Ahid, Muhammad
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Metode Pembelajaran Quantum Teaching Terhadap Hasil Belajar Siswa Saiful Amin, Muhammad; Ahid, Muhammad; Lailatun Nufus, Izza
JUPIN (Jurnal Pendidikan Islam Nusantara) Vol. 3 No. 01 (2024): EDISI JUNI 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jupin.v3i01.254

Abstract

  Pengaruh model pembelajaran didasarkan pada hasil belajar di uji dengan menggunakan uji t untuk rata-rata.berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan hasil penelitian, dapat di simpulkan bahwa metode pembelajaran metode quantum teaching memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa pendidikan agama islam di bandingkan dengan metode langsung.pengaruh nya dapat dilihat dengan hasil belajar antara metode pembelajaran quantum teaching dengan metode pembelajaran langsung. Nilai rata-rata hasil belajar dengan metode pembelajaran quantum teaching adalah 90,83 dengan varians 112,75 dan nilai rata-rata hasil belajar dengan metode pembelajaran  langsung adaah 55,0 dengan nilai  varians 70,5. Adakah pengaruh hasil belajar siswa PAI kelas VIII SMP Muhammadiyah 1 rawabening setelah menggunakan metode pembelajaran seperti ini. proses pendidikan di perlukan terciptanya suasana belajar dan proses pembelajaran yang mampu membuat  peserta didik mengembangkan potensi yang di milikinya, sehingga hasil belajar dari proses pembelajaran dapat membuahkan hasil yang memuasakan.  
Pemanfaatan Media PowerPoint dalam Pembelajaran Fiqih Mustakim, Ali; Romdloni, Romdloni; Ahid, Muhammad
JUPIN (Jurnal Pendidikan Islam Nusantara) Vol. 2 No. 2 (2023): EDISI DESEMBER 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jupin.v2i02.737

Abstract

This research aims to determine the use of Power Point media in learning fiqh at MAN 1 OKU Timur. This aim is motivated by developments in learning media technology. The research method used is descriptive research with a qualitative approach that seeks to describe symptoms, events and incidents that are currently occurring. In the data collection process, researchers used several techniques, namely observation, interviews and documentation techniques. The data processing techniques used are editing, description and verification. Meanwhile, data analysis uses qualitative descriptive analysis. The results of this research show: 1) Implementation of the use of PowerPoint media in fiqh learning at MAN 1 OKU Timur through the stages of learning planning, learning implementation and learning evaluation. 2) Supporting factors for the fiqh learning process using PowerPoint media are the availability of tools used for Power Point such as LCDs and projectors, the availability of teaching materials and other adequate facilities.
RESONANSI ‘URF DALAM TRADISI MERTI DUSUN NGASEM SEBAGAI WUJUD HARMONI NILAI LOKAL ISLAMI Rijal, Muhammad Lathifur; Habibah, Ummi; Hidayah, Icha Nur; Badriyah, Nurul; Umam, Irsyadul; Ahid, Muhammad; Salsabilla, Salwa; Ja’far, Muhammad Habib; Abdillah, Muhammad Rozikhan; Diansyah, Firda; Yunita, Vera Nurma; Putri, Nafista Day Amelia; Maula, Abiyyah Naufal; Sa’adah, Rohmatus; Saputra, Aldian Ahmad
SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jsuluh.v8i2.8872

Abstract

Tradisi Merti Dusun merupakan wujud konkret dari kesinambungan kearifan lokal yang berpadu dengan ajaran islam. Penelitian ini bertujuan mengungkap resonansi nilai ‘urf dalam tradisi merti dusun Ngasem serta bagaimana nilai tersebut berharmoni dengan prinsip islami. Penelitian menggunakan normatif empiris dengan teknik wawancara dan dokumentasi yang di fokuskan kepada tokoh masyarakat dan pelaku tradisi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Merti Dusun Ngasem bukan hanya sekedar ritual kebudayaan, melainkan sarana intregasi antara adat dan syariat. Tradisi ini mempresentasikan nilai budaya, religius, moral, kerukunan, musyawarah, dan ekonomi secara simultan. Kehadiran unsur ‘urf dalam praktik tradisi terbukti selaras dengan prinsip syariat, selama tidak bertentangan dengan nash  dengan demikian Merti Dusun Ngasem menegakan identitas budaya mesyarakat sekaligus memperkokoh pondasi spritualnya. Harmonisasi antara adat dan syariat yang tercermin dalam tradisi terebut membuktikan bahwa keduanya dapat berjalan seiring, memperkuat ikatan sosial, serta memastikan keberlanjutan warisan budaya dalam bingkai religiusitas
EKSISTENSI AKAD SALAM DALAM TRADISI BA’I BUNGA: TELAAH EKONOMI SYARIAH DI DESA JETIS Rijal, Muhammad Lathifur; Kurniati, Wenny Dwi; Habibah, Ummi Ahmad; Hidayah, Icha Nur; Badriyah, Nurul; Umam, Irsyadul; Ahid, Muhammad; Salsabilla, Salwa; Ja’far, Muhammad Habib; Abdillah, Muhammad Rozikhan; Diansyah, Firda; Yunita, Vera Nurma; Putri, Nafista Day Amelia; Maula, Abiyyah Naufal; Sa’adah, Rohmatus; Saputra, Aldian Ahmad
SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jsuluh.v8i2.8897

Abstract

Penelitian ini menelaah eksistensi akad salam dalam tradisi ba’i bunga di Desa Jetis sebagai refleksi integrasi norma syariah dengan kearifan ekonomi lokal. Dengan menggunakan pendekatan nurmatif empiris melalui wawancara, observasi, serta telaah dokumentasi, penelitian ini mengungkap bahwa akad salam tidak sekadar dimaknai sebagai kontrak jual beli, melainkan sebagai instrumen sosiokultural yang menopang keberlangsungan ekonomi komunitas. Mekanisme pembayaran di muka dalam akad salam memberi jaminan likuiditas bagi petani bunga tanpa keterikatan pada praktik riba, sekaligus menghadirkan kepastian pasokan serta transparansi harga bagi pembeli. Praktik ini juga meneguhkan nilai keadilan, keterbukaan, serta musyawarah sebagai fondasi etika bisnis Islam yang aplikatif dalam ranah lokal. Lebih jauh, hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi akad salam di Jetis tidak bersifat statis, melainkan adaptif dengan perkembangan zaman melalui pemanfaatan teknologi digital yang difasilitasi generasi muda. Dengan demikian, tradisi akad salam dalam ba’i bunga tidak hanya   merepresentasikan sistem transaksi yang sahih secara syariah, melainkan juga merefleksikan identitas kultural sekaligus model pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas yang berpotensi direplikasi dalam konteks kontemporer.