Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analysis of Perceptions of the Bajo Community on the Construction of the Kendari-Toronipa Tourism Road in Bajo Indah Village and Leppe Village, Konawe Regency Syahrun syahrun; Alias alias; M. Hafiz Sukri Sukri; Mursin mursin; Sitti Nilawati Samad; Nurmia Alimudin
Jurnal Penelitian Budaya Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Penelitian Budaya
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpeb.v8i1.43221

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the perception of the Bajo people towards the construction of the Kendari -Toronipa tourist road in Bajo Indah and Leppe Village, Konawe Regency. The research method used is a qualitative approach with data collection through in-depth interviews and participatory observation. The results showed that the Bajo community has a complex view of the development. Although they see the potential economic benefits offered by the construction of tourist roads, they also have concerns about the possible social, cultural, and environmental impacts. In this context, the adoption of a balanced approach between development and cultural preservation is important. This research provides insight into the dynamics of community views in dealing with local development, as well as underlining the need to involve communities in sustainable development decision-making. This finding has important implications for development planning that takes into account cultural, social, and environmental aspects in coastal areas. Keywords: Perception, Bajo Society, Development, Tourism
PEMILIH PEMULA DALAM PEMILU 2024 Beniman Beniman; Mursin Mursin; Ikbar Ikbar; Chairan Zibar LParisu
Jurnal Sultra Elementary School Volume 3 Nomor 2 2022
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/jses.v3i2.90

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk partisipasi politik pemilih pemula pada Pemilu 2024 dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi politik pemilih pemula pada Pemilu 2024. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah Pemilu Serentak akan kembali menjadi warna baru di Indonesia, terlebih bagi Pemilih Pemula yang tentu menjadi pengalaman pertama dalam menyalurkan hak suara, untuk menentukan siapa Calon Presiden dan Anggota Legislatif Daerah hingga Pusat yang menjadi pilihannya. Pemilu serentak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2019 dan segara akan dilksanakan pada tahun 2024 mendatang, sedangkan untuk Pemilu pertama itu sendiri, diselenggarakan perdana pada tahun 1955 yang diikuti oleh lebih dari 30 Partai Politik, 100 calon kumpulan dan perseorangan. Dalam Pemilu tersebut diadakan dua kali yakni :  29 September 1955 untuk memilih anggota DPR dan yang kedua 15 Desember 1955 untuk memilih Dewan Konstituente dan pada saat itulah menjadi dasar Pemilu yang digelar di Indonesia kemudian mengalami perkembangan menjadi Pemilu Serentak. Dalam Prosesi Pemilu 2024 kedepan merupakan Wahana Demokrasi bagi Pemilih Pemula yakni mereka yang baru beranjak usia Wajib Pilih ataupun sudah memasuki usia wajib Pilih sehari setelah pemilu serentak 2019, dalam hal ini minimal telah berusia 17 tahun. Kesimpulan Pemilu serentak 2024 adalah langkah awal menentukan masa depan Pemilu selanjutnya dan membina pemilih pemula seluruh Indonesia sebagai penerus penyelenggaran pemilu nantinya. Olehnya itu para pemilih pemula harus diberikan tontotonan demokrasi yang edukatif, menggembirakan serta penyelenggaraan yang memiliki daya tarik. Kemudian, untuk menarik partisipasi pemilih pemula, tentu harus ada pemetaan khusus agar lebih muda memberi mereka pengarahan tidak pasiv dalam perhelatan demokrasi. Aplikasi media sosial harus dimanfaatkan sebagai media kampanye Penyelenggara dan Peserta Politik untuk mempengaruhi pemilh  pemula agar dapat menyalurkan hak sauranya demi masa depan Bangsa dan Negara.Kata Kunci: Pemilih Pemula, Pemilu 2024
Etnomedisin dalam Praktik Pengobatan Tradisional Suku Muna di Kelurahan Anggoeya Kecamatan Poasia Kota Kendari Hasdairta Laniampe; La Niampe; Taufiq Said; Almarsaban Almarsaban; Bainudin Bainudin; Irawati Tapasi; Mursin Mursin
ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Vol 14 No 3 (2025): Volume 14, Issue 3, October 2025
Publisher : Laboratory of Anthropology Department, Faculty of Humanity, Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/etnoreflika.v14i3.3049

Abstract

Indonesia is recognized as the second most biodiverse country in the world, possessing approximately 28,000 species of flowering plants, around 6,000 of which are classified as traditional medicinal plants. Amid the tide of globalization, traditional medicine continues to play a vital role in Indonesian society, even as modern medicine advances. The use of plants as medicine is deeply intertwined with local traditions, as exemplified by the Muna people, who possess indigenous knowledge in utilizing various medicinal plants. This study aims to identify the types of traditional medicinal plants, methods of preparation, and their use as alternative treatments for broader communities, employing a qualitative descriptive approach. The findings reveal eight types of medicinal plants employed by the Muna people in Anggoeya Village, one of which is guava leaves boiled to treat diarrhea. This research serves as a bridge between the Muna people's local wisdom in traditional healing practices and modern scientific knowledge, supporting the conservation of ethnobotanical knowledge while opening opportunities for the development of natural-based medicines.