Jepri Utomo
Universitas Mataram

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGUATAN PEMBELAJARAN INTERAKTIF MELALUI WORKSHOP IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI PADA GURU SMA NEGERI 2 NARMADA Dinda Juliana Novita; Rosa Yuniarti; Jepri Utomo
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.11856

Abstract

This study explores the implementation of technology-based learning media as an innovative approach in the educational process at SMA 2 Narmada. Following the Kampus Merdeka initiative launched by the Minister of Education and Culture, the study identifies challenges faced by teachers in integrating digital technology into their teaching practices. A one-day workshop was conducted to enhance teachers' knowledge and skills in utilizing various educational tools and platforms. The workshop aimed to create a more engaging learning environment, ultimately improving student motivation and academic performance. Results indicate that increased confidence in using technology among educators leads to more interactive and effective teaching methods.
SOCIOTECH LEARNING ECOSYSTEM: STRENGTHENING STUDENTS' SOCIO-ECONOMIC RESILIENCE THROUGH COMMUNITY-BASED DIGITAL PLATFORM INNOVATION IN TOLITOLI Ikbal; Nur Inayati Saiful; Jepri Utomo; Inayatul Mutmainnah
SocioEdu: Sociological Education Vol. 6 No. 2 (2025): Sociological Education
Publisher : Sociology Education, Teaching Training and Education Faculty, Muhammadiyah University of Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59098/socioedu.v6i2.2613

Abstract

The socio-economic resilience of students in 3T regions such as Tolitoli Regency still faces significant challenges, particularly in utilizing technology as a learning tool. This study aims to develop a Sociotech Learning Ecosystem, a community-based digital learning platform designed to strengthen students' learning skills, digital literacy, and socio-economic support. The method used is a combination of the Borg and Gall Research and Development (R&D) model modified with a Community-Based Participatory Research (CBPR) approach. The research subjects include junior high school/high school students, teachers, school principals, parents/guardians, and community partners in Tolitoli Regency. Data was collected through participatory observation, in-depth interviews, and Focus Group Discussions (FGDs), then analyzed thematically. The research findings indicate that despite the availability of digital devices and internet access, challenges such as unstable connections, low digital literacy, and limited community engagement remain major issues. The developed model successfully integrates technology, contextual learning content, and active community involvement, thereby creating an adaptive and inclusive learning ecosystem. In conclusion, the Sociotech Learning Ecosystem offers a holistic solution that can be replicated in other regions facing similar challenges, while also supporting the equitable distribution of national education quality.
TEACHING MATERIALS IN SOCIOLOGY LEARNING FROM VARIOUS VARIABLES IN HIGH SCHOOL Mila Noviana; Jepri Utomo
SocioEdu: Sociological Education Vol. 6 No. 2 (2025): Sociological Education
Publisher : Sociology Education, Teaching Training and Education Faculty, Muhammadiyah University of Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59098/socioedu.v6i2.2616

Abstract

This study aims to determine the presentation of Sociology teaching materials during the Covid-19 pandemic seen from various variables (gender, class, age, school location, and school status) in high school. The research uses a survey type quantitative approach. The population in this study were all high school students in Central Lombok district. The sampling technique was accidental sampling with a sample of 450. The data on the presentation of learning materials was collected with the help of google forms which had met the research requirements. All data were analyzed quantitatively using comparative analysis, namely non-parametric statistics, did not meet the analysis requirements. The results showed that the presentation of teaching materials tended to be contextual as seen in the indicators of facts, concepts, principles, and procedures during the Covid-19 pandemic, and there were differences in perceptions regarding the presentation of teaching materials from the variables of school location and school status while the variables of gender, age, and There are no differences in the class presentation of teaching materials during the Covid-19 pandemic. Therefore, the presentation of teaching materials during the Covid-19 pandemic should consider geographical characteristics (gender, age, class, school location, school status) in instructional design interventions.
Ketersediaan dan Keterjangkauan Sekolah Menengah Bagi Masyarakat Lokal di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Masyhuri Masyhuri; Suud Suud; Muhammad Ilyas; Jepri Utomo; Mila Noviana; Zilly Arsyika Masyhuri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.2457

Abstract

Penelitian ini mengkaji aksesibilitas fisik sekolah menengah (SMP, SMA/MA, SMK) bagi masyarakat lokal di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika fokus studi: Desa Kute, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Tujuan penelitian adalah (1) memetakan ketersediaan fasilitas pendidikan menengah di wilayah studi, (2) mengukur aksesibilitas fisik (jarak tempuh, waktu tempuh, sarana transportasi, kondisi jalan, dan hambatan infrastruktur), dan (3) mengidentifikasi kelompok penduduk yang mengalami kesulitan akses. Metode yang dipakai adalah survei lapangan, wawancara semi terstruktur dengan pemangku kepentingan, observasi fasilitas, dan analisis spasial sederhana (buffer radius 5–10 km). Hasil menunjukkan bahwa meskipun jumlah gedung sekolah menengah relatif memadai secara kuantitatif, terdapat kesenjangan aksesibilitas untuk masyarakat lokal yang tinggal di wilayah pesisir dan juga perbukitan yang disebabkan keterbatasan transportasi, kondisi jalan, dan kapasitas ruang kelas. Rekomendasi meliputi pengembangan layanan transportasi sekolah berbasis komunitas, penambahan unit ruang kelas di titik bottleneck, serta penguatan program SMK vokasi yang responsif kebutuhan KEK.
Implementasi Peer Tutor Berbantuan Short Movie dalam Meningkatkan Partisipasi dan Kolaborasi Siswa Pada Pelajaran Sosiologi Kelas XI SOEKTIS 2 MAN 2 Mataram Muhammad Rizky Maulana; Hairil Wadi; Jepri Utomo; Ni Made Novi Suryanti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4394

Abstract

Partisipasi dan kolaborasi merupakan aspek penting dalam pembelajaran abad ke-21, khususnya pada mata pelajaran sosiologi yang menuntut kemampuan berpikir kritis dan interaksi sosial aktif. Namun, kenyataannya masih banyak siswa yang pasif dan kurang terlibat dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan partisipasi dan kolaborasi siswa pada mata pelajaran Sosiologi melalui implementasi model pembelajaran Peer Tutor berbantuan Short Movie. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data meliputi observasi, angket refleksi siswa dan guru, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model tutor sebaya berbantuan film pendek terlaksana dengan persentase 67% pada siklus I dan 100% pada siklus II. Persentase partisipasi siswa meningkat dari 68% pada siklus I menjadi 86% pada siklus II, sedangkan kolaborasi siswa meningkat dari 71% pada siklus I menjadi 87% pada siklus II. Kemudian persentase refleksi siswa pada siklus I yaitu 64% kemudian meningkat menjadi 91% pada siklus II dan persentase pada refleksi guru yaitu 44% meningkat menjadi 100%. Peningkatan ini terjadi karena adanya interaksi sejajar antar siswa dan penggunaan media audiovisual yang menarik dan kontekstual, sehingga suasana belajar menjadi lebih aktif dan bermakna. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi model tutor sebaya berbantuan film pendek efektif dalam meningkatkan partisipasi dan kolaborasi siswa pada mata pelajaran Sosiologi kelas XI SOEKTIS 2 MAN 2 Mataram.
Penerapan Model Student Facilitator and Explaining Berbantuan Media Brosur Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi Kelas XI K di SMAN 1 Gerung Feni Aprilia Kamisa; Hairil Wadi; Jepri Utomo; Sukardi Sukardi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4494

Abstract

Pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang dapat mengaktifkan peserta didik. Penelitian ini bertujuan menerapkan model pembelajaran student facilitator and explaining berbantuan media brosur untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas XI K di SMAN 1 Gerung. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (ptk) dengan tahapan yang dilakukan melalui observasi awal, perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Adapun teknik yang digunakan dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian tindakan kelas ini adalah adalah siswa kelas XI K di SMAN 1 Gerung, sementara informan dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran sosiologi. Hasil penelitian siklus I menunjukkan penerapan model pembelajaran student facilitator and explaining berbantuan media brosur belum sepenuhnya terlaksana sebesar 62%, kekatifan siswa terlaksana sebesar 70%. Selanjutnya pada siklus II menunjukkan penerapan model pembelajaran student facilitator and explaining berbantuan media brosur hampir sepenuhnya terlaksana sebesar 95%, berpikir kreatif siswa sebesar 86%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi model student facilitator and explaining berbantuan media brosur dalam meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran Sosiologi kelas XI K di SMAN 1 Gerung.
Penerapan Model Game-Based Learning Berbantuan Wordwall untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Sosiologi Siswa Kelas XII F 8 SMAN 1 Jonggat Purniawati Purniawati; Ni Made Novi Suryanti; Jepri Utomo
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4767

Abstract

Permasalahan yang ditemukan berdasarkan hasil observasi di kelas XII F 8 SMAN 1 Jonggat adalah rendahnya keaktifan belajar siswa selama proses pembelajaran serta rendahnya hasil belajar yang ditunjukkan melalui nilai Sumatif Tengah Semester (STS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa melalui penerapan model Game Based Learning berbantuan media Wordwall. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data terdiri atas lembar observasi, tes tertulis, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Game Based Learning berbantuan media Wordwall terlaksana dengan persentase 88% pada siklus I dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Persentase keaktifan belajar siswa meningkat dari 59% pada siklus I menjadi 88% pada siklus II. Persentase ketuntasan hasil belajar juga mengalami peningkatan dari 56% pada siklus I menjadi 81% pada siklus II. Peningkatan tersebut terjadi sebagai hasil perbaikan tindakan pada siklus II berdasarkan refleksi siklus sebelumnya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Game Based Learning berbantuan media Wordwall efektif dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi kelas XII F 8 SMAN 1 Jonggat.