Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Innovative: Journal Of Social Science Research

Pengaruh Hidrogel Limbah Popok dan Serat Sabut Kelapa terhadap Kuat Tekan dan Serapan Air Bata Ringan Nugraha, Amien Fatwa; Sujatmiko, Heri; Prasetyo, Yohanes Pracoyo Widi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20107

Abstract

Limbah popok dan sabut kelapa merupakan limbah yang mencemari lingkungan karena belum terkelola optimal. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan hidrogel dari limbah popok sebagai pengganti foam agent dan serat sabut kelapa sebagai campuran bata ringan untuk meningkatkan sifat mekanis dan nilai ekonomisnya. Penelitian eksperimental ini menggunakan variasi komposisi hidrogel (0%, 1%, 1.5%, 2%) dan serat sabut kelapa (0%, 0.5%, 1%, 1.5%). Hasil menunjukkan bahwa komposisi 1% hidrogel dan 0.5% serat menghasilkan kuat tekan tertinggi sebesar 9,61 MPa, melebihi standar SNI 8640:2018 (6 MPa). Nilai serapan air tertinggi sebesar 13,17% masih di bawah batas maksimum SNI (25%). Analisis biaya menunjukkan penghematan hingga Rp351,00 per unit dengan penggunaan bahan limbah. Kesimpulan penelitian mengindikasikan bahwa kombinasi hidrogel limbah popok dan serat sabut kelapa tidak hanya meningkatkan performa bata ringan tetapi juga memberikan solusi berkelanjutan bagi pengelolaan limbah.
Analisis Risiko K3 dengan HIRADC pada Proyek Flat Type 60 TNI AL Banyuwangi satriyo putra, Dandi; Sunarko, Sunarko; Prasetyo, Yohanes Pracoyo Widi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) serta mengidentifikasi dan mengendalikan risiko kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Flat Type 60 di Pangkalan TNI Angkatan Laut Banyuwangi. Metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determination of Control) digunakan untuk mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, dan merancang tindakan pengendalian. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, dan kuesioner terhadap 21 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko tertinggi terjadi pada pekerjaan struktur atas, seperti jatuh dari ketinggian, tertimpa material, dan penggunaan scaffolding tidak standar. Selain itu, ditemukan bahaya kebisingan ekstrem, alat berat tidak layak, dan kelalaian penggunaan APD. Analisis risiko mengungkapkan 85,85% risiko rendah, 7,07% sedang, dan 7,07% tinggi. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pengawasan, pelatihan K3, dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan untuk mengurangi kecelakaan kerja. Temuan ini dapat menjadi referensi bagi proyek konstruksi sejenis dalam menerapkan SMK3 secara efektif. Kata Kunci : Kecelakaan Kerja, HIRADC, K3, Proyek Konstruksi, SMK3
Evaluasi Tingkat Pelayanan Jalan Menggunakan Metode LOS Pada Ruas Jalan Rogojampi–Benculuk Berdasarkan PKJI 2023 dan VISSIM Islami, Moh Fahrul; Sujatmiko, Heri; Prasetyo, Yohanes Pracoyo Widi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19344

Abstract

Ruas Jalan Rogojampi–Benculuk di Banyuwangi mengalami penurunan kinerja lalu lintas akibat tingginya volume kendaraan dan hambatan samping yang signifikan, sehingga memicu kemacetan yang berdampak pada efisiensi dan kenyamanan berkendara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat pelayanan (Level of Service/LOS) jalan menggunakan dua pendekatan, yaitu metode manual berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dan simulasi mikroskopis dengan software VISSIM. Pengumpulan data meliputi survei volume lalu lintas, kecepatan rata-rata, dan hambatan samping selama tiga hari di ruas jalan tersebut, kemudian dianalisis untuk menentukan LOS berdasarkan derajat kejenuhan (DJ) serta memodelkan kondisi eksisting menggunakan VISSIM. Hasil menunjukkan bahwa analisis manual menghasilkan LOS C dengan DJ sebesar 0,50, sedangkan simulasi VISSIM menunjukkan LOS E dengan vehicle delay mencapai 80–115 detik. Penelitian ini memberikan kontribusi penerapan PKJI 2023 dalam evaluasi Level of Service (LOS) dan pemodelan VISSIM.
Analisis Tingkat Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Dengan Metode Structured What-If Technique (SWIFT) Pada Proyek Pemasangan Metal Sparator Reject Cement Mill Bosowa Banyuwangi Abdulgani, Sulthon Fatah; Widi Prasetyo, Yohanes Pracoyo; Sunarko
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19657

Abstract

Pekerjaan proyek konstruksi adalah jenis pekerjaan yang membutuhkan disiplin ilmu secara teknis termasuk seperti pelaksanaan, keterlibatan sumber daya manusia yang didalamnya mencakup pekerjaan sipil, mekanikal, elektrikal dan tata lingkungan. Pelaksanaan pekerjaannya juga harus memperhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) karena proses pekerjaan konstruksi memiliki potensi risiko bahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja berakibat fatal jika tidak diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali seberapa besar tingkat kesadaran pekerja dalam pengendalian terjadinya potensi risiko yang membahayakan keselamatan pekerja agar memastikan tidak ada permasalahan yang berpotensi mengganggu pada penerapan implementasi K3. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis Structured What-If Technique (SWIFT). Subjek dari penelitian ini adalah personil tenaga kerja dan lingkungan proyek pada pekerjaan pemasangan Metal Sparator. Berdasarkan hasil dari analisis klasifikasi penilaian risiko yang berpotensi pada pekerjaan pemasangan Metal Sparator, terdapat beberapa potensi bahaya yang berbeda. Berdasarkan penilaian klasifikasi risiko yang dilakukan dengan penghitungan nilai Risk Rating Number (RRN) terdapat 17 potensi risiko pekerjaan di tingkat prioritas utama 4 salah satunya yaitu pada bahaya terjatuh dari ketinggian, kemudian di tingkat prioritas menengah 9 pada bahaya menghirup asap beracun las dan di tingkat prioritas rendah 4 pada tergores benda tajam.
Analisis Kinerja Seismik dan Modifikasi Struktur Baja di Wilayah Kds Tinggi (Studi Kasus: PT. Warisan Eurindo, Banyuwangi) Firdaus, Zulfan; Prasetyo, Yohanes Pracoyo Widi; Purnomo, Dimas Aji
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19785

Abstract

Kabupaten Banyuwangi merupakan wilayah dengan aktivitas seismik tinggi yang menuntut penerapan desain struktur tahan gempa. Penelitian ini mengevaluasi kinerja seismik struktur gudang baja eksisting dengan sistem Ordinary Moment Frame (OMF) dan membandingkannya setelah dimodifikasi menjadi sistem Ordinary Concentrically Braced Frame (OCBF). Analisis dilakukan menggunakan metode Linear Time History Analysis (LTHA) pada ETABS v22, dengan input tiga data gempa historis (Chi-Chi, Miyagi, Tokachi). Hasil menunjukkan bahwa struktur OMF mengalami overstress pada elemen kolom (rasio tegangan D/C sebesar 0,951), rasio kelangsingan KL/r mencapai 205,49 (melebihi batas 200), serta simpangan antar tingkat sebesar 249,22 mm (2,6%), melampaui batas izin 143,077 mm. Setelah modifikasi ke sistem OCBF, nilai D/C turun menjadi 0,785, rasio KL/r menjadi 141,84, dan simpangan antar tingkat berkurang drastis menjadi 70,09 mm (0,7%). Dengan demikian, penambahan bracing terbukti efektif meningkatkan performa seismik struktur baja pada kawasan rawan gempa.