Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Dilema Program MDGs dalam Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) melalui Jampersal di Kabupaten Tuban HT, M. Amir
Jurnal Bina Praja: Journal of Home Affairs Governance Vol 6 No 1 (2014): Maret
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21787/jbp.06.2014.11-20

Abstract

AbstrakKajian ini merupakan implementasi program Jampersal yang dirancang dengan menggunakan pendekatan mixing methods yakni suatu kajian kualitatif, dipandu dengan angka-angka kuantitatif, untuk mengkaji secara mendalam suatu fenomena yang ada di masyarakat dengan tidak memanipulasi variabel-variabel (expost facto), menyangkut peristiwa yang sudah terjadi, berhubungan dengan kondisi sekarang terhadap pengguna Jampersal yang beralih pelaksanaannya ke JKN yang dikelola oleh BPJS sejak awal tahun 2014. Tujuannya untuk mengetahui pelaksanaan program Jampersal, apakah program ini mencapai target dengan dana yang ada, sesuai harapan Millennium Development Goals (MDGs), dalam menurunkan AKI dan AKB di Kabupaten Tuban, yang akan berakhir pada tahun 2015 mendatang. AbstractThis study is an implementation program designed Jampersal Mixing Methods approach which is a qualitative study, guided by quantitative figures, to examine in depth a phenomenon that exists in society by not manipulate variables (ex post facto), concerning the events that have been occurred, associated with the present condition of the Jampersal users who switch to JKN implementation managed by BPJSsince the beginning of 2014. The goal is to examine the implementation Jampersal program, whether the program is to reach the target with existing funds, as expected Millennium Development Goals (MDGs), in reducing the MMR and IMR in the district Tuban, which will expire in 2015. 
Dilema Program MDGs dalam Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) melalui Jampersal di Kabupaten Tuban M. Amir HT
Jurnal Bina Praja: Journal of Home Affairs Governance Vol. 6 No. 1 (2014)
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21787/jbp.06.2014.11-20

Abstract

AbstrakKajian ini merupakan implementasi program Jampersal yang dirancang dengan menggunakan pendekatan mixing methods yakni suatu kajian kualitatif, dipandu dengan angka-angka kuantitatif, untuk mengkaji secara mendalam suatu fenomena yang ada di masyarakat dengan tidak memanipulasi variabel-variabel (expost facto), menyangkut peristiwa yang sudah terjadi, berhubungan dengan kondisi sekarang terhadap pengguna Jampersal yang beralih pelaksanaannya ke JKN yang dikelola oleh BPJS sejak awal tahun 2014. Tujuannya untuk mengetahui pelaksanaan program Jampersal, apakah program ini mencapai target dengan dana yang ada, sesuai harapan Millennium Development Goals (MDGs), dalam menurunkan AKI dan AKB di Kabupaten Tuban, yang akan berakhir pada tahun 2015 mendatang. AbstractThis study is an implementation program designed Jampersal Mixing Methods approach which is a qualitative study, guided by quantitative figures, to examine in depth a phenomenon that exists in society by not manipulate variables (ex post facto), concerning the events that have been occurred, associated with the present condition of the Jampersal users who switch to JKN implementation managed by BPJSsince the beginning of 2014. The goal is to examine the implementation Jampersal program, whether the program is to reach the target with existing funds, as expected Millennium Development Goals (MDGs), in reducing the MMR and IMR in the district Tuban, which will expire in 2015. 
Evaluasi Keberhasilan Transmigran Jawa Timur di Unit Permukiman Transmigrasi Tanjung Buka SP.3 Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara Slamet Hari Sutanto; Nakkok Aruan; M. Amir HT
Jurnal Borneo Administrator Vol 15 No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : Puslatbang KDOD Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1165.765 KB) | DOI: 10.24258/jba.v15i2.399

Abstract

The purpose of this research is to find out how high the level of success has been achieved, as well as the problems faced by transmigrants. The method used was descriptive qualitative. Thus, the data were obtained from in-depth interviews and triangulation data through Focus Group Discussions and direct observation by withdrawing information from 50 transmigrants chosen purposively. The results of the evaluation research showed the average score based on 9 (nine) measurements of welfare level indicators. It showed that the level of welfare of transmigrants in UPT Tanjung Buka SP.3 was categorized quite well., However, based on data obtained from in-depth interview and observations in the field, there were still some crucial problems in the form of constraints and obstacles which include aspects of land conditions, technical aspects of farming management, road and bridge infrastructure, economy, and social. Keywords: Transmigration, People’s welfare, Bulungan regency Abstrak Tujuan dari penelitian evaluasi keberhasilan penempatan transmigran asal Jawa Timur ini dimaksudkan untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat keberhasilan yang telah dicapai, serta permasalahan-permasalahan apa saja yang masih dihadapi oleh transmigran. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam (in-depth interview), serta dilakukan triangulasi melalui Diskusi Kelompok Terfokus dengan menggali informasi dari 50 orang transmigran yang dipilih secara purposive, serta melalui observasi atau pengamatan langsung di lapangan. Hasil penelitian evaluasi menunjukan nilai rata-rata berdasarkan pengukuran 9 (sembilan) indikator tingkat kesejahteraan menunjukkan tingkat kesejahteraan transmigran UPT Tanjung Buka SP.3 dapat dikategorikan cukup baik, namun berdasarkan analisis terhadap jawaban kuesioner, pendalaman melalui wawancara mendalam, serta observasi di lapangan, masih terdapat beberapa permasalahan yang cukup krusial berupa kendala dan hambatan yang meliputi aspek kondisi lahan, aspek teknis pengelolaan usaha tani, infrastruktur jalan dan jembatan, ekonomi, dan sosial. Kata Kunci: Transmigrasi, Kesejahteraan rakyat, Kabupaten Bulungan
ANALISIS PELAKSANAAN PENGIRIMAN TENAGA KERJA INDONESIA KE LUAR NEGERI M. Amir. HT
CAKRAWALA Vol 4, No 1: Desember 2009
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2912.987 KB) | DOI: 10.32781/cakrawala.v4i1.116

Abstract

Tujuan kajian ini untuk mengetahui karakteristik Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dengan kebijakan pemerintah terhadap TKI yang berasal dari Jawa Timur, mengurangi jumlah TKI ilegal, dan perbaikan manajemen ketenagakerjaan. Dengan menggunakan metode “purposive sampling” yang dipadu dengan “judgetmental sampling” melalui pendekatan deskriptif kualitatif, diperoleh hasil penelitian, di antaranya untuk meperluas pasar TKI ke luar negeri, semua pelaku kepentingan melakukan pemetaan (mapping) terhadap pasar TKI di luar negeri sebagai salah satu cara untuk mengantisipasi kejenuhan. Juga diperlukan peningkatan kualitas TKI sesuai dengan kriteria permintaan pasar TKI semisal di Timur Tengah dan Asia.
Analisis Penyusunan Grand Design Pelayanan Publik Berstandar Global M Amir. HT
CAKRAWALA Vol 6, No 2: Juni 2012
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2538.927 KB) | DOI: 10.32781/cakrawala.v6i2.153

Abstract

Penyusunan gran design pelayanan public, bertujuan untuk member arah dalam menyusun standar-standar pelayanan public secara umum, dan menjadi pedoman dalam menyusun Road map pelayanan public secara operasional,sehingga pelayanan public dapat mengkomodasi kepentingan seluruh lapisan masyarakat,dalam memenuhi hak-hak dasar warga masyarakat. Grand design pada dasarnya merupakan pola piker terintegrasi melalui pendekatan sistematis sehingga dapat disimulasi dan diuji kebenarannya secara matematik empiric dalam menyusun road map pelayanan public secara operasional. Model pelaksanaan pelayanan dasar yang sedang dijalankan oleh SKPD,yakni bidang pendidikan yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan beserta leading sektornya baik sekolah swasta dan Negeri serta Lembaga Pendidikan lainnya, dengan model variatif yang disesuaikan dengan kultur dan karakteristik masing-masing daerah.
PENGEMBANGAN INSTITUSI DAN PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK M Amir HT
CAKRAWALA Vol 4, No 2: Juni 2010
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2134.67 KB) | DOI: 10.32781/cakrawala.v4i2.127

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi institusi dan personil daerh dalam peningkatan pelayanan publik, dan tingkat kualitas pelayanan aparatur sesuai harapan masyarakat. Pengembangan institusi hanya merupakan wadah tempat untuk melaksanakan fungsi-fungsi kegiatan yang memang dibutuhkan dalam aktivitas pemerintahan, maka faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kapasitas kelembagaan pemerintah daerah dan pelayanan publik dapak disimak dalam dua aspek yakni : (a) faktor internal meliputi sumber daya manusia, sumber daya bukan manusia, perangkat lunak dan anggaran. (b) faktor eksternal meliputi lingkungan, kondisi masyarakat dan lain-lain.
PENYIAPAN TENAGA KERJA TERAMPIL KE BURSA KERJA M. Amir HT
CAKRAWALA Vol 1, No 1: Desember 2006
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3935.379 KB) | DOI: 10.32781/cakrawala.v1i1.63

Abstract

Program pelatihan kerja bagi calon tenaga kerja potensial menjadi tenaga kerja produktif riil dan program kegiatan bursa kerja yang dilakukan Balai Latihan Kerja Instruktur dan Pengembangan Surabaya, dipengaruhi beberapa faktor yang meliputi SDM instruktur, saran dan prasarana serta anggaran. Kontribusi ketika faktor tersebut yaitu terhadap calon tenaga kerja adalah sebesar 29,9%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model. Faktor yang paling dominan pengaruhnya adalah peralatan/sarana dan prasarana yang mencapai angka 52,9%.
Pelayanan Terpadu Di Bidang Perijinan Dapat Mendorong Meningkatkan Investasi di Daerah HT, M. Amir
CAKRAWALA Vol 8, No 1: Desember 2013
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3708.351 KB) | DOI: 10.32781/cakrawala.v8i1.216

Abstract

Berbagai konsep dan teori yang berkaitan dengan kualitas pelayanan public telah digunakan oleh para peneliti dalam pembahasan kajiannya, sebagaimana hasil kajian pada Pascasarjana Universitas Padjadjaran Bandung terhadap tesis dan disertasi yang berkaitan dengan dengan tema “kualitas pelayanan public,” baik kajian yang dilakukan secara kuantitatif maupun kualitatif, oleh Rozaman Gea (2004) dengan judul tesis, “Pengaruh Motivasi Kerja Aparat Terhadap Kualitas Pelayanan Publik.” Hasil penelitian menunjukkan bahwa “motivasi kerja aparat memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan public” pada Dinas Pendapatan Kabupaten Nias, (sumber : Depdagri 2006, 29-30). Diperoleh berbagai faktor yang dapat mempengaruhi kualitas pelayanan public.
KEBIJAKAN EKONOMI KREATIF BERBASIS INDUSTRI KERAJINAN UNGGULAN DALAM UPAYA MENGANGKAT KEARIFAN LOKAL KABUPATEN TUBAN HT, M. Amir.
CAKRAWALA Vol 11, No 2: Desember 2017
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2309.166 KB) | DOI: 10.32781/cakrawala.v11i2.16

Abstract

Tujuan  Kajian ini  untuk  mengetahui  tata kelola ekonomi kreatif  yang  ada di  Kabupaten  Tuban,  kemudian mengetahui kapasitas dan SDM kreatif yang harus dikembangkan Lembaga Pendidikan, dan mencari solusi dari kelemahan tata kelola dan pengembangan ekonomi/ industri kreatif, merumuskan kebijakan penghargaan bagi para pelaku ekonomi/ industri kreatif baik secara fenensial maupun non-fenensial, mengevaluasi lamban-nya akselerasi tumbuhnya teknologi informasi dan komunikasi terkait pengembangan ekonomi/ industri kreatif. Hasil yang diharapkan menemukan tata kelola ekonomi kreatif yang sesuai karakterestik kabupaten Tuban, konsep kapasitas dan SDM yang kreatif yang harus dikembangkan Lembaga Pendidikan, solusi dari kelemahan tata kelola dan pengembangan ekonomi/ industri kreatif, dan menemukan rumusan kebijakan penghargaan bagi para pelaku ekonomi/ industri kreatif, serta menemukan rekomendasi terhadap lamban-nya akselerasi tumbuhnya TIK yang terkait pengembangan ekonomi/ industri kreatif. Ruang Lingkup, membahas tata kelola ekonomi kreatif di Kabupaten Tuban, memilah kapasitas dan kualitas SDM kreatif, sebagai pengembangan ekonomi/ industri kreatif di Kabupaten Tuban, memperbaiki kelemahan tata kelola dan pengembangan ekonomi/ industri kreatif, menidaklanjuti rumusan kebijakan penghargaan bagi para pelaku ekonomi/ industri kreatif, dan menerapkan rekomendasi terhadap lamban- nya ekselerasi tumbuhnya TIK yang terkait pengembangan ekonomi/ industri kreatif.
EFEKTIVITAS TATA KELOLA DAN PROSEDUR PELAYANAN PERIZINAN INVESTASI YANG EFISIEN, TRANSPARAN DAN TERPADU DI PROVINSI JAWA TIMUR HT, M. Amir.
CAKRAWALA Vol 10, No 2: Desember 2016
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1823.265 KB) | DOI: 10.32781/cakrawala.v10i2.38

Abstract

Studi Doing Business menunjukkan bahwa lama proses pengurusan izin di Indonesia disebabkan oleh masih panjangnya prosedur pengurusan izin yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tata kelola serta mengidentikasi sistem, prosedur, mekanisme pelayanan terpadu di bidang perizinan investasi; menemukan wujud pelayanan terpadu yang efektif, esien dan transparan di bidang perizinan investasi; mengungkap kelemahan yang merupakan hambatan/ kendala serta upaya mengatasi hambatan/ kendala penyelenggaraan pelayanan terpadu di bidang perizinan investasi; mengetahui upaya/ model strategi yang perlu dilakukan Pemerintah Provinsi untuk meningkatkan efektivitas dan esiensi pelayanan investasi terpadu. Kajian ini, menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik analisa data yang digunakan dalam kajian ini adalah analisa model interakif (interactive analysis) yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman, yang terdiri dari tiga komponen analisis, yaitu: Reduksi data (reduction data), kemudian sajian data (data display), dan penarikan kesimpulan atau verikasi (conclusion drawing). Hasil kajian menunjukkan terlaksananya program perencanaan tata kelola pelayanan terpadu di bidang perizinan investasi yang lebih efektif, esien, dan transparan; terciptanya efektivitas pelaksanaan, prosedur, dan mekanisme kegiatan aparatur dalam mengatasi hambatan/kendala penyelenggaraan pelayanan terpadu; terwujudnya format rekomendasi kebijakan tentang tata kelola, prosedur peningkatan pelayanan terpadu yang efektif, esien dan transparan; terwujudnya upaya/ model strategi yang perlu dilakukan Pemerintah Provinsi untuk meningkatkan efektivitas dan esiensi pelayanan perijinan investasi terpadu.