Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A Legal Analysis of Judges' Legal Considerations in State Administrative Disputes Relating to the Cancellation of Building use Rights Certificates Riska Ayu Khusnul Laila; Siti Marwiyah; Sri Sukmana Damayanti
Fox Justi : Jurnal Ilmu Hukum Vol. 16 No. 01 (2026): Fox justi : Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Overlapping land rights disputes between historical evidence claims and modern administrative registration trigger complex legal uncertainty in Indonesia. This study aims to analyze the implementation of the rechtmatigheid principle by the Supreme Court in Decision Number 281 K/TUN/2023 regarding the cancellation of Building Use Rights Certificates based on Article 30 paragraph (1) letter c of PP No. 24 of 1997, as well as to dissect the judge's considerations in rejecting the Judicial Review in Decision Number 124 PK/TUN/2024. The research method used is normative legal research with a statute approach and a case approach. The results of the study indicate that the Supreme Court prioritizes the value of procedural legal certainty (Rechtssicherheit) over the material claims of individuals who neglect to use the 90-day deadline for filing a lawsuit after a deadlocked mediation, in line with the doctrine of vigilantibus non dormientibus iura subveniunt. The definitive rejection of the application for Judicial Review is based on the failure to fulfill the criteria of decisive novum (new, decisive evidence) as regulated in a restrictive manner in SEMA Number 2 of 2019. The conclusion of the study confirms that the validity of certificates in the land administration system is highly dependent on the integration between compliance with official procedures and the vigilance of legal subjects in defending their rights.
PENGUATAN KAPASITAS MASYARAKAT TERHADAP RISIKO BANJIR MELALUI SINERGI PARTICIPATORY ACTION RESEARCH DAN APLIKASI INARISK Priyanto Priyanto; Galuh Ajeng Ayuningtiyas; Fedianty Augustinah; Siti Marwiyah
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Sentong terhadap risiko banjir melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan pemanfaatan aplikasi INARISK sebagai media mitigasi berbasis digital. Metode pengabdian yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi masalah, perencanaan partisipatif, implementasi intervensi, monitoring dan evaluasi, serta refleksi keberlanjutan program. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan mitigasi bencana, edukasi kebencanaan berbasis experiential learning di sekolah dasar, pelatihan penggunaan aplikasi INARISK, simulasi evakuasi, pembentukan Tim Siaga Banjir, dan penanaman 500 bibit pohon di bantaran sungai. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan literasi kebencanaan dan kapasitas digital masyarakat, di mana 85% peserta mampu menggunakan aplikasi INARISK untuk mengakses peta risiko dan pelaporan bencana, serta terjadi peningkatan pemahaman siswa sebesar 65% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, terbentuknya Tim Siaga Banjir Desa Sentong menunjukkan adanya penguatan kelembagaan lokal dan sistem peringatan dini berbasis komunitas. Simpulan pengabdian ini menunjukkan bahwa sinergi antara pendekatan partisipatif dan teknologi digital efektif dalam meningkatkan kapasitas adaptif masyarakat terhadap risiko banjir, memperkuat ketahanan sosial-ekologis desa, serta mendukung terwujudnya desa tangguh bencana yang berkelanjutan.