Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : TECHNOLOGIC

MODIFIKASI SISTEM ELEKTRIK SOLENOID BRAKE COOLING VALVE KOMATSU DUMP TRUCK HD 785-5 Manurung, Vuko A. T.; Fatulloh, Rizqi
Technologic Vol 3 No 2 (2012): Technologic
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengoperasian alat yang salah (miss operation) dapat mengakibatkan terjadinya kehilangan daya (power loss) pada unit dumptruck, berupa terbuangnya energi secara sia-sia. Miss operation tersebut tersebut terjadi karena operator lebih memilih menggunakan retarder dibandingkan menggunakan parking brake saat proses pengangkatan bak truk (dumping), yang seharusnya menggunakan parking brake. Untuk menghilangkan terjadinya power loss pada saat dumping, maka dilakukan memodifikasi pada sistem elektrik yaitu pada Brake Cooling Sytem.
MEMPERMUDAH MONITORING TECHNICAL INFORMATION REPORT DENGAN KONSEP BUSINESS CYCLE PRIORITY Manurung, Vuko A.T.; Adibrata, Marco
Technologic Vol 4 No 2 (2013): Technologic
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerjaan dari bagian customer care yang berada dalam departemen technical officer di kantor pusat yang me-monitor bengkel, menerima laporan permasalahan/kerusakan kendaraan yang dibuat oleh seluruh bengkel cabang dan mengolahnya untuk dibuatkan suatu laporan serta melakukan pengawasan (monitoring) terhadap perkembangan laporan tersebut. Laporan permasalahan kendaraan ini biasa disebut lembar technical information report (TIR), berupa file pengisian dalam program ms.excel. Kebiasaan menumpuk pekerjaan dan kurangnya metode yang efektif dalam melakukan monitoring TIR menyebabkan proses pekerjaan di kantor mengalami over time dengan total waktu 5:02:24 dalam 1 harinya yang melewati batas waktu kerja normal yaitu 8 jam per hari. Dari hasil pengumpulan data yang dilakukan untuk melakukan perbaikan proses kerja, maka dirancanglah suatu siklus bisnis yang mengacu terhadap prioritas dalam melakukan pekerjaan. Siklus bisnis ini membutuhkan suatu aplikasi yang efektif dengan memperbaiki lembar TIR yang telah digunakan dan membuat program aplikasi macro. Setelah melakukan perbaikan maka kegiatan yang tidak memberi nilai tambah dapat dikurangi sehingga pekerjaan menjadi lebih cepat dengan total waktu sebesar 5:46:18 dalam 1 hari. Dengan demikian menghemat waktu sebesar 69,34% terhadap bisnis proses kerja keseluruhan, yang didasarkan dari metode perhitungan business cycle efficiency.
MODIFIKASI SISTEM MOTOR STARTER COMPACTOR MERK BOMAG UNTUK MENCEGAH KERUSAKAN PREMATUR SAAT EMERGENCY STOP AKTIF Manurung, Vuko A.T.; Simanjuntak, Fransil
Technologic Vol 4 No 2 (2013): Technologic
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT United Tractors adalah salah satu distributor alat berat yang terkemuka di Indonesia. Salah satu produk yang dijualnya adalah alat berat compactor dengan merek dagang Bomag. Compactor tersebut memiliki permasalahan (trouble), yang salah satunya adalah rusaknya motor starter akibat panas yang berlebihan (Overheat). Overheat disebabkan tidak dilakukannya prosedur starting engine yang benar dan yang paling sering terjadi adalah tidak memposisikan emergency stop pada kondisi tidak aktif (unlock). Pada saat yang bersamaan karena mesin masih tidak mau hidup maka operator menghidupkan kembali mesin melebihi waktu yang di tentukan (sesuai dengan operating manual) sehingga mengakibatkan kerusakan sistem motor starter dari compactor tersebut. Setelah melakukan proses analisis dari permasalahan dan data yang ada, maka dibuatlah suatu inovasi yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kerusakan prematur motor starter akibat emergency stop dan start melebihi batas waktu yang ditentukan. Proses modifikasi dilakukan dengan memanfaatkan negatif relay K05. Negatif tersebut dihubungkan menuju air bleeding switch, relay dan emergency stop. Setelah proses modifikasi dilakukan maka menghidupkan mesin Compactor tersebut tidak dapat dilakukan jika emergency stop dalam posisi aktif.
MEMPERCEPAT WAKTU PENGGANTIAN KABEL REM PARKIR DAIHATSU XENIA DENGAN MENGGUNAKAN ALAT BANTU HBCR-01 Manurung, Vuko A T; Wijonarko, Andreas
Technologic Vol 2 No 1 (2011): Technologic
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proses penggantian kabel rem parkir Daihatsu Xenia mekanik mengalami kesulitan memasang kabel rem parkir ke Penarik Rem No.1 Rod Sub-Assy karena letaknya yang sulit dijangkau dan juga harus ada yang membantu mengkompresikan pegas yang terdapat pada kabel rem tangan. Hal ini yang menyebabkan proses penggantian menjadi lama dan memerlukan waktu sekitar 36 menit untuk setiap sisinya. Dari hasil observasi yang dilakukan, maka perlu dibuat alat yang membantu mempercepat proses pemasangan kabel rem tangan tersebut. Alat Bantu tersebut di beri nama HBCR-01. Dengan adanya alat bantu HBCR-01 ini maka pekerjaan penggantian kabel rem parkir menjadi lebih cepat dengan waktu sekitar 25 menit (menghemat waktu pergantian sebesar 44,5 % untuk satu sisinya).
MENINGKATKAN EFISIENSI WAKTU PERBAIKAN RADIATOR PADA KENDARAAN PEUGEOT DENGAN PEMBUATAN ALAT BANTU KHUSUS (SPECIAL SERVICE TOOL) Manurung, Vuko A T; Wibowo, Jatmiko Arif
Technologic Vol 2 No 1 (2011): Technologic
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radiator adalah alat penukar kalor yang umum ada di setap kendaraan. Perbaikan radiator yang ada di bengkel Astra International, Tbk Peugeot sales operation, dilakukan oleh pihak ke tiga karena keterbatasan alat Bantu Khusus perbaikan radiator. Sulitnya mengontrol waktu pengerjaan pihak ke tiga ini, mengakibatkan terjadi komplain dari pelanggan karena terlambatnya waktu penyerahan kendaraan. Dengan adanya alat bantu ini maka waktu proses perbaikan radiator dapat di tekan sampai 70%.
MENURUNKAN PERSENTASE NUT PECAH STASIUN PRESS 18% DI PT. TUNGGAL PERKASA PLANTATION Manurung, Vuko A T; Sofyan, Ahmad
Technologic Vol 2 No 2 (2011): Technologic
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya persentase nut pecah yang menjadi hasil keluaran dari mesin press telah menjadi masalah yang cukup lama di PT. Tunggal Perkasa Plantation. Persentase nut pecah per hari dapat mencapai 30% lebih, sedangkan standar hanya 18%. Nut pecah akan meningkatkan potensi terjadinya kehilangan kernel di fiber cyclone terutama unknown losses. Dengan dilakukannya perbaikan-perbaikan berupa modifikasi drain digester outlet box, penggantian dan relokasi temperature gauge digester, pengujian pengaturan ampere motor screw press yang optimal, dan pembuatan papan feedback yang mencakup kontrol terhadap persentase nut pecah, serta pemberian materi mengenai bahaya tingginya persentase nut pecah dan prosedur operasional stasiun press yang baik maka didapati persentase nut pecah hasil proses pengempaan bulan juni telah membaik menjadi 14,02% dengan persentase kehilangan minyak pada fiber 6,91%.
ANALISA KORELASI LEVEL OIL CCT (CONTINOUS CLARIFIER TANK) DAN LEVEL OIL WOT (WET OIL TANK) TERHADAP MOISTURE OUTLET PURIFIER DI PT. SARI ADITYA LOKA 2 Manurung, Vuko A T; Mahdiyah, Siti
Technologic Vol 2 No 2 (2011): Technologic
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Astra Agro Lestari adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang agrobisnis, salah satunya sebagai perusahaan penghasil minyak sawit. Sebagai anak perusahaan PT. Astra Agro Lestari, PT. Sari Aditya Loka 2 yang berlokasi di Provinsi Jambi mempunyai produk ekstraksi minyak kelapa sawit berupa CPO (Crude Palm Oil) dan inti sawit (kernel). Di PT. Sari Aditya Loka 2 terdapat satu stasiun yang berperan penting untuk mengolah minyak kelapa sawit yaitu stasiun pemurnian minyak (stasiun klarifikasi). Selain kotoran (dirt), kadar air (moisture) merupakan parameter aspek kualitas dari minyak kelapa sawit. Selama periode Januari 2011 - April 2011, moisture CPO produksi di PT. Sari Aditya Loka 2 mengalami 38 kali defect, defect tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah dari segi metode (operasional). Kadar air (moisture) seharusnya dapat ditangani lebih awal di unit CCT. Melihat potensi optimalisasi penghilangan kadar air di CCT tersebut, maka penulis melakukan analisa terhadap metode operasional antara level oil CCT (Continous Clarifier Tank) dan level oil WOT (Wet Oil Tank) untuk mendapatkan moisture outlet purifier yang lebih kecil dengan metode-metode sebagai berikut : 1. Kondisi level oil CCT 20 cm, level oil WOT ¾ 2. Kondisi level oil CCT 40 cm, level oil WOT ¾ 3. Kondisi level oil CCT 60 cm, level oil WOT ¾ 4. Kondisi level oil WOT ¼, level oil CCT 60 cm 5. Kondisi level oil WOT ½, level oil CCT 60 cm 6. Kondisi level oil WOT ¾, level oil CCT 60 cm
MENCEGAH AKSELERASI TIBA – TIBA DISAAT ENGINE MULAI DIHIDUPKAN DENGAN PENGGUNAAN PREVENTIVE SUDDEN ACCELERATION DEVICE PADA UNIT HD785-7 DAN 465-7R DI PT UNITED TRACTORS Manurung, Vuko A T; Hamzani, Peby
Technologic Vol 5 No 2 (2014): Technologic
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesalahan pengoperasian berupa akselerasi tiba – tiba disaat mesin pertama kali dihidupkan (start) dapat mengakibatkan kerusakan pada turbocharger. Pada OMM (Operation Maintenance Manual) sudah dinyatakan bahwa operator diharuskan melakukan pemanasan mesin (warm up) dan tidak menekan pedal akselerator ke posisi putaran tinggi (high rpm) diawal engine running selama minimal 15 detik dan minimal 20 detik setelah penggantian oli mesin dilakukan. Bila kebiasaan ini terus menerus terjadi maka akan menyebabkan kerusakan komponen turbocharger berupa shaft, journal bearing dan thrust bearing sehingga unit tidak dapat beroperasi (unschedule breakdown). Untuk itu di buatlah preventive sudden acceleration device yang prinsip kerjanya meskipun dilakukan penekanan pedal akselerator saat awal engine dihidupkan maka engine tetap pada kondisi idle. Dengan demikian maka kerusakan pada turbocharger dapat dicegah. .
MENINGKATKAN PHYSICAL AVAILABILITY (PA) SCANIA P380 DENGAN PROGRAM CUSTOMER SOLUTION MANAGEMENT DI PT TSP CUSTOMER PT UNITED TRACTORS SITE SATUI – SUNGAI DANAU Manurung, Vuko A.T; Praja, Aidhanis Kusuma; Sutama, Yohanes C
Technologic Vol 7 No 2 (2016): Technologic
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas perawatan (maintenance) yang buruk dan kurangnya kelengkapan data monitoring unit 14 Unit Scania P380 PT TSP menjadikan proses pemantauan kinerja dan performa unit menjadi tidak maksimal. Akibatnya Key Performance Indicator (KPI) keberhasilan dari fleet tersebut menjadi rendah. Setelah dilakukan transformasi melalui data monitoring unit, didapatkan rata-rata data Physical Avaibility (PA) 14 unit Scania P380 sebesar 71% sehingga tidak tercapainya target produksi yang sudah ditetapkan. Sedangkan standar PA untuk suatu fleet adalah 80%. Setelah dilakukan pengamatan, dan implementasi program Customer Solution Management (CSM) terhadap 14 unit Scania P380 tersebut, dengan tujuan untuk meningkatkan presentase Physical Avaibility 14 unit Scania P380 menjadi 80%. Program Customer Solution Management ini dilakukan dengan menerapan 13 program kerja yang sudah disesuaikan dengan masalah-masalah di lapangan. Penerapan ke 13 program kerja tersebut telah menaikkan PA dari 14 unit Scania P380 meningkat dari 71% menjadi 80% sesuai dengan target.
MENINGKATKAN EFISIENSI ANGGARAN MAINTENANCE DI PT UNITED TRACTORS AREA FMC SIMS SITE BATUKAJANG–KALTIM STUDI KASUS SARINGAN UDARA (AIR FILTER) Manurung, Vuko A T; Setiawan, Erwin
Technologic Vol 8 No 2 (2017): Technologic
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-- PT United Tractors Tbk sebagai salah satu perusahaan alat berat di terus mencoba mengembangkan dirinya melalui inovasi dan pembaruan diberbagai bidang agar dapat bertahan ditengah fluktuasi ekonomi karena harga batu bara yang masih belum stabil. Untuk mengatasi hal tersebut maka perlu melakukan pembaruan melalui inovasi dengan tujuan efisiensi dan efektifitas penunjang perusahaan. Setelah dilakukan pengamatan, didapatkan data bahwa ada peningkatan pembelian suku cadang (sparepart) pada bulan Februari–April 2016 khususnya komponen air filter/cleaner pasca temuan safety officer pemilik pertambangan sebesar 26%. Terlebih resiko terjangkit Penyakit Akibat Kerja Pneumokoniosis karena debu air filter dimana menurut survey ILO 2010 di India dari 23.812 kasus kematian akibat kerja 17% karena Pneumokoniosis. Sesuai data dilapangan setelah dilakukan proses perbaikan (improvement), didapatkan data bahwa terjadi penurunan pembelian air filter serta penghematan biaya maintenance khususnya untuk unit grader sebesar 66%. Dengan data tersebut dapat disimpulkan bahwa proses perbaikan yang dilakukan berhasil dan sesuai dengan target awal pengurangan biaya oerasional di Workshop seluruh area pertambangan United Tractor.