Suud
Universitas Mataram

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Kerja Sama Menak Sasak dengan Jajar Karang Desa Bonjeruk Supardi Supardi; Suud; Hairil Wadi
Journal of Social Education Sasambo Vol 3 No 02 (2025): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v3i2`.5365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan pola interaksi sosial kerja sama menak Sasak Desa Bonjeruk dengan jajar karang, 2) Mendeskripsikan faktor yang mendukung pola interaksi sosial kerja sama menak Sasak Desa Bonjeruk dengan jajar karang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Jenis data yang diambil dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Sumber data penelitian ini adalah subjek dan informan. Untuk mengumpulkan data penelitian ini digunakan teknik wawancara observasi dan dokemntasi sedangkan teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Pola interaksi sosial kerja sama antara masyarakat Menak dan masyarakat Jajar Karang yang ada di desa Bonjeruk adalah pola interaksi tradisional atau gotong royong yang bersifat asosiatif, 2)Faktor yang mendukung pola interaksi sosial kerja sama menak dengan jajar karang adalah faktor tradisional yang ditunjukan melalui interaksi sosial kerja sama hasil warisan adat istiadat generasi sebelumnya, faktor rasionalitas instrumental yang ditunjukan melalui hubungan yang saling menguntungkan dan faktor rasionalitas nilai yang ditunjukan melalui hubungan kerja sama yang masih bertahan karena masih terpeliharanya hubungan saling hormat menghormati satu sama lain.
Evaluasi Pembelajaran HOTS Pada Mata Pelajaran Sosiologi Melalui Penerapan Metode Pembelajaran Di SMAN 1 Terara novia misruniati; Hairil Wadi; Suud
Journal of Social Education Sasambo Vol 3 No 02 (2025): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v3i2`.5372

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui: (1) Proses pelaksanaan evaluasi pembelajaran HOTS pada mata pelajaran sosiologi melalui penerapan metode pembelajaran di SMAN 1 Terara; (2) Kendala pelaksanaan evaluasi pembelajaran HOTS pada mata pelajaran sosiologi melalui metode pembelajaran di SMAN 1 Terara; (3) Upaya guru dalam mengatasi kendala pelaksanaan evaluasi pembelajaran HOTS melalui metode pembelajaran di SMAN 1 Terara. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data dengan model Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Proses pelaksanaan evaluasi pembelajaran HOTS pada mata pelajaran sosiologi melalui 3 tahap yaitu, tahap perencanaan meliputi menentukan tujuan evaluasi pembelajaran, menyusun kisi-kisi, menulis soal, uji coba dan analisis soal, dan revisi soal. Tahap pelaksanaan dilihat dari penilaian ranah kognitif dan psikomotorik melalui penerapan metode PBL. Tahap hasil evaluasi dilihat dari hasil ujian siswa. (2) Kendala pelaksanaan evaluasi pembelajaran HOTS yaitu, kendala internal mencakup guru kesulitan dalam menentukan metode dan media yang sesuai untuk siswa, keterbatasan waktu dalam pembelajaran, dan kesulitan dalam menyusun soal bertaraf HOTS. Kendala eksternal yaitu tidak adanya pembaruan program. (3) Upaya dalam mengatasi kendala tersebut yaitu guru mengikuti pelatihan atau workshop yang diadakan di sekolah maupun di luar sekolah.
NILAI SOSIAL DAN NILAI RELIGIUS DALAM TRADISI ROAH MASYARAKAT SASAK DI PANCOR DENEQ DESA BATU KUMBUNG KECAMATAN LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT seli melati; Masyhuri; Suud
Journal of Social Education Sasambo Vol 2 No 01 (2024): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v2i01.5482

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) untuk mengetahui Proses dalam Tradisi Roah Masyarakat Sasak di Pancor Deneq Desa Batu Kumbung Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat, 2) Nilai Sosial dan Nilai Religius dalam Tradisi Roah Masyarakat Sasak Di Pancor Deneq Desa Batu Kumbung Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Lokasi penelitian ini di Desa Batu Kumbung Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Jenis data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder dengan sumber data berupa subjek penelitian dan informan penelitian. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan adanya proses tradisi roah terdiri atas 3 tahapan : Tahap sebelum pelaksanaan roah masyarakat menyiapkan dulang sesaji, bunga rampai dan air kuluh. Tahap prosesi roah terdapat rangkaian acara pembukaan, zikir dan doa, ceramah atau tausiah, pembukaan barang-barang peninggalan dan Tahap setelah pelaksanaan roah dirangkaikan dengan pembagian air kuluh, pemberian berkat/bingkisan kepada tamu undangan dan makan bersama (begibung). Sedangkan nilai sosial dan religius tersebut terdapat 4 nilai : nilai sosial toleransi, nilai sosial kerjasama, nilai karakter yang berhubungan dengan Tuhan dan nilai karakter yang berhubungan dengan sesama. ABSTRACTThe aims of this study were: 1) to find out the process of the Roah Tradition of the Sasak Community in Pancor Deneq, Batu Kumbung Village, Lingsar District, West Lombok Regency, 2) Social and Religious Values ​​in the Sasak Community Roah Tradition in Pancor Deneq, Batu Kumbung Village, Lingsar District, West Lombok Regency. This study uses a qualitative approach with ethnographic methods. The location of this research is in Batu Kumbung Village, Lingsar District, West Lombok Regency. The type of data in this study uses primary data and secondary data with data sources in the form of research subjects and research informants. Data collection techniques in this study are observation, interviews and documentation. Methods of data analysis, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study found that there was a traditional process of roah consisting of 3 stages: The stage before the implementation of roah, the community prepared offering trays, potpourri and kuluh water. The stage of the roah procession includes a series of opening events, remembrance and prayer, lectures or tausiah, opening of relics and the stage after the implementation of the roah is coupled with the distribution of water kuluh, giving blessings/gifts to invited guests and eating together (begibung). Meanwhile, there are 4 social and religious values: social values ​​of tolerance, social values ​​of cooperation, character values ​​related to God and character values ​​related to others.
RELASI GENDER DALAM PELAKSANAAN HAK REPRODUKSI PEREMPUAN PADA KELUARGA BANGSAWAN DI DESA PUYUNG KECAMATAN JONGGAT LOMBOK TENGAH arif rahman hakim; Hamidsyukrie; Suud
Journal of Social Education Sasambo Vol 2 No 01 (2024): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v2i01.5514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui relasi gender dalam keluarga bangsawan. 2) Mengetahui hak reproduksi perempuan pada keluarga bangsawan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Jenis data yang diambil dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Sumber data dalam penelitian ini adalah subjek dan informan. Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa relasi antar laki-laki dan perempuan dalam keluarga bangsawan tidak bisa dikatakan sejajar. Hal tesebut terjadi karena posisi laki-laki lebih tinggi dari perempuan. Segala pengambilan keputusan akan ditentukan oleh laki-laki dengan segala pertimbangannya. Perempuan hanya boleh memberikan pendapat dan saran tanpa diizinkan untuk menentukan keputusan sendiri. Hak reproduksi pada perempuan dalam keluarga bangsawan dikesampingkan oleh kekuasaan kaum laki-laki, seperti halnya hak untuk menentukan keputusan sendiri, hak untuk memiliki anak, hak untuk menentukan jeda waktu kapan memiliki anak, maupun hak untuk mendapatkan informasi terkait kesehatan organ reproduksinya.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PERUBAHAN POLA INTERAKSI MASYARAKAT DESA AIKMEL,KECAMATAN AIKMEL, KABUPATEN LOMBOK TIMUR panji ono; Syafruddin; Suud
Journal of Social Education Sasambo Vol 2 No 01 (2024): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v2i01.6453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan pola interaksi sosial Masyarakat pada masa Pandemi Covid-19 dan dampak pandemi Covid-19 terhadap perubahan pola interaksi sosial Masyarakat di Desa Aikmel Kecamatan Aikmel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah, wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menemukan: 1). Perubahan pola interaksi Masyarakat pada masa pandemi Covid-19 yaitu: a) Sebelum pandemi Gotongroyong dalam acara begawe tetap dilaksanakan, sedangkan pada masa pandemi kegiatan gotongroyong dalam acara begawe ditiadakan, b) Bergaining, sebelum pandemi  Masyarakat pergi kepasar dan warung, sedangkan pada masa pandemi  Masyarakat  menelepon pemilik warung terdekat untuk berbelanja, c) Kooptasi, sebelum pandemi perangkat desa berkerja di kantor kepala Desa, sedangkan pada masa pandemi perangkat desa menerapkan aturan bekrja dari rumah. 2) Dampak pandemi Covid-19 terhadap perubahan pola interaksi sosial Masyarakat yaitu: a) Perubahan Struktural dalam peran ditandai dengan Suami membantu mengerjakan pekerjaan isteri, b) Perubahan Fungsi ditandai dengan Proses pembelajaran dilaksanakan secara online, c). Perubahan Kultural dalam Material ditandai dengan Masyarakat menjadi lebih sering berinteraksi menggunakan Hp d). Perubahan Imaterial ditandai dengan masyarakat lebih banyak menghabiskan waktu di rumah daripada berinteraksi.
IMPLEMENTASI PBL KOLABORASI TSTS UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI DAN PEMECAHAN MASALAH SOSIOLOGI SISWA KELAS X IPS 3 SMAN 1 MONTONG GADING lalu yudistira 31 destiawan 31; Suud; Imam Malik; Jepri Utomo
Journal of Social Education Sasambo Vol 3 No 03 (2025): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v3i03.9702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi model pembelajaran PBL kolaborasi TSTS untuk meningkatkan  kemampuan pemecahan masalah dan partisipasi siswa pada mata pelajaran sosiologi di kelas X IPS 3 SMAN 1 Montong Gading. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu, perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan implementasi model pembelajaran PBL kolaborasi TSTS dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan partisipasi siswa dengan persentase kemampuan pemecahan masalah siswa pada siklus I sebesar 76,09%, kemudian meningkat menjadi 84,72% pada siklus II dan berada dalam kategori baik. Persentase partisipasi siswa pada siklus I sebesar  76,07% dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 83,03% dan sudah berada dalam kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa  implementasi model pembelajaran PBL kolaborasi TSTS dapat meningkatkan  kemampuan pemecahan masalah dan partisipasi siswa pada mata pelajaran sosiologi di kelas X IPS 3 SMAN 1 Montong Gading.