Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : TECHNOLOGIC

MENGURANGI KERUSAKAN YANG TIDAK TERJADWAL (UNSCHEDULE BREAKDOWN) KOMATSU PC4000-6D DENGAN PROGRAM KERJA SUPER TOUCH REINFORCE AIM MAINTENANCE DI PT UT AREA KALIMANTAN SELATAN Manurung, Vuko A.T; Wibowo, Yohanes Tri Joko; Muhazir, Agung Gema
Technologic Vol 9 No 2 (2018): TECHNOLOGIC
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya frekuensi kerusakan yang tidak terjadwal (unschadule breakdown), pada unit dengan katagori Full Maintenance Contract secara khusus pada unit Komtasu PC4000-6D pada periode November - Desember 2017 memerlukan suatu usaha tertentu dan spesifik agar dapat diturunkan ke level yang dipersyaratkan dalam kontrak. Setelah dilakukan pengamatan, maka ada 15 program dari berjumlah 18 program yang sudah ditetapkan untuk di implementasikann guna menurunkan kerusakan yang tidak terjadwal tersebut antara lain pengukuran amplifier, pengukuran ramp time, pengukuran Solenoid, washing oil cooler open, pengukuran under carrieage, pengukuran slew bearing dan slew teeth, pengukuran endplay engine trust bearing, pengecekan baut pengikat antara mesin dengan pompa distribution gear, pengukuran tekanan oli mesin, pengukuran rubber mounting engine dengan pompa distribution gear, pengukuran mesin cup spring, pengukuran starting motor, pengukuran prelube motor dan pengukuran alternator. Setelah dilakukan implementasi di lapangan maka terjadi penurunan kerusakan yang tidak terjadwal dari yang semula rata-rata 14.995 jam (H) menjadi rata-rata 11.605 jam (H) per bulan.
PEMBUATAN ALAT UKUR UNTUK PENGUKURAN TEMPERATUR SILINDER ATTACHMENT DENGAN LEBIH TEPAT PADA UNIT EXCAVATOR PC 3000-6 DI PT UT KALIMANTAN TIMUR Aditya Tio; Vuko A T Manurung; Yohanes C Sutama
Technologic Vol 10 No 2 (2019): Tenth Volume of Technologic Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guna mencegah kerusakan pada komponen pada sistem hidrolik unit PC3000-6 akibat temperatur yang terlalu tinggi (overheat) maka perlu dilakukan kontrol terhadap temperatur silinder. Alat yang ada saat ini tidak dapat mengukur kondisi hidrolik setiap saat karena menunggu unit berada di tempat yang aman dan tepat untuk melakukan pengukuran. Untuk mengatasi keadaan tersebut maka dibuat alat yang dapat mengirimkan kondisi temperatur sistem hidrolik melalui pesat singkat di mobile phone. Data yang diperoleh lebih akurat serta dapat dilakukan setiap saat sehingga dapat diantisipasi dan dilakukan tindakan pencegahan apabila ada kenaikan temperatur. Dengan menggunakan alat ini maka kerusakan yang lebih besar pada sistem hidrolik unit PC3000-6 dapat dicegah sehingga kerugian yang lebih besar dapat dihindari.
MENURUNKAN KERUSAKAN YANG TIDAK TERJADWAL PADA KOMATSU PC1250SP–8 DENGAN MELAKUKAN REPOSISI LINE HOSE AUTOLUBE DI PT PPN, DISTRICT KIDECO Vuko A T Manurung; Yohanes C Sutama; Elio Sabatania Manalu
Technologic Vol 11 No 1 (2020): Eleventh Volume of Technologic Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

- Dalam proses produksi pertambangan PT.PPN district KIDECO memiliki target pencapaianyang harus diraih untuk mendukung tercapainya produksi yang maksimal. Untuk itu maka salah satudepartemen yang membawahi Track Small Digger yang bertugas merawat dan memperbaiki alat berat typeexcavator PC1250SP-8 ke bawah memiliki target agar tidak terjadi kerusakan yang tidak terjadwal(breakdown unschedule). Dengan kata lain targetnya adalah 0%. Dari data yang ada ternyata target tersebutmasih tidak tercapai. Salah satu penyebabnya adalah kerusakan pada attachment noise unit PC 1250 - 8 yangmenyebabkan unit stop operasi karena kegagalan pelumasan pada bagian attachment noise tersebut. Setelahdilakukan desain ulang oleh departemen engeneering kemudian dilakukan implementasi reposisi line hoseautolube, maka diperoleh data tidak terjadi lagi kerusakan yang tidak terjadwal (unschaduled breakdown)pada attachment noise unit PC 1250SP - 8 pada bulan Mei – Juni 2019.
MENGURANGI WAKTU PENGERJAAN AUTOLUBE PC2000-8 DENGAN GREASE CLOGGING DETECTOR DI PT. UT DAERAH BENGALONSANGKULIRANG Vuko A T Manurung; Wenang Trirahardjo; Bulan Ichwan
Technologic Vol 11 No 2 (2020): Eleventh Volume of Technologic Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka kerusakan Autolube System pada PC2000-8, disebabkan komponen dari sistemAutolube yang sulit terdeteksi jika terjadi kerusakan. Tidak adanya alat yang bisa mendeteksi kondisi inimenyebabkan meningkatnya proses pengerjaan pada komponen tersebut. Untuk itu perlu dilakukan prosesperbaikan sehingga proses perbaikannya tidak memakan waktu yang lama. Prosesnya dengan membuat alatyang mampu mendeteksi ada aliran pelumas yang menuju ke attachment dan ini langsung dapat diketahuisecara realtime oleh mekanik melalui pesan instan yang dikirim langsung oleh controller alat tersebut keSmartphone melalui aplikasi Telegram sebagai Security Alert Message. Alat tersebut berupa pemasangan microcontroller di unit dan dengan memperhatikan sistem keamanan yang ada sehingga penambahan tersebut tidakmengganggu sistem yang sudah ada. Hasil dari proses perbaikan ini adalah mengurangi waktu perbaikansebesar ± 75% dari waktu yang selama ini dilakukan serta umur pakai komponen menjadi tepat waktu danjuga meningkatkan Physical Avaibility unit tersebut
MENAIKKAN PERFORMA UNIT BULLDOZER D155-6R DENGAN PERBAIKAN SISTEM MAINTENANCE DI DISTRIK SANGATA KALIMANTAN TIMUR Vuko A T Manurung; Yohanes Trijoko; Laurentius Nandy K
Technologic Vol 12 No 1 (2021): Twelfth Volume of Technologic Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plant Bintang adalah salah satu departemen di bawah PT PPN yang bertanggung jawabmelaksanakan perawatan alat berat, diantaranya Bulldozer, Small Excavator, dan unit Articulated. KOMATSUBulldozer D155-6 adalah salah satu unit yang dituntut harus dalam performa terbaik untuk mendukungpencapaian produksi batubara. Dalam melaksanakan tugasnya terdapat KPI (Key Performance Indicator)yang dibebankan kepada department tersebut yaitu angka kerusakan yang tidak terjadwal (unschedulebreakdown) maksimal sebesar 10%. Dari data yang diperoleh, target kerusakan yang tidak terjadwal di SectionTrack Dozer, khususnya pada unit D155-6R masih melebihi target maksimal. Salah satu penyebabnya adalahkerusakan yang sering muncul pada sistem lampu sehingga unit tidak dapat beroperasi karena menyangkutfaktor keamanan kerja. Berdasarkan analisis tulang ikan (fish bone) perlu dilakukan modifikasi pada sistemperkabelan (wiring system) dan juga perbaikan pada sistem pengecekan elektrik saat dilakukan prosesmaintenance. Dengan melakukan modifikasi tersebut maka kerusakan yang tidak terjadwal (unschedulebreakdown) turun menjadi 3.2%.
MENURUNKAN FREKUENSI KERUSAKAN SISTEM MESIN DENGAN MEMODIFIKASI JADWAL MAINTENANCE PADA BUS MRT SCANIA TIPE K310 DAN PENANGANAN LIMBAH YANG DITIMBULKANNYA Vuko A T Manurung; Yohanes Tri joko Wibowo; Thoriq Daffa Nurdin
Technologic Vol 12 No 2 (2021): Twelfth Volume of Technologic Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UT cabang On Road merupakan salah satu perusahaan yang dipilih oleh operator bus MassRapid Transit (MRT) Jakarta untuk melakukan kontrak perawatan pada unit Scania K310 IB Maxi Busmiliknya, sehingga unit bus siap beroperasi melayani transportasi publik. Pada 2021 unit bus tipe K310mengalami persoalan berupa mesin yang mati mendadak. Pengecekan di lapangan menunjukkan bahwa aliranbahan bakar dari filter bahan bakar ke mesin mengalami sumbatan sehingga alirannya tidak lancar. Daripersoalan yang timbul ini maka dilakukan penyelidikan dan ditemukan aliran bahan bakar yang tidak lancerke mesin. Dari buku referensi yang ada, penggunaan solar B30 yang ada di pasaran Indonesia akanmenyebabkan usia saringan bahan bakar menjadi lebih pendek. Oleh karena itu dilakukan perbaikan padasistem penyaringan (filter) bahan bakar dengan mempercepat penggantian pre fuel filter dari per 20.000 kmpemakaian, menjadi setiap 10.000 km pemakaian. Proses ini dilakukan guna menghindari denda dari operatorbus akibat tidak beroperasi dan terjadinya di jalur khusus bus yang mengakibatkan kemacetan. Metodologipenelitian yang dilakukan adalah mengecek peyebab mogoknya unit, mengambil sampel bahan bakar yangada di filter dan mengirimkan ke lab utuk di analisis kandungannya sehingga dapat diambil tindakan. Prosesperbaikan ini dapat menurunkan kerusakan mesin sampai dengan 0% sehingga target Physical Availability(PA) unit tercapai. Percepatan penggantian saringan bahan bakar ini mengakibatkan jumlah limbah yangdihasilkan dari saringan tersebut juga makin banyak sehingga perlu dibuat juga sistem pengolahan limbahbahan bakar agar dapat dipakai dan tidak dibuang secara percuma.