Rosita Mei Damayanti
Diploma 3 In Banking And Finance, Vocational School, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Improvement and Development of MSME Go Export on Jogja MSME Nglarisi Partner Dama Dama; Eva Yuniarti Utami; Rohmawan Adi Pratama; Novi Ria Rahmawati; Rosita Mei Damayanti; Diah Pramesti; Wahyu Agung Setyo
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2023): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v6i1.2798

Abstract

This service activity focuses on the Jogja MSME Nglarisi Partner in Yogyakarta. The purpose of implementing a community service program is to create an Export Destination Product Development Program. MSME products have an understanding of international markets. They can take advantage of global e-commerce to increase the quantity and quality of production of Nglarisi MSME products and increase product sales. Mitra Nglarisi Jogja has the potential to develop a broader market, one of which is the international market. The programs created are primary training, including export education training, ecommerce management training, and product management training. The output of the community service program is the development of an understanding to open potential and readiness to enter the international market.
Implementation of Balanced Scorecard in Corporate Strategic Management Eva Yuniarti Utami; Rosita Mei Damayanti; Diah Pramesti; Dama Yuninata; Rohmawan Adi Pratama
West Science Journal Economic and Entrepreneurship Vol. 1 No. 02 (2023): West Science Journal Economic and Entrepreneurship
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsjee.v1i02.266

Abstract

This study looks into how the Balanced Scorecard (BSC) was implemented in a West Javan manufacturing company and how it affected strategic management and organizational performance. A mixed-methods approach was used, integrating quantitative data obtained from surveys and performance measures with qualitative data from in-depth interviews and document analysis. The qualitative results draw attention to the intricate implementation process, which includes communication tactics, strategic goal-setting, and ongoing modification. Difficulties were noted, including resistance to change and worries about an increase in workload. Positive employee attitudes, greater alignment with company goals, and advancements in financial and operational measures are all indicated by the quantitative outcomes. The study offers insightful information to companies thinking about implementing BSC, highlighting the significance of open communication, staff involvement, and ongoing adaption for success.
Peningkatan Literasi Akses Permodalan bagi Pelaku UMKM di Baluwarti Surakarta Endang Martini; Diah Pramesti; Mehilda Rosdaliva; Lintang Ayuninggar; Rosita Mei Damayanti; Rosa De Lima Dyah Retno Palupi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91619

Abstract

Pengabdian masyarakat kepada pelaku UMKM di Baluwarti Surakarta ini bertujuan untuk meningkatkan literasi akses permodalan bagi pelaku UMKM sehingga diharapkan para pelaku UMKM di Baluwarti, Surakarta memperoleh informasi terkait pengajuan kredit untuk akses permodalan usahanya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan 3 yaitu pelatihan, pendampingan UMKM, sosialisasi, serta monitoring dan evaluasi. Peserta terdiri dari 30 UMKM. Hasil dari kegiatan pengabdian ini dengan narasumber mitra perwakilan dari Bank Jateng KCK Surakarta, membahas terkait hal penting yang perlu dilaksanakan pelaku UMKM sebelum mendapatkan akses permodalan, yaitu melakukan perhitungan modal yang dibutuhkan, memahami macam akses modal, melakukan perhitungan aset dan nilai perusahaan, melakukan musyawarah dengan calon investor tentang perjanjian secara mendetail, dan melakukan evaluasi untuk biaya modal. Pembahasan lainnya, yakni seputar prinsip 5C, prinsip 7P, dan fitur produk Kredit Usaha Rakyat (KUR). Jadi pelaku UMKM memperoleh wawasan dan cara bagaimana akses modal guna mengembangkan bisnisnya.
Edukasi Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan untuk Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Klaten Mehilda Rosdaliva; Lintang Ayuninggar; Endang Martini; Diah Pramesti; Rosita Mei Damayanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92388

Abstract

Kegiatan pendampingan ini merupakan kegiatan untuk memberikan edukasi tentang perencanaan dan pengelolaan keuangan keluarga berbasis teknologi finansial dan juga literasi keuangan yang telah menjadi dua komponen krusial dalam meningkatkan inklusi keuangan. Tujuan pengabdian ini adalah merujuk pada aksesibilitas layanan keuangan  digital bagi semua lapisan Masyarakat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan mengurangi kesenjangan ekonomi di DWP Kabupaten Klaten. Metode yang digunakan dalam pengabdian Masyarakat ini adalah metode pelatihan dan ceramah melalui kegiatan tutorial dalam pembuatan anggaran belanja rumah tangga dan diskusi berkaitan dengan masalah pengelolaan keuangan masing-masing keluarga.Sasaran pengabdian adalah 150 perwakilan Ibu pengurus DWP dari masing masing Organisasi Perangkat Daerah dan Kecamatan. Hasil pengadian menurut pengamatan yang dilakukan oleh Tim Kami adalah kegiatan ini telah berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan  anggota DWP Kabupaten Klaten.  Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan yang berfokus pada literasi keuangan mampu memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterampilan finansial peserta, yang pada gilirannya dapat memperkuat perekonomian keluarga dan masyarakat. Simpulan  yang dapat ditarik ialah,  pengabdian dan   pembekalan  kepada perwakilan individu anggota DWP Kabupaten Klaten telah berjalan secara efektif.
Digital Competency for Employees in the Banking Industry: Literature Review Martini, Endang; Damayanti, Rosita Mei; Palupi, Rosa De Lima Dyah Retno; Pramesti, Diah; Ayuninggar, Lintang; Rosdaliva, Mehilda
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 25, No 1 (2025)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jab.v25i1.1432

Abstract

This study examines how digital skills are developed among banking employees, especially in countries that are still growing their digital systems. Although many models like the Technology Acceptance Model (TAM), Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT), and Diffusion of Innovation (DOI) have been used to study how people adopt technology, the results often differ between developed and developing countries. By reviewing past research, this study identifies the key factors that influence digital skills, such as how useful or easy a technology is to use, support from others, and how well the technology fits user needs. It also shows that in developing countries, trust, digital knowledge, and access to technology are especially important. The study ends by highlighting the need to connect digital transformation with employee skill development, especially in the banking and finance sector.
The Impact of Mobile Banking on Personal Finance Management: A Study of Vocational Students at Universitas Sebelas Maret Thania Puspa Anggraeni; Rosita Mei Damayanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107433

Abstract

This study examines the factors influencing mobile banking adoption for personal financial management among vocational students at Universitas Sebelas Maret, focusing on perceived usefulness, ease of use, and social influence using the frameworks of TAM (Davis, 1989) and UTAUT (Venkatesh, 2003). As mobile banking becomes increasingly essential for digital financial services, understanding how young users adopt and utilize mobile banking is important. This study surveyed 142 vocational students at Universitas Sebelas Maret to assess their adoption of mobile banking for personal financial management. It examined their perceptions of mobile banking’s usefulness, ease of use, and social influence. Data were collected through structured questionnaires, and analyzed using regression techniques in Stata 19. The research also considered demographic factors such as gender, semester, and study program cluster to ensure the robustness of the findings. The results show that perceived usefulness and social influence significantly impact students’ financial planning behaviors, while perceived ease of use did not show a significant effect. These findings suggest that improving digital financial literacy and increasing awareness of mobile banking's benefits are key to enhancing students' personal financial management practices. Additionally, the banking industry needs to continue providing mobile banking services that are genuinely useful, so they can be adopted by students for better financial planning.Penelitian ini meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi mobile banking untuk manajemen keuangan pribadi di kalangan mahasiswa vokasi Universitas Sebelas Maret, dengan fokus pada persepsi manfaat, kemudahan penggunaan, dan pengaruh sosial menggunakan kerangka kerja TAM (Davis, 1989) dan UTAUT (Venkatesh, 2003). Seiring dengan semakin pentingnya mobile banking dalam layanan keuangan digital, pemahaman tentang bagaimana pengguna muda mengadopsi dan memanfaatkan mobile banking menjadi sangat penting. Penelitian ini mensurvei 142 mahasiswa vokasi Universitas Sebelas Maret untuk menilai adopsi mereka terhadap mobile banking untuk manajemen keuangan pribadi. Penelitian ini mengkaji persepsi mahasiswa terhadap manfaat mobile banking, kemudahan penggunaan, dan pengaruh sosial. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan teknik regresi di Stata 19. Penelitian ini juga mempertimbangkan faktor demografis seperti jenis kelamin, semester, dan rumpun program studi untuk memastikan kekuatan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi manfaat dan pengaruh sosial secara signifikan mempengaruhi perilaku perencanaan keuangan mahasiswa, sementara persepsi kemudahan penggunaan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa meningkatkan literasi keuangan digital dan meningkatkan kesadaran akan manfaat mobile banking merupakan kunci untuk meningkatkan praktik manajemen keuangan pribadi mahasiswa. Selain itu, industri perbankan perlu terus menyediakan layanan mobile banking yang benar-benar bermanfaat, sehingga dapat diadopsi oleh mahasiswa untuk perencanaan keuangan yang lebih baik.
Literasi Keuangan dan Perilaku Perencanaan Keuangan Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Gentan, Baki, Sukoharjo Diah Pramesti; Endang Martini; Rosita Mei Damayanti; Mehilda Rosdaliva; Lintang Ayuninggar
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107261

Abstract

This study aims to examine financial literacy and financial planning behavior among housewives in Kelurahan Gentan, Baki, Sukoharjo. A survey conducted by the Financial Services Authority (OJK) indicates that financial literacy among housewives remains lower than financial inclusion, which may influence household financial planning. This research adopts a descriptive quantitative approach, utilizing primary data collected through questionnaires. The study population comprises housewives residing in Kelurahan Gentan, Baki, Sukoharjo, with a sample of 85 respondents selected using random sampling. The data were analyzed using descriptive statistics. The findings reveal financial literacy through behaviors such as saving, borrowing from financial institutions, and investing. However, there are inconsistencies in expense recording and a lack of investment activity. Although financial planning is generally practiced, it remains inconsistent. These findings highlight the importance of empowerment and mentoring programs for women, particularly housewives, in financial management.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui literasi keuangan dan perilaku perencanaan keuangan pada Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Gentan, Baki, Sukoharjo. Survey OJK menunjukkan literasi keuangan pada Ibu Rumah Tangga masih lebih rendah dibandingkan inklusinya, sehingga dapat berpengaruh pada perencanaan keuangan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sumber data primer yang diperoleh menggunakan kuesioner. Populasi dari penelitian adalah Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Gentan, Baki, Sukoharjo. Sampel sebanyak  85 orang dengan metode random sampling dengan teknik analisis menggunakan statistik deskriptif. menunjukkan literasi keuangan dari perilaku menabung, meminjam uang dari lembaga keuangan dan melakukan investasi. Namun, masih terdapat pencatatan pengeluaran yang belum konsisten, serta belum melakukan investasi. Perencanaan keuangan keluarga sendiri sudah banyak dilakukan namun belum konsisten. Hal ini memberikan gambaran pentingnya program pemberdayaan dan pendampingan perempuan, khususnya Ibu Rumah Tangga dalam pengelolaan keuangan.
Peningkatan Literasi dan Edukasi Perencanaan Keuangan dalam Keluarga dalam Upaya Preventif Masalah Keuangan Endang Martini; Rosita Mei Damayanti; Diah Pramesti; Mehilda Rosdaliva; Lintang Ayuninggar; Laras Safira; Viona Mega Anggraini; Saifa Syah Aris Saputri; Vania Debby Kumalaningrum; Cesar Adhin Sukmawan
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107282

Abstract

Financial planning within the family is essential for achieving long-term financial stability and sustainability. Through effective planning, families can manage their income wisely, minimize financial risks, and ensure the fulfillment of future needs. This community service program aims to enhance family financial literacy, focusing on the prevention of financial problems and the development of skills to manage household finances more efficiently and effectively.The methods applied in this program included awareness-building sessions, training, and direct assistance to the members and leaders of the Family Welfare Empowerment (PKK) group in RW 12, Gentan Village, Baki District, Sukoharjo Regency. Participants were trained in recording, archiving, and documenting their financial transactions. The results of the program indicated that most participants had not yet adopted structured family financial planning. Many still struggled with debt issues and were unaccustomed to saving regularly. Nevertheless, participants expressed high enthusiasm and acknowledged that the training provided valuable insights and benefits in improving their household financial management.Perencanaan keuangan dalam keluarga penting untuk mencapai kestabilan dan keberlanjutan finansial jangka panjang. Melalui perencanaan yang efektif, keluarga dapat mengelola pendapatan dengan bijaksana, mengurangi risiko finansial, serta memastikan pemenuhan kebutuhan di masa depan. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan literasi keuangan keluarga, dengan fokus pada pencegahan masalah keuangan serta pengembangan kemampuan dalam mengelola keuangan keluarga secara lebih efisien dan efektif. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini mencakup sosialisasi pengarahan, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada pengurus dan anggota PKK di RW 12, Kelurahan Gentan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Peserta dilatih untuk melakukan pencatatan, pengarsipan, dan dokumentasi transaksi keuangan mereka. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan bahwa mayoritas peserta belum menerapkan perencanaan keuangan keluarga, sebagian besar masih menghadapi permasalahan utang dan belum terbiasa menabung. Meskipun demikian, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan pengetahuan dan manfaat dalam meningkatkan pengelolaan perencanaan keuangan keluarga. .