Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

STRATEGI DAKWAH PENGHULU DALAM MEMBENTUK KELUARGA BERKUALITAS BAGI CALON PENGANTIN DI KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN JAYALOKA Kholifatul, Septi; zuhri; Mukmin, Agus; Prasetyo, Heru
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol. 1 No. 2 (2021): September, Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.781 KB)

Abstract

Marriage is often considered a not-so-sacred thing by some people in Jayaloka, as a result of which there are often problems in the household. There is even a dispute between husband and wife can cause hostility, the emergence of hatred between both parties even to the extended family, so that it can lead to divorce. The purpose of this study is to find out the implementation of the da'wah penghulu strategy applied in KUA Jayaloka. The type of research used is qualitative with a descriptive approach. Data collection with observations, interviews, and documentation. The results of the study can be concluded that the strategy of da'wah preachers in forming a quality family is by advising the bride and groom, the provision of sakinah family coaching materials and marriage sermons, and counseling strategies on reproductive health. The dawah strategy used by the ruler has been done well. Pernikahan seringkali dianggap hal yang tidak begitu sakral oleh sebagian masyarakat di Jayaloka, akibatnya sering timbul permasalahan didalam rumah tangga. Bahkan terdapat perselisihan antara suami dan istri tersebut dapat menimbulkan permusuhan, timbulnya kebencian antara kedua belah pihak bahkan sampai keluarga besar, sehingga dapat mengakibatkan perceraian. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan strategi dakwah penghulu yang diterapkan di KUA Jayaloka. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi dakwah penghulu dalam membentuk keluarga berkualitas yakni dengan menasihati calon pengantin, pemberian materi pembinaan keluarga sakinah dan khutbah nikah, dan strategi penyuluhan tentang kesehatan reproduksi. strategi dakwah yang digunakan oleh penghulu sudah dilakukan dengan baik.
Pembelajaran Integratif Microsoft Paint dalam Mata Pelajaran TIK di MI Al-Huda Karangnongko Yogyakarta Afifah Zulfa Destiyanti; Heru Prasetyo
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 3 No 3 (2019): Volume 3, Nomor 3, Juli 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.305 KB) | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v3i3.123

Abstract

PENGARUH PENGGUNAAN STRATEGI BELAJAR AKTIF TIPE EVERYONE IS A TEACHER HERE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS V MI Heru Prasetyo
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2019): NATURALISTIC: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.392 KB) | DOI: 10.35568/naturalistic.v4i1.539

Abstract

Abstract This research aims to know SCIENCE learning using the active learning strategy of Everyone is a Teacher Here (ETH) can affect the critical thinking ability of the student class V (five) MI. This type of research is quantitative with the Quasy Experiment method and the design used is Posttest-only control design. The population in class V A and V B as much as 79 learners. Samples taken with purposive sampling techniques. Data collecting tools include tests, non-tests, and documentation. Essay-shaped test instruments using test-t statistical analysis. Based on the research results known in the experimental class with learning Strategy Everyone is a Teacher Here (ETH) obtained an average value of 76. While the control class which uses Instant Assesment strategy averages 68. T test results critical thinking with a level of significance 5%. The result was 0.000 < 0.05 so Ha accepted. Based on the test-T criteria of the obtained results showing Ho rejected and Ha accepted means that there is a strategy influence Everyone is a Teacher Here (ETH) against the ability of critical thinking. Keywords: Strategy Everyone is a Teacher Here, Critical Thinking Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran IPA dengan menggunakan strategi belajar aktif tipe Everyone is a Teacher Here (ETH) dapat mempengaruhi kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V (lima) MI. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Quasy Experiment dan desain yang digunakan adalah Posttest-only control design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas V A dan V B sebanyak 79 peserta didik. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Alat pengumpulam data berupa tes, non tes, dan dokumentasi. Instrumen tes berbentuk essay dengan menggunakan analisis statistik Uji-t. Berdasarkan hasil penelitian diketahui pada kelas eksperimen dengan strategi pembelajaran Everyone is a Teacher Here (ETH) diperoleh nilai rata-ratanya 76. Sedangkan kelas kontrol yang menggunakan strategi Instant Assesment rata-ratanya 68. Hasil uji t berpikir kritis dengan taraf signifikansi 5%. Hasilnya yaitu 0,000 < 0,05 sehingga Ha diterima. Berdasarkan kriteria uji-t dari hasil yang diperoleh menunjukan Ho ditolak dan Ha diterima artinya bahwa terdapat pengaruh strategi Everyone is a Teacher Here (ETH) terhadap kemampuan berpikir kritis. Kata Kunci: Strategi Everyone is a Teacher Here, Berpikir Kritis
Full Day School di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Ummah Kotagede Heru Prasetyo
eL Bidayah: Journal of Islamic Elementary Education Vol. 5 No. 2 (2023): el Bidayah, September 2023
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/jiee.v5i2.4196

Abstract

Currently, the madrasah has an important role in fostering students by holding positive and beneficial activities for the future, then the full-day school system emerged which was finally widely applied in Indonesia. This full-day school aims to foster attitudes or morals and form better character in students amid the rampant moral decadence of the nation's children, this program is also accompanied by the provision of religious values because students have a lot of time in the madrasah, so coaching will be easily done by the madrasah. This study aims to determine the implementation of a full-day school that has been implemented by MI Nurul Ummah Kotagede. The type of research used is qualitative research with descriptive methods. Data collection was done by observation and interviews. Data processing and analysis techniques used are data reduction techniques, presentation, and conclusions. The results showed that the implementation of a full-day school at MI Nurul Ummah in the learning process lasted for 9 hours per day. Covering religious activities and other public lessons then complemented by extracurriculars to support the interests and talents of students [Saat ini madrasah memiliki peran penting dalam membina peserta didik dengan mengadakan kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat untuk masa depan, kemudian muncul sistem full day school yang akhirnya diterapkan secara luas di Indonesia. Sekolah sehari penuh ini bertujuan untuk membina sikap atau akhlak dan membentuk karakter yang lebih baik pada siswa di tengah maraknya dekadensi moral anak bangsa, program ini juga dibarengi dengan pemberian nilai-nilai religi karena peserta didik memiliki banyak waktu di madrasah , sehingga pembinaan akan mudah dilakukan oleh pihak madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi full day school yang telah dilaksanakan oleh MI Nurul Ummah Kotagede. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah teknik reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan full day school di MI Nurul Ummah dalam proses pembelajaran berlangsung selama 9 jam per hari. Meliput kegiatan keagamaan dan pelajaran umum lainnya kemudian dilengkapi dengan ekstrakurikuler untuk menunjang minat dan bakat siswa]
ANALISIS HISTORIS PENDIDIKAN ISLAM SEJAK KEMERDEKAAN, ORDE BARU, ERA REFORMASI HINGGA SEKARANG (ZONASI & FULL DAY SCHOOL) Prasetyo, Heru; Destiyanti, Afifah Zulfa
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 5 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v3i1.411

Abstract

Education in Indonesia has experienced various changes, in the form of policies or laws. Islamic education has been an important part of Indonesia's independence journey until now, issues regarding the legality and the role of religious education in the national education system are then recognized and can be applied at every level of education. This paper aims to find out the history and Islamic education system since independence, the new order, and the reform era until now. This paper is library research where the writer collects data from various references. The results of this study state the role and position of Islamic education and make the position of religious education (including Islamic education) an integral part of the national education system. The law is seen as the starting point for the revival of Islamic education within the framework of an equal educational policy. Until now, many schools are implementing a full-day school policy or establishing Integrated Islamic Schools.ABSTRAKPendidikan di Indonesia telah mengalami berbagai macam perubahan, yang berupa kebijakan ataupun Undang-undang. Pendidikan Islam menjadi bagian penting dalam perjalanan kemerdekaan Indonesia hingga sekarang, permasalahan mengenai legalitas dan peran pendidikan agama dalam sistem pendidikan nasional yang kemudian diakui dan dapat diterapkan pada setiap jenjang Pendidikan. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui historis dan sistem pendidikan Islam sejak kemerdekaan, order baru, era reformasi hingga sekarang. Tulisan ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dimana penulis mengumpulkan data dari berbagai referensi. Hasil dari penelitian ini menyebutkan peran dan kedudukan pendidikan Islam serta menjadikan posisi pendidikan agama (termasuk pendidikan Islam) sebagai bagian integral dari sistem pendidikan nasional. Undang-undang tersebut dinilai sebagai titik awal kebangkitan pendidikan Islam dalam bingkai kebijakan pendidikan yang berkesetaraan. Hingga akhirnya saat ini banyak sekolah yang menerapkan kebijakan full day school maupun mendirikan Sekolah Islam Terpadu.
Peran Guru dalam Pembinaan Kecerdasan Spiritual Siswa: Studi Kualitatif di MI Nurul Ummah Kotagede Prasetyo, Heru; Putra, Bramana Nanditya; Verliyanti, Verliyanti; Sari, Meilida Eka
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i3.1664

Abstract

The role of teachers in fostering spiritual intelligence is very necessary to be associated with education or the process of teaching and learning activities, because it can be one way out of the problems faced in today's modern era, given the moral decadence of students, such as lack of concern for fellow friends, to low devotion to God. This study aims to describe the role of MI Nurul Ummah fifth grade teachers in fostering students' spiritual intelligence. The research method used a descriptive qualitative approach with interview techniques to class teachers and principals. The results showed that the teacher's role includes program planning, managing spiritual activities, and providing motivation through habituation activities such as reading Asmaul Husna, praying dhuha, reciting the Qur’an, to calligraphy and hadroh extracurricular activities. The conclusion shows that the role of teachers is very important in internalizing spiritual values through routine activities at school.ABSTRAKPeran guru dalam membina kecerdasan spiritual sangat diperlukan untuk dikaitkan dengan pendidikan atau proses kegiatan belajar mengajar, karena dapat menjadi salah satu jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi pada era modern saat ini, mengingat adanya dekadensi moral peserta didik, seperti kurangnya kepedulian terhadap sesama teman, hingga rendahnya ketaqwaan kepada Tuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru kelas V MI Nurul Ummah dalam membina kecerdasan spiritual siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara kepada guru kelas dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan peran guru mencakup perencanaan program, pengelolaan kegiatan spiritual, serta pemberian motivasi melalui pembiasaan kegiatan seperti membaca Asmaul Husna, sholat dhuha, mengaji, hingga ekstrakurikuler kaligrafi dan hadroh. Kesimpulan menunjukkan peran guru sangat penting dalam menginternalisasi nilai-nilai spiritual melalui kegiatan rutin di sekolah.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENUMBUHKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS 4 PADA MATA PELAJARAN IPAS Ningsih, Wahyu; Meilida Eka Sari; Heru Prasetyo3
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.30466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Teams Games Tournament (TGT) dalam menumbuhkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas IV di SDN O Mangunharjo. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya keaktifan siswa selama pembelajaran IPAS, yang ditandai dengan kurangnya partisipasi, interaksi, dan motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru kelas, siswa, dan wakil kepala sekolah, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TGT mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa secara signifikan. Siswa terlihat lebih aktif dalam mencatat, bertanya, menjawab, berdiskusi, serta antusias dalam mengikuti turnamen kuis kelompok. Unsur permainan dan kerja sama dalam TGT menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, kompetitif, dan partisipatif. Guru berperan sebagai fasilitator yang mengarahkan siswa untuk bekerja sama, berpikir kritis, dan bertanggung jawab terhadap keberhasilan tim. Selain itu, model ini juga mendorong pengembangan karakter sosial siswa seperti sportivitas, tanggung jawab, dan solidaritas. Disimpulkan bahwa model TGT efektif dalam menumbuhkan keaktifan belajar siswa. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan TGT sebagai alternatif strategi pembelajaran aktif, khususnya pada mata pelajaran IPAS dan kelas setara di jenjang sekolah dasar.