Shinta Yuliana Hasibuan
Fakultas Keperawatan, Universitas Pelita Harapan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Stres, Mekanisme Koping, dan Perilaku Mencari Bantuan Kesehatan pada Masyarakat Usia Produktif Catharina Guinda Diannita; Shinta Yuliana Hasibuan; Maria Veronika Ayu Florensa
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 4 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.4.2023.881-888

Abstract

Stres pada masyarakat usia produktif perlu dikelola dengan mekanisme koping yang baik. Keputusan untuk mencari bantuan kesehatan pada masyarakat usia produktif diperlukan agar penanganan yang diberikan efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara stress dengan mekanisme koping dan perilaku mencari bantuan kesehatan pada masyarakat usia produktif di Jakarta dan Tangerang. Penelitian kuantitatif ini menggunakan teknik convenience sampling dengan jumlah sampel 145 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuisioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21) dengan nilai Cronbach alpha 0.906, Brief Cope dengan nilai Cronbach alpha sebesar 0,778 dan General Help Seeking Questionnaire dengan nilai Cronbach alpha 0.849. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji korelasi gamma. Hasil penelitian yaitu 94,5% masyarakat usia produktif level stress berada dalam kategori normal, 51.7% melakukan mekanisme koping yang adaptif dan 51.7% memiliki perilaku mencari bantuan kesehatan yang baik. Hasil uji bivariat didapatkan tidak ada hubungan yang signifikan antara stress dengan mekanisme koping (p=0223) serta tidak ada hubungan yang signifikan antara stress dengan perilaku mencari bantuan kesehatan (p=0.416). Penelitian lenjutan diperlukan untuk menilai faktor-faktor yang dapat mempengaruhi mekanisme koping dan perilaku mencari bantuan kesehatan bagi masyarakat.
Penerapan Terapi Kelompok Terapeutik, Psikoedukasi Keluarga, Peran Kader dan Guru dalam Peningkatan Kesehatan Jiwa Anak Usia Sekolah Shinta Yuliana Hasibuan; Budi Anna Keliat; Giur Hargiana
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.3.2023.611-628

Abstract

Promosi kesehatan jiwa merupakan bagian penting yang perlu untuk diberikan kepada anak usia sekolah dalam membantu proses tumbuh kembangnya ketika menghadapi stresor. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh terapi kelompok terapeutik (TKT) anak sekolah pada anak, psikoedukasi keluarga, pendampingan kader dan guru terhadap peningkatan tugas dan aspek perkembangan anak usia sekolah. Desain penelitian riset operasional melibatkan 47 anak sekolah. Hasil menunjukkan bahwa adanya peningkatan tugas dan aspek perkembangan anak usia sekolah secara bermakna setelah terapi kelompok terapeutik anak usia sekolah, psikoedukasi keluarga, pendampingan kader dan monitoring evaluasi orang tua dan kader lebih tinggi secara bermakna dibandingkan pada kelompok lain (p value < 0.05). TKT anak sekolah pada anak, psikoedukasi keluarga, pendampingan kader, dan monitoring evaluasi orang tua dan kader direkomendasikan pada anak usia sekolah untuk meningkatkan tugas dan aspek perkembangan anak usia sekolah untuk peningkatan kesehatan jiwa.
CEGAH STUNTING DENGAN PENGUATAN PERAN ORANG TUA BALITA DI SALAH SATU POSYANDU DI BINONG Evanny Indah Manurung; Maria Veronika Ayu Florensa; Eva Chris Veronica Gultom; Marisa Junianti Manik; Shinta Yuliana Hasibuan; Veronica Paula; Melisa Constantine Sigarlaki; Winda Silaban S; Septa Meriana Lumbantoruan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24855

Abstract

Nutrition problems in toddlers are a major point in the growth and development of children under five. If the toddler's nutrition is not balanced, the toddler will suffer from stunting. One of the factors that causes is the lack of knowledge of mothers about stunting and balanced feeding in toddlers. The purpose of this Community Service is to strengthen the role of parents of toddlers in Poyandu Melati IV Binong in preventing stunting. The method used is to increase the knowledge of parents of toddlers through health education activities about fulfilling nutrition in toddlers and the role of parents in preventing stunting to 65 people who are mothers of toddlers who visit the posyandu. Based on the results of the evaluation conducted with the pretest and postest methods, there was an increase in the average answer value of 6.7 points with an average pretest value of 77.8 and a posttest of 84.5. This shows that the lecture education method is effective in improving knowledge.
PENGUATAN PERAN ORANG TUA DALAM KEDARURATAN BALITA DAN TREND MASALAH PERGAULAN ANAK DAN REMAJA Eva Chris Veronica Gultom; Maria Veronika Ayu Florensa; Evanny Indah Manurung; Marisa Junianti Manik; Shinta Yuliana Hasibuan; Veronica Paula; Septa Meriana Lumbantoruan; Melisa Constantine Sigarlaki; Winda Silaban
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27250

Abstract

Abstrak: Orangtua merupakan bagian keluarga yang memiliki peran menjalankan fungsi perlindungan keluarga, yakni menciptakan rasa aman dan nyaman bagi anggota keluarga, termasuk ketika anak mengalami kedaruratan, seperti tersedak pada anak dan bayi, dan kenakalan remaja. Angka kejadian tersedak dan kenakalan remaja memiliki nilai yang cukup tinggi, sehingga diperlukan penanganan orangtua untuk mengatasi masalah-masalah tersebut. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang penanganan tersedak pada bayi dan anak, serta penanganan kenakalan remaja. Metode yang dilakukan dengan metode penyuluhan kepada 25 orang di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Melati IV Kampung Galuga, Binong. Peserta mengisi lembar pretest sebanyak 10 soal, dan posttest sebanyak 10 soal sebelum dan sesudah sesi pemaparan materi. Peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi terkait materi yang diberikan. Berdasarkan hasil nilai pretest dan postest terdapat peningkatan nilai sebanyak 11.2 poin pada rata-rata nilai postest (66.4) dari rata-rata nilai pretest (75.2). Untuk itu, perlu dilakukan kembali edukasi terkait topik yang relevan secara rutin dan terprogram oleh tenaga kesehatan atau petugas pusat kesehatan di masyarakat.Abstract: Parents are part of the family who have the role of carrying out the family protection function, namely creating a sense of security and comfort for family members, including when children experience emergencies, such as choking in children and infants, and juvenile delinquency. The incidence of choking and juvenile delinquency has a high value, so parental handling is needed to overcome these problems. This community service aims to provide education on handling choking in infants and children, as well as handling juvenile delinquency. The method used was counseling to 25 people at the Integrated Service Post (Posyandu) Melati IV Galuga Village, Binong. Participants filled out a pre-test sheet of 10 questions, and a post-test of 10 questions before and after the material presentation session. Participants were also given the opportunity to discuss the material provided. Based on the results of the pretest and posttest scores, there was an increase of 11.2 points in the average posttest score (66.4) from the average pretest score (75.2). For this reason, it is necessary to re-conduct education related to relevant topics routinely and programmatically by health workers or health center officers in the community.