Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : eCo-Buss

Pengaruh Capital Intensity, Institusional Ownership, Debt To Equity Ratio dan Return On Equity terhadap Accounting Conservatism Camila Pratiwi Putri; Diah Febriyanti
eCo-Buss Vol. 6 No. 3 (2024): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v6i3.1257

Abstract

Konservatisme Akuntansi melibatkan pemilihan kondisi di mana kerugian potensial harus segera diakui dalam bentuk biaya atau kewajiban. Sebaliknya, jika kondisi memungkinkan untuk menghasilkan keuntungan, pendapatan atau aset terkait tidak boleh diakui sampai sepenuhnya terwujud. Penelitian ini fokus untuk menganalisis dampak intensitas modal, kepemilikan institusional, rasio utang terhadap ekuitas, dan Return on Equity terhadap Konservatisme Akuntansi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metodologi deskriptif dan verifikatif, dan teknik pengumpulan data melibatkan tinjauan pustaka dan dokumentasi. Pemilihan sampel mengikuti metode purposive sampling yaitu 10 sampel dari 90 jumlah populasi. Selama periode yang ditentukan, perusahaan harus terdaftar secara publik setiap tahun. memberikan informasi keuangan yang komprehensif dan akurat, dan menghasilkan pendapatan minimal $1 juta. Beberapa metode digunakan dalam analisis data, seperti analisis deskriptif, yang mendeskripsikan properti data dan menguji asumsi statistik klasik seperti normalitas, multikolinearitas (interval posterior antara dua kumpulan bintang), heteroskedastisitas, atau autokorelasi (model hierarki subjektif). Analisis data melibatkan analisis regresi linier berganda dengan pengolahan data dengan IBM SPSS 26.0. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa seluruh variabel dengan uji t memiliki pengaruh yang positif terhadap Konservatisme Akuntansi. Selain itu, hasil uji-f simultan mengungkap bahwa keseluruhan variabel secara signifikan dan positif memengaruhi Konservatisme Akuntansi dengan 66,4% nilai pengaruhnya dan sisanya 33,6% ada di variabel lain yang tidak diikutkan dalam penelitian.Sehingga manajer keuangan dan praktisi akuntansi harus mempertimbangkan faktor-faktor ini ketika merencanakan kebijakan keuangan dan akuntansi perusahaan. Hal ini menggambarkan kebutuhan untuk mengintegrasikan strategi keuangan yang mencakup aspek-aspek tersebut.
Pengaruh NIM, BOPO, dan LDR terhadap Return on Assets pada Bank BJB Tahun 2017-2025 Muhammad Al Rizal Firdaus; Diah Febriyanti
eCo-Buss Vol. 8 No. 1 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i1.2776

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana Return on Assets PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) dipengaruhi oleh NIM, BOPO, LDR terhadap ROA pada tahun 2017 sampai dengan triwulan pertama tahun 2025. Dengan menggunakan strategi eksplanatori berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan terbaru, Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Analisis Regresi linier berganda adalah teknik analisis yang digunakan, dan dilengkapi dengan pengujian asumsi dan hipotesis tradisional (uji-t dan uji F). Temuan ini menunjukkan bahwa LDR tidak memiliki dampak yang nyata terhadap ROA, meskipun NIM dan BOPO memiliki dampak parsial yang cukup besar. Ketiga variabel independen secara signifikan mempengaruhi ROA secara bersamaan. NIM merupakan faktor yang paling mempengaruhi ROA dari ketiganya, yang menunjukkan betapa pentingnya pengelolaan aset produktif yang efisien. Menariknya, BOPO memiliki pengaruh positif, yang mengindikasikan kondisi efisiensi relatif dimana biaya operasional yang lebih tinggi dapat dikompensasi oleh peningkatan laba operasional. Penelitian ini menyoroti betapa pentingnya pengendalian marjin bunga dan efektivitas operasional untuk meningkatkan profitabilitas bank pembangunan daerah.