore, it can be concluded that the implementation of the Project Based Learning (PJBL) approach is effective in improving the writing skills of third-grade students at SD Negeri 1 Tataaran.
PEMANFAATAN BOARD GAME DIGITAL DALAM PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS RENDAH Mersty E. Rindengan; Ridwain Stepi Buniahe; Susan Wanda Ticoalu; Trinny Meifira Kalalo; Aurike Aneke Novita Korua; Elfin Lahiang
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4422

Abstract

Pembelajaran kosakata merupakan fondasi penting dalam pemerolehan bahasa pada siswa sekolah dasar, khususnya pada kelas rendah yang berada pada tahap perkembangan literasi awal. Namun, hasil observasi di SD Inpres Tataaran 1 menunjukkan bahwa siswa kelas III masih mengalami kesulitan mengenali, memahami, dan menggunakan kosakata dalam kalimat sederhana akibat dominasi metode konvensional yang kurang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Indonesia melalui pemanfaatan board game digital Wordwall. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas siswa, angket/wawancara, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan penguasaan kosakata siswa dari pra-siklus, siklus I, hingga siklus II, disertai peningkatan aktivitas, motivasi, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Pada siklus II, lebih dari 75% siswa mencapai KKM, sehingga indikator keberhasilan terpenuhi. Respon siswa terhadap Wordwall sangat positif; mereka merasa pembelajaran lebih menyenangkan, interaktif, dan mudah dipahami. Dengan demikian, Wordwall terbukti efektif sebagai media pembelajaran kosakata Bahasa Indonesia bagi siswa sekolah dasar dan layak diintegrasikan secara lebih luas dalam pembelajaran.
PENERAPAN METODE IMAJINATIF DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS V SD N 2 TOMOHON Mersty E. Rindengan; Marsel Bonifasius Mamahit; Mariyanti T Mascarinhas; Jamalri Pajow; Falda Freiti Kapahang; Wiwin Herswinda Mamonto; Fera Lowai
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas V SD N 2 Tomohon melalui penerapan metode imajinatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi tes menulis puisi dan observasi aktivitas siswa, dengan instrumen berupa rubrik penilaian yang mencakup aspek tema, imaji, diksi, dan keutuhan puisi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis puisi siswa secara bertahap dari pra siklus hingga siklus II. Nilai rata-rata kelas meningkat dari 64,2 pada pra siklus menjadi 70,5 pada siklus I dan 82,3 pada siklus II, sedangkan persentase ketuntasan belajar meningkat dari 35% menjadi 85%. Selain itu, aktivitas dan kepercayaan diri siswa dalam menulis puisi juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, penerapan metode imajinatif terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa sekolah dasar dan dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran menulis kreatif.
Pengaruh Media Pembelajaran Augmented Reality Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Kelas V SD Di Kecamatan Mapanget Iryanti Sili; Mersty E. Rindengan; Widdy H.F. Rorimpandey
Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/literasi.v5i1.3546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Augmented Reality dan motivasi belajar terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V Sekolah Dasar di Kecamatan Mapanget. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia siswa serta masih terbatasnya penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi yang interaktif dan inovatif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain faktorial 2×2. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD di Kecamatan Mapanget tahun pelajaran 2025/2026. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan media pembelajaran Augmented Reality dan kelas kontrol yang menggunakan media pembelajaran konvensional, dengan jumlah masing-masing 20 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar, angket motivasi belajar, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji linearitas, regresi sederhana, dan regresi berganda menggunakan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) media pembelajaran Augmented Reality berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 dan kontribusi pengaruh sebesar 53,6%; (2) motivasi belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia dengan nilai signifikansi 0,035 < 0,05; dan (3) media pembelajaran Augmented Reality dan motivasi belajar secara simultan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan kontribusi pengaruh sebesar 57,5%. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran Augmented Reality mampu meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan hasil belajar siswa secara lebih optimal dibandingkan media pembelajaran konvensional. Oleh karena itu, media pembelajaran berbasis teknologi Augmented Reality direkomendasikan sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.