Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengembangan Aplikasi Try Out Berbasis Web untuk Lembaga Kursus dan Pelatihan Sutrisno, Mirza; Wiranata, Ade Davy; Irawan, Dede
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informatika dan Komputer Volume 14 No 3, Mei Tahun 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/justit.14.3.188-193

Abstract

Pengamatan langsung dilakukan terhadap proses pelaksanaan tes uji coba (try out) serta penilaian siswa dan pembahasan materi try out di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP). Aplikasi ini dirancang untuk mempersiapkan siswa menghadapi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di tingkat SMP dan SMA. Meskipun demikian, dalam pelaksanaannya, masih terdapat kendala seperti proses pengerjaan, pendistribusian soal dan lembar jawaban, serta pengkoreksian dan penilaian yang memerlukan waktu karena banyaknya peserta tes uji coba. Aplikasi dirancang menggunakan permodelan Unified Modelling Language (UML) dengan metode pengembangan sistem menggunakan waterfall yang selanjutnya diuji dengan metode black box testing. Diharapkan dengan adanya aplikasi try out bagi Lembaga Kursus dan Pelatihan ini, proses pelaksanaan try out dapat lebih efisien dan meningkatkan citra Lembaga Kursus dan Pelatihan.Kata Kunci : Aplikasi Try Out, Lembaga Kursus, Waterfall, Blackbox Testing
LITERATURE REVIEW : ANALISIS METODOLOGI PERANCANGAN APLIKASI TOEFL (TEST OF ENGLISH AS A FOREIGN LANGUAGE) DI INDONESIA Sutrisno, Mirza; Wiranata, Ade Davy; Irawan, Dede
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informatika dan Komputer Volume 13 No 2, Januari Tahun 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/justit.13.2.92-99

Abstract

English Proficiency Index (EPI) atau Indeks Kecakapan Bahasa Inggris tahun 2022 menunjukkan bahwa secara Global, Indonesia berada pada posisi ke-81 dari 111 negara, dan dalam kategori rendah. TOEFL (Test of English as a Foreign Language) adalah salah satu tes kecakapan berbahasa Inggris untuk non-English native speaker. Tes TOEFL diperlukan baik untuk keperluan akademik maupun profesional, serta untuk hal-hal umum lainnya. Seiring dengan perkembangan di bidang Information Technology (IT),  maka banyak muncul aplikasi TOEFL yang dapat membantu penggunanya. Tujuan  studi ini adalah melakukan kajian literature terhadap penelitian tentang penggunaan model metodologi dalam perancangan aplikasi TOEFL. Metode  penyusunan artikel ini didasarkan pada metode kajian literatur. Studi ini mengidentifikasi berbagai metodologi yang digunakan dalam merancang aplikasi TOEFL. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode waterfall menjadi yang paling umum digunakan. Sedangkan pengujian sistem paling banyak dilakukan menggunakan metode Black-Box Testing. Tinjauan ini memberikan gambaran tentang jumlah artikel yang diterbitkan tentang desain aplikasi TOEFL di Indonesia dan metode yang digunakan dalam setiap penelitian. Diharapkan dengan adanya literature review ini dapat membantu penulis lain dalam mencari literatur atau referensi mengenai analisis metodologi dalam perancangan aplikasi TOEFL.Kata Kunci: Aplikasi TOEFL, Blackbox Testing, Kajian Literatur, Waterfall
Rancang Bangun Aplikasi Inspeksi dan Checklist Terintegrasi menggunakan Metode Rapid Application Development (RAD) Prastyo, Doni; Irawan, Dede
bit-Tech Vol. 7 No. 1 (2024): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v7i1.1603

Abstract

Proses pengelolaan checklist prosedur operasional di outlet dan bengkel umumnya masih dilakukan secara manual menggunakan dokumen hard copy. Pendekatan manual ini menghadapi berbagai masalah, seperti risiko kehilangan dokumen, kesulitan dalam pencarian data historis, serta ketidakefisienan dalam pelaksanaannya. Selain itu, inspeksi manajemen dan evaluasi karyawan yang dilakukan secara manual cenderung lambat dan kurang terstruktur, yang mengakibatkan keterlambatan dalam pengambilan keputusan dan potensi ketidaksesuaian dengan standar operasional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi inspeksi dan checklist terintegrasi yang dapat mengatasi permasalahan tersebut, menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Metode RAD dipilih karena kemampuannya dalam mendukung pengembangan aplikasi secara cepat dan fleksibel, dengan keterlibatan pengguna yang aktif dalam setiap tahap pengembangan. Aplikasi yang dihasilkan diharapkan dapat menggantikan proses manual dengan sistem digital yang lebih aman dan efisien, memungkinkan manajemen untuk melakukan monitoring dan evaluasi secara real-time, serta meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur operasional yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode RAD dalam pengembangan aplikasi ini memberikan keunggulan dalam hal kecepatan pengembangan, fleksibilitas dalam menyesuaikan kebutuhan pengguna, serta peningkatan kepuasan pengguna. Implementasi aplikasi ini terbukti mampu menyederhanakan proses bisnis, mempercepat pengambilan keputusan, dan memastikan kepatuhan yang lebih baik terhadap standar operasional di outlet dan bengkel. Dengan demikian, aplikasi ini berpotensi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional secara keseluruhan.
Klasifikasi Sentimen Komentar YouTube dengan NLP pada Debat Pilkada Banten 2024 Prastyo, Doni; Irawan, Dede; Mursyidin, Imam Halim
bit-Tech Vol. 7 No. 2 (2024): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v7i2.1833

Abstract

Penelitian ini menganalisis sentimen publik terhadap 1.729 komentar YouTube pada debat Pilkada Banten 2024 menggunakan teknik Natural Language Processing (NLP). Sentimen diklasifikasikan ke dalam tiga kategori: positif, negatif, dan netral, untuk memahami persepsi masyarakat terhadap kandidat dan isu politik. Hasil analisis menunjukkan bahwa 49% komentar bersentimen positif, sebagian besar mendukung kandidat Airin yang dinilai berpengalaman, memiliki integritas, dan rekam jejak yang baik. Komentar seperti “Airin pasti menang” dan “Airin pemimpin terbaik” mendominasi diskusi. Sebaliknya, 35% komentar bersentimen negatif lebih banyak mengkritik kandidat lain, terutama terkait isu sensitif seperti dugaan korupsi. Adapun 16% komentar bersentimen netral memberikan observasi objektif, mengajukan pertanyaan, atau membahas aspek teknis debat.Model klasifikasi sentimen menggunakan algoritma Support Vector Machines (SVM) dan Naïve Bayes. SVM menunjukkan performa lebih baik dalam mengklasifikasi sentimen positif dan negatif, tetapi kedua model memiliki kelemahan dalam menangani komentar netral. Tantangan utama yang dihadapi adalah ambiguitas bahasa, ironi, dan sarkasme yang sering muncul dalam diskusi online. Untuk mengatasi hal ini, penelitian merekomendasikan penggunaan model pembelajaran mendalam seperti BERT atau transformer lainnya. Model ini diharapkan dapat memahami konteks bahasa yang lebih kompleks, meningkatkan akurasi klasifikasi terutama pada komentar netral. Visualisasi data, termasuk word cloud dan grafik distribusi sentimen, memberikan wawasan tambahan tentang tema utama yang dibahas, seperti integritas kandidat dan isu politik lokal. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami opini publik terhadap kandidat dalam Pilkada.
Sistem Informasi Terpusat untuk Manajemen Dokumen, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat Prastyo, Doni; Irawan, Dede; Mursyidin, Imam Halim
bit-Tech Vol. 7 No. 3 (2025): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v7i3.2182

Abstract

Universitas menghadapi tantangan dalam mengelola data akademik dan administratif yang tersebar di berbagai fakultas dan program studi, terutama dalam mendukung proses akreditasi. Dokumen akademik, data penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sering kali tersimpan dalam sistem yang tidak terintegrasi, sehingga sulit diakses, dianalisis, dan dimanfaatkan secara optimal. Akibatnya, penyusunan laporan akreditasi menjadi lebih kompleks dan memakan waktu. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Informasi Terpusat yang mampu mengelola data Surat Keputusan (SK), penelitian, dan PKM secara efektif di Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) karena kemampuannya dalam menghasilkan solusi yang cepat dan fleksibel melalui siklus iteratif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pemangku kepentingan, studi literatur, dan analisis sistem yang ada. Tahapan utama dalam metode ini meliputi perencanaan kebutuhan, perancangan prototipe, pengembangan iteratif, serta implementasi dan evaluasi sistem. Pengujian dilakukan dengan pendekatan usability testing dan evaluasi kinerja sistem untuk memastikan efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan meningkatkan efisiensi pengelolaan dokumen akreditasi, mempermudah akses data bagi seluruh fakultas dan program studi, serta mendukung transparansi dan percepatan penyusunan laporan akreditasi. Selain itu, sistem ini mendukung pengambilan keputusan berbasis data, mengurangi risiko kehilangan dokumen penting, serta meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui manajemen dokumen yang lebih sistematis dan berbasis teknologi informasi. Dengan adanya sistem ini, diharapkan universitas dapat lebih siap menghadapi proses akreditasi secara efektif dan efisien.
Implementasi Arsitektur Microservices pada Pengembangan Aplikasi Absensi Web Terdistribusi Irawan, Dede; Fauzi
bit-Tech Vol. 7 No. 3 (2025): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v7i3.2401

Abstract

Absensi merupakan bagian penting dalam manajemen sumber daya manusia (SDM) di berbagai instansi. Namun, sistem absensi manual atau terpusat masih banyak digunakan, sehingga sering menimbulkan masalah seperti keterlambatan pencatatan, kurangnya transparansi, dan keterbatasan akses data secara real-time. Permasalahan tersebut dapat menghambat efektivitas pengelolaan kehadiran pegawai. Untuk mengatasinya, penelitian ini menghadirkan inovasi berupa pengembangan aplikasi absensi web terdistribusi berbasis arsitektur microservices. Tujuan dari penelitian ini adalah menciptakan sistem absensi yang lebih fleksibel, skalabel, serta mudah dipelihara dengan membagi fungsi utama sistem ke dalam layanan independen, seperti autentikasi, manajemen karyawan, dan pencatatan absensi. Pengembangan aplikasi dilakukan dengan menerapkan prinsip microservices, di mana setiap layanan berjalan secara mandiri dan saling terhubung melalui protokol HTTP REST. Metode pengujian yang digunakan meliputi black-box testing untuk memastikan setiap fitur berjalan sesuai fungsinya, serta User Acceptance Testing (UAT) untuk menilai kenyamanan dan penerimaan pengguna terhadap sistem. Pengujian juga dilakukan pada skenario ketahanan layanan jika salah satu service mengalami gangguan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi arsitektur microservices pada aplikasi absensi web mampu meningkatkan fleksibilitas pengelolaan data, kemudahan pengembangan, dan pemeliharaan sistem. Sistem yang dibangun juga terbukti tangguh terhadap kegagalan sebagian layanan dan mendukung kontrol akses berbasis peran, pelacakan absensi real-time, serta pelaporan absensi yang terstruktur. Temuan ini penting karena dapat memberikan solusi efektif bagi instansi yang membutuhkan sistem absensi digital yang efisien, transparan, dan mudah dikembangkan ke skala lebih besar di masa mendatang.