Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Production of Joper Chickens with Commercial Feed and Free Choice feeding Indarsih, Budi; Mohammad Hasil Tamzil; Ni Ketut Dewi Haryani; I Nyoman Sukartha Jaya; Asnawi; I Nyoman Widhiana
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Ani
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jitpi.v10i1.202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi produksi ayam Joper yang diberi pakan komersial dan bebas memilih dari pakan komersial, jagung dan dedak dari umur 3 sampai 7 minggu.  Sebanyak 120 ekor anak ayam Joper berumur 1 hari dipelihara selama tiga minggu pada suhu lingkungan sekitar 24±1°C. Mulai dari hari ke 21, anak ayam dibagi menjadi empat sistem pemberian pakan yang berbeda berdasarkan rancangan acak lengkap. Perlakuan R1, ayam diberi pakan  komersial -511; R2: ransum komersial -BR1; R3:  pilihan  pakan 511,  jagung dan dedak dan R4: pilihan BR1, jagung dan dedak. Setiap perlakuan   mendapat 3 kali ulangan.  Performan produksi yang diukur adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan dan bobot badan akhir Hasil penelitian menunjukkan bahwa performan produksi dipengaruhi oleh sistem pemberian pakan (p<0,05).  Sistem pemberian pakan bebas memilih menghasilkan konversi pakan lebih baik  dengan nilai 2,87 dan 2,85  pada R3 dan R4  dibanding  pemberian pakan komplit dengan  bobot badan akhir  yang hampir sama dengan pakan dua pakan komersial komplit (p>0,05).
Live Maggot for Pekin Ducks During Growing Period Indarsih, Budi; Mohammad Hasil Tamzil; Ni Ketut Dewi Haryani; I Nyoman Sukartha Jaya; Asnawi; I Komang Yuda Wiradnyana
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Ani
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jitpi.v10i2.210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa pertumbuhan itik Peking yang diberi berbagai maggot hidup. Anak itik Peking betina (n=90) dipelihara dalam kandang terpisah dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan M-0, kelompok itik tanpa maggot, M-10 diberi maggot 10% dan M-20 diberi maggot 20%.  Pada masa starter (0-3 minggu), itik diberi pakan komersial dan umur diatas 3 minggu diberi pakan dari bahan lokal (roti afkir, ganggang hijau, dedak kasar, ikan lokal giling dan maggot).  Penelitian berakhir umur 7 minggu. Variabel yang diamati yaitu konsumsi pakan, bobot badan, pertambahan bobot badan, konversi pakan dan biaya pakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pakan dengan maggot 20% memberikan performa pertumbuhan dan konversi pakan (P>0.05) terbaik selama penelitian 7 minggu. Maggot mampu sebagai pengganti sebagian sumber protein dari ikan lokal maupun pakan komersial dengan biaya rendah.
IDENTIFIKASI KUALITAS TELUR ITIK LOKAL YANG DIPELIHARA SECARA INTENSIF DI DESA BAGIKPOLAK, LOMBOK BARAT Tamzil, Mohammad Hasil; Indarsih, Budi; Haryani, Ni Ketut Dewi; Jaya, I Nyoman Sukartha; Septian, I Gede Nano; Dewi, Nurul Afriani
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 11 No 1 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jitpi.v11i1.101

Abstract

One of the factors that affect egg quality is the rearing system. The purpose of this study was to determine the quality of fresh local duck eggs obtained from members of the Karya Mandiri Duck Farmers Group. Egg collection was carried out in turns for 5 days from 5 farmers who had ducks in the egg-laying phase. Each farmer was randomly taken 10% of the total egg production, so that 105 eggs were collected. The external and internal quality of the sample eggs were then measured at the Animal Product Processing Technology Laboratory, Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram. The results of the study found that the internal quality of the fresh duck eggs observed was classified as very good, but the external quality of 50% was classified as low. The local duck eggs from Lombok, produced by the Karya Mandiri Duck Farmers Group, are mostly of high quality, with 50% classified as grade AA. It is recommended to improve the housing system to further enhance quality.
Evaluation of KUB Chicken Carcass Dimensions Based on Slaughter Age and Sex Indarsih, Budi; Rozi, Tapaul; Jaya, I Nyoman Sukartha; Haryani, Ni Ketut Dewi; Tamzil, Moh Hasil; Septian, I Gede Nano; Umrah, Umrah
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 11 No 1 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jitpi.v11i1.225

Abstract

This study investigated the influence of slaughter age and sex on carcass dimensions in KUB chickens. A Randomized Block Design with a 2 x 4 factorial layout was used, incorporating two variables: sex (male and female) and slaughter age (4, 6, 8, and 10 weeks). Each treatment group included 10 chickens, evenly divided between males and females. The parameters measured included the length and width of the upper and lower thigh, wing length, and the length and width of the breast and back. The results showed that slaughter age had a significant effect (P<0.05) on all measured traits, including thigh and wing sizes, breast dimensions, and the back length and width. Sex also had a significant influence on upper thigh dimensions, breast length, and back size. Additionally, there was a significant interaction between sex and slaughter age for upper thigh size, wing length, and breast dimensions (P<0.05). The most substantial carcass measurements were observed in chickens slaughtered at 10 weeks of age. Male KUB chickens had carcass dimension was higher than the females.