Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

BIMBINGAN TEKNIS KEPALA LABORATORIUM SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEGIATAN PRAKTIKUM DI LABORATORIUM IPA Imam Satibi; Hastri Firharmawan; Isnaini Lilis Elviyanti; Ahmad Aftah Syukron; Umi Barokah; Aulia Rahmawati; Ervian Arif Muhafid; Rasyid Zuhdi; Vian Dwi Chalisty
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.17499

Abstract

Laboratorium IPA merupakan kegiatan untuk melakukan pengamatan dan mempraktikan hal yang telah dipelajari secara teori. Hal yang penting dalam laboraturium IPA adalah sistem pengelolaannya, supaya laboratorium IPA dapat berfungsi dengan baik dan sesuai standart. Berdasarkan hal tersebut, telah dilakukan bimbingan teknis kepada kepala laboratorium sebagai upaya peningkatan kegiatan praktikum di laboraturium IPA yang sesuai standart dari pemerintah. Bimbingan teknis ini dilakukan dengan memberikan wawasan tentang kebijakan kepala laboratorium IPA, manajemen laboratorium IPA, analisis SWOT, administrasi laboratorium IPA, sarana dan prasarana laboratorium IPA, manajemen alat dan bahan laboratorium IPA serta tata cara pembuatan modul. Kegiatan ini diikuti oleh kepala laboratorium atau guru yang mengelola laboraturium IPA di seluruh Indonesia. Bimbingan teknis ini dilakukan secara online menggunakan aplikasi Zoom. Hasil kegiatan ini yaitu menganalisis hasil pretest dan posttest selama kegiatan berlangsung dan menunjukkan hasil yang positif. sehingga kegiatan ini dapat menunjukkan bahwa bimbingan teknik kepala laboratorium IPA dapat memberikan dan meningkatkan wawasan tentang sistem pengelolaan laboratorium IPA yang bermanfaat kepada peserta.
Pendampingan Penyusunan Administrasi Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Tim Penggerak Pemberdayaan KeseSjahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Tegalrejo Ceper Klaten Isnaini Lilis Elviyanti; Ahmad Aftah Syukron; Titi Maemunah; Dwiyono Waluyo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/pengabmas.v6i2.544

Abstract

The family income improvement business group (UP2K) is one of the Work Programs (POKJA) II of the Village PKK Team to help increase family income. In order for the UP2K program to run properly and correctly, it is necessary to have good and correct administrative bookkeeping as well. As well as professional and trustworthy managers are also the main capital for UP2K development. Therefore, there has been assistance in the preparation of administrative bookkeeping UP2K TP. PKK Tegalrejo Ceper Klaten Village so that the UP2K program Tegalrejo Ceper Klaten Village can develop for the better. This administrative bookkeeping assistance was given to the Special Group (Poksus) UP2K POKJA II TP. PKK Tegalrejo Ceper Klaten Village. This assistance is in the form of training in the preparation of UP2K administration books. The Tegalrejo Ceper Klaten Village Government hopes that UP2K will be more developed and professionally managed. The existence of the UP2K program in Tegalrejo Ceper Klaten Village is expected to increase the development of family economic businesses in Tegalrejo Ceper Klaten Village.
PELATIHAN PENYUSUNAN ADMINISTRASI PKK DAN PEMBUATAN BATIK JUMPUTAN UNTUK TIM PENGGERAK PKK DESA PEJENGKOLAN PADURESO KEBUMEN Isnaini Lilis Elviyanti; Ahmad Aftah Syukron; Titi Maemunah; Idad Gholbuddien; Surya Aji Permana; Lutfiah Wulandari; Upit Nur Fadilah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39054

Abstract

Pembangunan berkelanjutan desa merupakan hal yang penting untuk kemajuan suatu desa, untuk itu dengan adanya Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) maka dapat membantu pelaksanaan Pembangunan berkelanjutan desa dalam memperkuat kapasitas. PKK bertujuan untuk memberdayakan keluarga dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan. Untuk memperkuat kapasitas dalam perencanaan pembangunan berkelanjutan dalam TP. PKK melalui pelatihan keterampilan berupa pelatihan penyusunan administrasi PKK berbasis teknologi, serta usaha ekonomi kreatif berupa pelatihan pembuatan batik jumputan bagi TP. PKK Desa Pejengkolan Kecamatan Padureso. Dengan memperkuat kapasitas TP. PKK, diharapkan dapat tercapai peningkatan kesejahteraan masyarakat, peningkatan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan, serta peningkatan akses dan pemanfaatan sumber daya yang tersedia di tingkat lokal. Pelatihan ini telah dilakukan pada bulan September 2024 di Balai Desa Pejengkolan yang diikuti oleh seluruh TP. PKK Desa Pejengkolan. Pelatihan penyusunan administrasi PKK dilakukan secara dengan menyusun buku administrasi berbasis teknologi yang dibutuhkan disetiap Pokja PKK desa Pejengkolan. Kemudian, dilakukan pendampingan praktik penyusunan buku administrasi secara digital dan melihat peningkatan kemampuan menyusun buku administrasi untuk Pokja PKK Desa Pejengkolan. Untuk usaha ekonomi kreatif dilakukan pelatihan membuat batik jumputan, telah dilakukan di bulan September 2024. Seluruh TP. PKK Desa Pejengkolan membuat batik jumputan dengan kain putih yang diberi motif ikat dan di warnai jingga. Kemudian, kain batik jumputan ini direncanakan akan dibuat seragam baru oleh TP. PKK Desa Pejengkolan.
Analisis Perbandingan Biaya dan Waktu Metode Konstruksi Modular dan Konvensional Menggunakan Microsoft Project Fredy Ekamaz; Isnaini Lilis Elviyanti; Titi Maemunah; Dwiyono Waluyo; Ahmad Aftah Syukron; Eko Priyanto; Imam Satibi
Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik  Vol. 4 No. 3 (2026): Juni: Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/venus.v4i3.1576

Abstract

The development of the construction industry requires building methods that are faster, more cost-efficient, and capable of delivering higher quality. Conventional construction methods are still widely used in building projects; however, they often face challenges such as longer construction durations, high labor requirements, and the risk of material waste. One alternative approach is modular construction, which can accelerate project execution, improve construction quality, and reduce both material waste and project costs. This study compares conventional and modular construction methods in the development of the building at Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen using Microsoft Project for cost and schedule analysis. The results indicate that the estimated construction cost using the conventional method is IDR 1.322.412.000, while the modular method requires IDR 830.000.000. This represents a cost saving of IDR 492.412.000, equivalent to 37,24%, when using the modular method. In terms of project duration, the conventional method is estimated to require 120 calendar days, whereas the modular method requires only 40 calendar days. Consequently, the modular method reduces the construction duration by 80 days, achieving a time efficiency of 66,67%. The findings demonstrate that the modular construction method is more efficient than the conventional method for the construction of the UMNU Kebumen building in terms of both project cost and construction duration.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Inovasi Kerajinan Berbasis Serabut Kelapa Menjadi Pot Di Desa Karangpakis, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap Imam Bukhori; Batrisyia Ramadhani; Ambyani Sri Afwa; Alinnuha Faza Naurina; Syifaul Jannah; Sindi Kriswanti; Tri Wahyuningsih; Muhammad Nailun Naja; Nafisatul Marhamah; Ade Septiawan; Isnaini Lilis Elviyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7886

Abstract

Sebagai negara agraris tropis, Indonesia memiliki sumber daya kelapa yang melimpah; namun, pemanfaatan serat sabut kelapa sebagai produk bernilai ekonomi masih belum optimal. Sebagian besar sabut kelapa hanya dibuang atau dibakar, padahal bahan ini memiliki karakteristik unggul seperti ketahanan terhadap air, daya tahan yang tinggi, dan sifat biodegradable, sehingga ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses dan dampak pelatihan pemanfaatan serat sabut kelapa untuk membuat pot bunga terhadap pemberdayaan perempuan di Desa Karangpakis, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh Kelompok Program Pengabdian Masyarakat (KKN) ke-20 Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen, pada tanggal 28 Agustus 2026, mulai pukul 14.00 WIB di Balai Desa Karangpakis, dengan melibatkan 45 peserta perempuan. Metode yang digunakan meliputi ceramah, demonstrasi langsung, praktik kelompok, dan evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengolah limbah sabut kelapa menjadi kerajinan pot bunga yang layak jual. Peserta mampu membuat rangka pot dari kawat jaring, mengisi rangka tersebut dengan serat sabut kelapa yang telah diolah, serta menyelesaikan produk hingga tahap finishing. Selain aspek teknis, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran lingkungan dan memperluas wawasan kewirausahaan di kalangan perempuan pedesaan. Dampak yang dihasilkan tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga ekologis dan sosial, sejalan dengan prinsip-prinsip ekonomi sirkular yang mengubah limbah menjadi sumber daya yang bernilai. Berdasarkan hasil ini, direkomendasikan agar program pelatihan serupa dikembangkan secara berkelanjutan dengan dukungan pemasaran digital dan bantuan teknis dari pihak-pihak terkait.