Moh. Maghfur dan Nur Fatih Ahmad
Manajemen Pendidikan Islam, Universitas Qomaruddin Gresik, Jawa Timur, Indonesia

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Moh. Maghfur dan Nur Fatih Ahmad
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 21 No 1 (2023): Juni
Publisher : LPPM IAI QOMARUDDIN GRESIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/jipi.v21i1.4052

Abstract

ABSTRAK Ada beberapa alasan kenapa orang Islam belajar bahasa Arab, pertama, bahasa Arab sebagai bahasa ibadah ritual keagamaan seperti sholat, dzikir, doa – doa, dan lain – lainnya dengan menggunakan bahasa Arab. Kedua, dengan menguasai bahasa Arab, maka akan dapat memahami Al Qur’an dan Hadits Nabi SAW. Dimana keduanya adalah sumber pokok ajaran dan hukum Islam. Yang ketiga, dengan menguasai bahasa Arab, maka wawasan kajian Islam akan berkembang karena dapat mengkaji Islam dari kitab klasik yang kaya dengan kajian Islam dan alasan lainya. Kata Kunci: Peningkatan, Pembelajaran, Bahasa Arab
Strategi Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Membangun Budaya Disiplin di Era Kurikulum Merdeka minan khoiron; Nur Fatih Ahmad; Achmad Dany; Ahmad Afrizal Rizqi; Muhammad Najib
DAARUS TSAQOFAH Jurnal Pendidikan Pascasarjana Universitas Qomaruddin Vol. 3 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Pascasarjana Universitas Qomaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62740/xcdfgj36

Abstract

This study aims to examine the role and leadership strategies of the principal in improving student discipline at MTs Al Hidayah Serah Panceng, Gresik, within the context of implementing the new curriculum and character strengthening policies. The dual mandate of madrasahs to develop both competence and character—based on the Decree of the Minister of Religious Affairs (KMA) No. 450 of 2024 and the Character Education Strengthening Program (PPK)—requires an adaptive leadership model. This research employs a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis, and analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. The findings reveal that the principal’s leadership (H. Asykuroni) is integrative, combining charismatic, democratic, strategic, and cultural styles. The discipline enhancement strategy emphasizes inner control through personal example and cooperative control through collaboration with parents, while external control based on the reward–punishment system is not the dominant approach. The most original finding is the practice of “collaborative learning module development,” which synthesizes the guidelines of LP Ma’arif NU and the Ministry of Religious Affairs. This innovation represents a bottom-up implementation of the Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil ‘Alamin (P5RA) philosophy. The study concludes that adaptive leadership grounded in local wisdom and human resource empowerment successfully fosters a discipline culture based on moral awareness, and serves as an effective model for harmonizing national education policies with the cultural–religious identity of madrasahs.
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SMK ASSA'ADAH BUNGAH GRESIK Ahmad Fahmi Burhanuddin Abdillah; Mochamad Chairudin; Nur Fatih Ahmad
MADINASIKA Vol 7 No 2 (2026): MADINASIKA-APRIL
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i2.17763

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan sarana dan prasarana dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SMK Assa’adah Bungah Gresik yang berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin Gresik. Fokus penelitian ini adalah bagaimana manajemen sarana dan prasarana dilaksanakan serta sejauh mana kontribusinya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, dengan tujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengelolaan fasilitas pendidikan dalam menunjang proses belajar yang efektif. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, sementara teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pengadaan, pemeliharaan, inventarisasi, pendayagunaan, dan penghapusan, sehingga manajemen yang terstruktur dan berkelanjutan terbukti memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.
The Influence of Student Management on the Discipline of Grade 11 Students at SMK Miftahul Ulum Melirang Bungah Gresik Putri Nailut Tazkiyah Putri Nailut; Mutaqin Habibullah; Nur Fatih Ahmad
DIDAKTIKA Vol 20 No 01 (2026): DIDAKTIKA : JURNAL KEPENDIDIKAN
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/didaktika.v20i01.11728

Abstract

This study aims to deiteirminei thei influeincei of studeint manageimeint on studeint disciplinei at SMK Miftahul Ulum Meilirang Bungah Greisik. This reiseiarch eimploys a quantitativei approach with thei eix post facto meithod. Thei population in this study consists of 37 studeints, utilizing a saturateid sampling teichniquei (total sampling). Data colleiction was conducteid through queistionnaireis, obseirvations, and documeintation. Thei data analysis teichniqueis includeid normality teists, lineiarity teists, and simplei lineiar reigreission analysis.Thei reisults of thei study indicatei that studeint manageimeint has a significant influeincei on studeint disciplinei. This is eivideinceid by a significancei valuei of 0.000 < 0.05 and a t count valuei of 4.397 > t tablei 2.030. Thei coeifficieint of deiteirmination (R 2 ) of 0.356 indicateis that studeint manageimeint contributeis 35.6% to studeint disciplinei, whilei thei reimaindeir is influeinceid by otheir factors. Thus, it can bei concludeid that thei beitteir thei studeint manageimeint, thei higheir thei leiveil of studeint disciplinei in thei school.
Implementasi Ekstrakurikuler Pengajian Kitab Kuning dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa di MA Nurul Huda Wadeng Tantinatus Sholihah; Nur Fatih Ahmad
Journal of Research and Thought on Islamic Education (JRTIE) Vol. 9 No. 1 (2026): Journal of Research and Thought on Islamic Education (JRTIE)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/xy2wa261

Abstract

Studi ini menelaah implementasi kegiatan ekstrakurikuler pengajian kitab kuning dalam meningkatkan minat belajar siswa di MA Nurul Huda Wadeng. Kegiatan pengajian kitab kuning merupakan salah satu program pendidikan keagamaan yang bertujuan memperdalam pemahaman siswa terhadap ilmu agama Islam serta melatih kemampuan siswa dalam membaca dan memahami kitab-kitab klasik berbahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pengajian kitab kuning serta kontribusinya dalam meningkatkan minat belajar siswa terhadap materi keagamaan. Ruang lingkup penelitian difokuskan pada proses pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pengajian kitab kuning di lingkungan madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru pembina, serta beberapa siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pengajian kitab kuning. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler pengajian kitab kuning dilaksanakan secara rutin sebagai salah satu program penguatan pendidikan agama di madrasah. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan menggunakan berbagai metode pembelajaran seperti membaca teks kitab, menerjemahkan makna, menjelaskan isi kitab, serta metode sorogan, bandongan, diskusi, dan tanya jawab. Kegiatan tersebut memberikan kontribusi dalam meningkatkan minat belajar siswa terhadap materi keagamaan karena siswa menjadi lebih aktif, termotivasi, serta memiliki ketertarikan yang lebih besar dalam mempelajari ilmu agama Islam secara lebih mendalam.
Implementasi Kegiatan Ekstrakurikuler Al-Banjari dalam Meningkatkan Karakter Religius Peserta Didik di MA Ma’arif 7 Sunan Drajat Paciran Lamongan Ahmad Fairuz Prahasana; Muhammad Najib; Nur Fatih Ahmad
Jurnal Studi Multidisiplin Qomaruna Vol 3 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Qomaruddin, Gresik, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62048/qjms.v3i2.127

Abstract

Religious character formation is an essential part of Islamic education to develop individuals with moral integrity. This study examines the implementation of Al-Banjari extracurricular activities as a means of fostering students' religious character at MA Ma’arif 7 Sunan Drajat Paciran Lamongan. Using a qualitative approach and case study method, data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model: data reduction, display, and conclusion drawing. The results show that Al-Banjari activities have been structured since 2009 with clear task division, guided training, and strong school support. These activities not only enhance Islamic musical talent but also build discipline, responsibility, and teamwork. Students’ religious character is evident in their understanding of religious values (moral knowing), emotional involvement in religious practices (moral feeling), and consistent worship and behavior (moral action). The study concludes that Al-Banjari contributes significantly to strengthening religious character through practical, contextual Islamic cultural experiences. It recommends further development of Islamic arts-based extracurricular programs as a strategy for character building in education.
Manajemen Tata Usaha Dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Administrasi: Di SMA Negeri 1 Dukun Cici Rumi Mulyani Rumi; Qomaruddin; Nur Fatih Ahmad
EDU-RELIGIA : Jurnal Keagamaan dan Pembelajarannya Vol. 9 No. 1 (2026): Edu-Religia: Jurnal Keagamaan dan Pembelajarannya
Publisher : Program Pascasarjana Pendidikan Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/edu-religia.v9i1.12513

Abstract

This article aims to analyze the ontology and epistemology of revelation in the Qur'an through a critical study of classical and contemporary theological thought while integrating it with modern socio-religious perspectives. The research focuses on how revelation is understood as a source of absolute divine authority as well as an object of rational inquiry within the Islamic intellectual tradition. The study begins with the epistemological tension between the normative-theological approach, which emphasizes the sacredness of the text, and the academic-contextual approach that situates revelation within historical and social frameworks. In the era of globalization and digital transformation, shifts in religious authority and the emergence of new interpretive discourses make this discussion increasingly relevant for reaffirming the role of revelation in the lives of contemporary Muslims. This study employs a library research method by combining theological, philosophical, and sociological analyses. The primary data sources include works of classical and contemporary Muslim thinkers and literature related to the living Qur’an studies. The findings indicate that ontologically revelation continues to be understood as a transcendent divine kalam, while epistemologically it remains open to rational and contextual approaches without losing its sacred authority. The integration of revelation and reason reflects the dynamic nature of Islamic intellectual tradition that remains adaptive to social change. The study concludes by emphasizing the importance of a multidimensional approach in the study of revelation and recommends the development of integrative Islamic education.