Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Pengumpulan Dan Penafsiran Informasi Pesan Komunikasi Bisnis Dalam Era Digital Suhairi Suhairi; Indah Pratiwi; Nina Amanda; Rahmafahma Dina Lubis; Zidan Riza Pratama
Jurnal Mirai Management Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v8i2.5097

Abstract

Menganalisis tentang pengumpulan informasi dan penafsiran pesan di era digital sangat penting dibahas untuk sekarang. Dengan paham apa itu pesan penafsiran dalam bisnis tentu akan menjejakkan landasan dasar mau kemana perkembangan dunia digital yang ada saat ini. Dalam era digital yang terus berkembang, komunikasi bisnis telah mengalami perubahan yang signifikan. Pengumpulan dan penafsiran informasi dari pesan komunikasi bisnis menjadi semakin penting untuk menentukan keberhasilan dan keberlanjutan perusahaan. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya proses pengumpulan dan penafsiran informasi dari pesan komunikasi bisnis dalam era digital. Bagaimana teknologi digital telah mempengaruhi cara bisnis berkomunikasi dengan pelanggan, mitra bisnis, dan karyawan. Dalam konteks ini, diperhatikan bahwa kemunculan media sosial, email, pesan instan, dan platform digital lainnya telah memungkinkan perusahaan untuk berinteraksi secara lebih cepat dan efisien. Namun, penggunaan berlebihan atau tidak tepat dari teknologi ini juga dapat menyebabkan kebingungan dan kesalahan interpretasi.
PENGARUH MENGANALISIS SUMBER DAYA MANUSIA PADA OPTIMALISASI KINERJA DI PT. IGA PANGAN PERKASA Indah Pratiwi; Nur Rahmadi Bi Rahmadi
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 2 No. 5 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v2i5.1141

Abstract

Kinerja perusahaan menurut sumber daya manusia (SDM) merujuk pada prestasi kerja atau hasil kerja baik kualitas maupun kuantitas yang dicapai oleh karyawan dalam melaksanakan tugas kerjanya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Manajemen sumber daya manusia merupakan alat kontrol manajemen perusahaan yang digunakan oleh manajer untuk memantau dan mengevaluasi kinerja karyawan. Di PT. Iga Pangan Perkasa ini masih belum terdapat suatu sistem pengukuran kinerja karyawan yang baku dan bersifat komprehensif atau menyeluruh, selama ini ukuran kinerja sumber daya manusia perusahaan lebih dititikberatkan hanya pada sisi administratifnya saja atau selama hari kerja karyawan tersebut sesuai dengan job description. Pimpinan perusahaan menganggap karyawan tersebut telah bekerja dengan baik tanpa ada kesalahan dan sesuai dengan prosedur yang berlaku pada perusahaan. Hal ini dapat menyebabkan perusahaan tidak berusaha untuk memperbaiki kinerja karyawannya dan tetap pada kondisi yang sama secara terus menerus. Berdasarkan kondisi perusahaan maka perusahaan memerlukan suatu pengukuran kinerja sumber daya manusia dengan menggunakan konsep Human Resource Scorecard (HRSC) dalam memperbaiki dan meningkatkan kinerja sumber daya manusia dalam suatu perusahaan.
Pemahaman Riset Pasar untuk Pemasaran Global Primer dan Sekunder Vani Hajari; Indah Pratiwi; Diki Ariansyah Putra; Suhairi
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v9i1.21454

Abstract

Riset pemasaran global adalah aspek kunci dalam strategi perusahaan yang beroperasi di lingkungan pasar yang semakin terhubung secara global. Artikel ini bertujuan untuk menyelidiki pendekatan riset pemasaran global menggunakan metode primer dan sekunder dalam konteks analisis pasar yang luas. Dengan fokus pada pengumpulan dan analisis data baru dan yang sudah ada, artikel ini menguraikan metode-metode ini sebagai alat penting untuk memahami perilaku konsumen, tren pasar, serta strategi pemasaran yang efektif di berbagai konteks global. Melalui eksplorasi ini, artikel ini bertujuan untuk memberikan pandangan yang mendalam bagi perusahaan yang ingin memperluas jangkauan mereka dalam pasar global yang dinamis. Perusahaan harus melakukan riset pemasaran sebagai dasar penyusunan strategi dan taktik pemasaran, dimana harus didukung dengan data yang akurat, relevan, terpercaya, objektif, tepat waktu sehingga manajemen perusahaan dapat merencanakan dan melaksanakan dengan baik berbagai aspek aspek pemasaran. Adapun tujuan umum riset pada dasarnya adalah untuk menjawab atau membuktikan apa yang menjadi rumusan rumusan malasah riset tersebut. Sedangkan tujuan khusus maksudnya adalah bahwa apa yang tertuang dalam tujuan khusus secara spesifik mengandung konsep-konsep dan mengurai dari apa yang menjadi rumusan masalah. Salah satu ciri kalimat yang khas dalam menuangkan tujuan riset, baik secara umum maupun khusus adalah dimulai dengan kata “untuk” pada awal kalimat.
Analisis Kemampuan Dosen Mata Kuliah Sejarah dalam Menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) pada Program Studi PAI UIN Sumatera Utara Iklima Novriani; Indah Pratiwi; Arif Rahman Hakim; Siti Halimah
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8768

Abstract

Masalah yang ditemukan di lokasi penelitian menunjukkan bahwa penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) mata kuliah Sejarah Pendidikan Islam di UIN Sumatera Utara Medan belum sepenuhnya memenuhi standar kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Ketidakselarasan antara rumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), dan Sub-CPMK dengan kedalaman bahan kajian yang disajikan menjadi permasalahan utama yang ditemukan. Selain itu, dosen masih cenderung menyusun RPS secara content-based dan bergantung pada template, sehingga dokumen RPS lebih berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan administratif daripada sebagai instrumen perencanaan pembelajaran yang substantif. Penelitian ini dilakukan karena kemampuan dosen dalam menyusun RPS merupakan faktor penentu kualitas implementasi kurikulum OBE, yang secara langsung memengaruhi pencapaian kompetensi mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kemampuan dosen dalam merumuskan CPL, CPMK, dan Sub-CPMK, mendeskripsikan tingkat kedalaman bahan kajian, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan RPS, serta memberikan rekomendasi konstruktif untuk peningkatan kualitas penyusunan RPS berbasis OBE pada mata kuliah Sejarah Pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi evaluatif dan analisis dokumen, dilengkapi dengan pendekatan Critical Discourse Analysis (CDA). Metode ini dipilih karena mampu mengkaji kualitas dan konsistensi komponen RPS secara mendalam berdasarkan kriteria OBE yang telah ditetapkan, sekaligus menganalisis keterhubungan antar komponen pembelajaran dalam struktur bahasa akademik dokumen RPS. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap RPS dan wawancara dengan dosen pengampu, kemudian dianalisis menggunakan instrumen penilaian skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan dosen dalam menyusun RPS berbasis OBE berada pada kategori baik secara keseluruhan dengan persentase antara 62% hingga 71,6%, namun terdapat kelemahan signifikan pada dimensi kedalaman bahan kajian (66%) dan gradasi kognitif (64%). Seluruh Sub-CPMK menggunakan kata kerja operasional "menganalisis" pada level C4, namun bahan kajian yang disajikan masih dominan bersifat deskriptif-faktual pada level C1–C2. Keterhubungan antara CPL, CPMK, dan Sub-CPMK belum tersusun secara eksplisit dan sistematis, serta rubrik penilaian masih bersifat umum. Disimpulkan bahwa dosen pengampu telah memiliki pemahaman yang memadai terhadap prinsip OBE secara konseptual dan administratif, tetapi kemampuan operasionalisasinya masih perlu ditingkatkan, khususnya pada aspek kedalaman dan gradasi kognitif bahan kajian serta konsistensi keterkaitan antar komponen RPS. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk melibatkan lebih banyak dosen dan mata kuliah secara komparatif guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai implementasi OBE di lingkungan PTKIN, serta mengkaji efektivitas RPS dalam praktik pembelajaran aktual di kelas.
Pandangan Fiqih Kontemporer Terhadap Kebebasan Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) Devi Indah Sari; Indah Pratiwi; Nur Sa’adah Pulungan; Ahmad Shiddiq; Ali Imran Sinaga
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.921

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membuka ruang perdebatan serius dalam diskursus fiqih kontemporer, khususnya menyangkut batas-batas kebebasan penggunaannya oleh umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan pandangan fiqih kontemporer terhadap kebebasan penggunaan AI, mengidentifikasi landasan metodologis yang digunakan para ulama kontemporer, serta merumuskan kerangka hukum Islam yang koheren dan adaptif dalam merespons tantangan AI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) melalui analisis isi (content analysis) terhadap fatwa, karya fiqih kontemporer, dan literatur akademis relevan dari tahun 2015 hingga 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan fiqih kontemporer terpetakan ke dalam tiga arus utama: permisif-kondisional yang mengedepankan maslahah mursalah, kehati-hatian ketat berbasis sadd al-dzari'ah, dan reformis-progresif yang menekankan ijtihad kolektif. Penelitian ini menemukan bahwa belum ada konsensus (ijma') ulama tentang status hukum AI, namun mayoritas ulama menekankan bahwa AI tidak memiliki agensi moral (taklif) sehingga tanggung jawab hukum sepenuhnya berada pada penggunanya. Kontribusi penelitian ini adalah menawarkan kerangka analitik baru berbasis maqasid syariah lima dimensi yang dapat digunakan sebagai peta jalan penentuan hukum AI secara komprehensif.
The Influence Of Influencer Credibility, Brand Image, Brand Trust, And Review Content On Purchase Decisions Of Somethinc Products On Tokopedia Indah Pratiwi; Andri Soemitra; Nurbaiti Nurbaiti
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 8, No 3 (2024): JHSS (Journal of Humanities and Social Studies)
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v8i3..10859

Abstract

The business world is becoming increasingly competitive in terms of both goods and services due to the rapid development of technology and information in the Industry 4.0 era. With more and more local cosmetic brands emerging, the development of beauty products is also growing. One local company that has found success in the skincare sector is Somethinc. To better understand how consumers choose products on Tokopedia, this study will examine four independent variables: credibility influencers, brand image, brand trust, and content reviews. Using the SPSS 29 program, this research methodology is quantitative. A total of 100 subjects were included in the 96.04 sample obtained through the incidental sampling technique. Based on the simultaneous test results, brand image, brand trust, credibility influencers, and review content have a major influence on consumer purchasing decisions. The calculated f value is 52.617 with a significance level of 0.001 0.05, in accordance with the findings of the ANOVA test, where the calculated f value is 52.617 2.47 with (df1=5-1=4 and df2=n-5=95).