Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Simposium II UNIID 2017

EFEK CAMPURAN SOIL BINDER DAN ABU AMPAS TEBU TERHADAP KARAKTERISTK KUAT GESER TANAH LEMPUNG Yulindasari Sutejo; Ratna Dewi; Mirka Pataras; Putra Anugrah
Simposium II UNIID 2017 Vol 2 (2017)
Publisher : Simposium II UNIID 2017

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.816 KB)

Abstract

Tanah lempung ekspansif merupakan kelompok tanah yang tidak baik digunakan pada pembangunan konstruksi. Tanah ini memiliki derajat pengembangan volume yang tinggi. Sehingga dilakukan penelitian mengenai sifat-sifat fisis dan mekanis agar diketahui apakah sifat-sifat tanah tersebut dapat digunakan sebagai dasar bangunan. Metode stabilisasi tanah umum dipakai dalam perbaikan sifat tanah. Pada penelitian ini, bahan stabilisasi menggunakan Soil Binder (SB) dengan variasi 20 gr/liter, 25 gr/liter, serta 30 gr/liter dan Abu Ampas Tebu (AAT) dengan variasi 4%, 8%, dan 12%. Perawatan sampel benda uji dengan variasi 0 hari, 7 hari, dan 14 hari. Berdasarkan pengujian index properties diperoleh: kadar air () 9.44%, berat jenis (Gs) 2.696, batas cair (LL) 68%, batas plastis (PL) 26%, dan indeks plastis (IP) 42%. Klasifikasi tanah di daerah Desa Gasing Tanjung Api-Api diklasifikasikan sebagai tanah lempung anorganik (USCS) dan A-7-6 (AASHTO). Nilai kuat geser (τ) tanah asli yaitu 0.223 kg/cm2, nilai kohesi (Cu) 0,220 kg/cm2, serta nilai sudut geser () 0.7o. Nilai kohesi (Cu) tanah maksimum terjadi pada persentase campuran 20 gr/liter Soil Binder SB dan 4% AAT sebesar 0.69 kg/cm2. Nilai sudut geser () tanah maksimum pada campuran 20 gr/liter SB dan 12% AAT sebesar 6.8˚ dengan persentase perubahan sebesar 871.40%. Serta nilai kuat geser (τ) tanah maksimum pada persentase campuran 20 gr/liter SB dan 4% AAT sebesar 0.709 kg/cm2. Penambahan Soil Binder dan Abu Ampas Tebu terhadap tanah lempung ekspansif dapat meningkatkan parameter kohesi (c), sudut geser(), dan kuat geser tanah (τ).
PEMANFAATAN ABU AMPAS TEBU SEBAGAI BAHAN CAMPURAN DENGAN SOIL BINDER TERHADAP NILAI CBR TANAH LEMPUNG Yulindasari Sutejo; Ratna Dewi; Citra Indriyanti; Ridhuan Andika; Reffanda Kurniawan Rustam
Simposium II UNIID 2017 Vol 2 (2017)
Publisher : Simposium II UNIID 2017

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.077 KB)

Abstract

Salah satu parameter yang diperlukan untuk mengetahui kondisi suatu tanah adalah nilai CBR (California Bearing Ratio). Pada penelitian ini, nilai CBR dikaitkan dengan perancangan tebal perkerasan. Nilai CBR diperoleh berdasarkan proses pencampuran tanah dengan bahan tertentu. Adapun campuran yang digunakan yaitu Soil Binder (SB) dan Abu Ampas Tebu (AAT). Soil Binder dengan variasi campuran 20 gram/liter air, 25 gram/liter air, 30 gram/liter air. Dan campuran Abu Ampas Tebu sebesar 4 %, 8 %, dan 12 %. Waktu perawatan sampel selama 0, 7, 14 (hari). Adapun hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan tanah di daerah Jl. Tanjung Api-Api Desa Gasing Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, berdasarkan sistem klasifikasi AASHTO digolongkan A-7-6 sedangkan berdasarkan klasifikasi USCS digolongkan kelompok CH. Nilai CBR tanah asli sebesar 14.75 %. Adapun nilai CBR tertinggi diperoleh pada variasi campuran SB 30 gr/liter air dan AAT 12 % dengan waktu perawatan selama 14 hari sebesar 32.37 %. Nilai DDT tertinggi yaitu dengan variasi campuran SB 30 gr/liter air dan AAT 12 % dengan waktu perawatan selama 14 hari sebesar 8.193.