Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALYSIS OF PERSONAL, PSYCHOLOGICAL INFLUENCE, SOCIAL AND CULTURAL ON PURCHASE DECISION OF KOREAN INSTANT NOODLE PRODUCTS Anugriaty Indah Asmarany; Eva Yuniarti Utami; Moh Gifari Sono; Hartin Kurniawati; Dominica Maria Ratna Tungga Dewa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18700

Abstract

Mie instan merupakan salah satu produk kemasan yang banyak diminati karena mudah didapat, mudah dalam penyajiannya, memiliki harga yang murah, dan memiliki rasa yang sesuai dengan selera. Hal ini mengakibatkan banyak bermunculan produk pangan luar negeri, salah satunya mie instan Korea. Adanya fenomena budaya Korean Wave atau Hallyu sangat mempengaruhi minat masyarakat khususnya kalangan muda terhadap produk mie instan Korea. Penelitian ini menjadikan mahasiswa sebagai populasi yang mewakili kalangan remaja yang mengonsumsi mie instan. . Penelitian ini menggunakan teknik PLS dan metode SEM (Structural Equation Model), dan diolah menggunakan program SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor budaya, sosial, dan psikologis mempunyai pengaruh terhadap keputusan konsumen membeli mie instan, namun faktor pribadi tidak berpengaruh karena nilai thitung lebih kecil dari nilai ttabel. Faktor yang paling mempengaruhi keputusan pembelian konsumen adalah variabel sosial.
Analisis Pengaruh Employee Advocacy, Work-Life Balance dan Iklim Organisasi terhadap Komitmen Kerja Karyawan Generasi Z Shinta Dwi Handayanti; Victor Lamboy Sinaga; Isnawati Osman; Iwan Henri Kusnadi; Dominica Maria Ratna Tungga Dewa; Josef Hernawan Nudu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1825

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana employee advocacy, work-life balance, dan iklim organisasi memengaruhi komitmen kerja karyawan generasi Z yang bekerja di sektor swasta maupun pemerintahan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan mendalam terhadap 30 informan yang merupakan karyawan generasi Z dan telah bekerja minimal satu tahun di organisasi mereka saat ini. Proses analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis tematik, sementara uji validitas diperkuat melalui triangulasi sumber dan metode untuk memastikan keakuratan dan konsistensi temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut memiliki dampak positif terhadap komitmen kerja. Employee advocacy mendorong rasa memiliki dan kebanggaan terhadap organisasi, work-life balance berkontribusi pada kepuasan kerja dan mencegah kelelahan mental (burnout), sedangkan iklim organisasi yang mendukung mampu meningkatkan keterlibatan dan loyalitas karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya peran manajemen dalam membangun lingkungan kerja yang memberdayakan, seimbang, dan suportif, agar generasi Z merasa dihargai dan termotivasi untuk berkontribusi secara maksimal. Penelitian ini juga memberikan implikasi praktis bagi pengembangan strategi manajemen sumber daya manusia yang lebih adaptif dan selaras dengan kebutuhan serta karakteristik generasi tenaga kerja muda saat ini.
Analysis of the Influence of Knowledge Management, Digital Adoption, and Technology-Based Training on Organizational Performance Didik Widiantoro; Loso Judijanto; Suhartono Suhartono; Susatyo Adhi Pramono; Dominica Maria Ratna Tungga Dewa; Bernadin Maria Noenoek Februati
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 5, No 4 (2025)
Publisher : Malikussaleh University, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/ijesty.v5i4.1222

Abstract

The manufacturing industry in Indonesia faces significant challenges in the era of digitalization and technological transformation. To remain competitive, companies need to implement strategies that support improved organizational performance. This study aims to analyze the influence of knowledge management, digital adoption, and technology-based training on organizational performance. The study was conducted using a quantitative approach with a survey method of 130 employees from six manufacturing companies in Indonesia. Data were collected through closed-ended questionnaires and analyzed using multiple linear regression. The results of the analysis indicate that all independent variables significantly influence organizational performance. Knowledge management is the most dominant factor with a beta coefficient value of 0.438, followed by digital adoption (0.386) and technology-based training (0.342). The Adjusted R² value of 0.675 indicates that the three variables explain 67.5% of the variation in organizational performance. Furthermore, all proposed hypotheses are accepted based on significance values below 0.05. This study confirms the findings of previous studies, which demonstrate the importance of knowledge and technology management in driving organizational competitiveness. These findings provide practical recommendations for manufacturing company management to integrate knowledge management systems, accelerate technology adoption, and increase the effectiveness of technology-based training to improve organizational performance sustainably.