Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

The Efforts of Handling English Learning Process for Inclusive Students at Elementary Schools in Bengkulu City Safitri Nur Fauziah; Dian Susyla; Ria Angraini; Washlurachim Safitri
Edu-Ling: Journal of English Education and Linguistics Vol. 6 No. 2 (2023): July
Publisher : English Education Study Program Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/edu-ling.v6i2.3732

Abstract

The objectives of this research were to determine the efforts of handling English learning process for inclusive students at elementary schools in Bengkulu City. This study used qualitative method. The objects of this study were SD Alam Mahira Bengkulu and SDIT Al Aufa Bengkulu. The data were analyzed by using the procedures of Miles and Huberman (2014) namely; data reduction, display data, and Verification and conclusion. The results of this study showed that; (1) there were the efforts of handling English learning process for inclusive students at elementary schools in Bengkulu City such as conducting assessments, carrying out individual learning and therapy. (2) the obstacles in dealing with inclusive students found on teacher resources, lack of cooperation between parents and schools, and the emotional condition of inclusive students, (3) schools’ efforts make to deal with inclusive students were conducted by providing training for teachers and shadow teachers and the existence of special guidance teacher or inclusion coordinator. In conclusion the presence of inclusive students means that schools must be able to provide more efforts to ensure that all students receive services that are appropriate to their needs and abilities. Keywords: Effort, Elementary Schools, Handling, Inclusive Students
Analysis Of Anies Baswedan’s Rhetorical Moves In Lectury On Urban Leadership And Digital Resiliance At The Nanyang Technological University Dwi Cahyo Pranajaya; Agung Suhadi; Washlurachim Safitri
Teaching English and Language Learning English Journal Vol. 4 No. 3 (2024): December
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/telle.v4i3.7589

Abstract

The purpose of this study is to identify and describe the rhetorical moves and to identify the dominant type of rhetorical moves used by Anies Baswedan in his lecture on urban leadership and digital resilience at Nanyang Technological University. This study is designed using a descriptive method. The object of this research is Anies Baswedan. The data collection technique through visual video analysis is carried out by analyzing the visual video and then listening to the spoken language to gain understanding with the aim of obtaining data related to the research. In this study, 37 pieces of data were found in Anies Baswedan's speech. The researcher found that the dominant type of rhetoric used by Anies Baswedan is logos. In this research, logos were found in 15 arguments, followed by pathos in 12 arguments, and finally followed by ethos in 10 arguments. Based on the results of this research, this study can serve as a reference for readers and all communication practitioners through the use of logos, ethos, and pathos. For future researchers, this study can be used as a reference to conduct research using different theories and objects in their research. Keywords: Rhetoric, Logos, Ethos, Pathos.
AN ANALYSIS OF TEACHING METHODS USED BY ENGLISH TEACHERS AT SD NEGERI 22 KOTA BENGKULU Violeta Aprili; Washlurachim Safitri; Ivan Achamd Nurcholis
Teaching English and Language Learning English Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/telle.v5i1.7935

Abstract

The purpose of this research is to analyze the teaching methods employed by English teachers at SD Negeri 22 Kota Bengkulu. The study applies a descriptive research design, utilizing observations conducted in six different classes. The results indicate that the Grammar Translation Method (GTM) is the predominant teaching approach in the school. Teachers frequently use explicit grammar instruction, translation exercises, and vocabulary memorization to facilitate language learning. Although this method effectively reinforces grammatical accuracy, it lacks interactive elements that promote fluency. The study suggests incorporating more communicative teaching strategies, such as Communicative Language Teaching (CLT) and the Direct Method, to enhance students' engagement and practical language use. Keywords: Teaching Methods, Grammar Translation Method, Primary Education, SD Negeri 22 Kota Bengkulu
Hakikat, Sejarah Perkembangan, Kedudukan, dan Fungsi Bahasa Indonesia Arni Vanina Al-Azizi; Nomia Ceiin; Loeis Alwina; Putri Julya Nurjanah; Ira Yuniati; Washlurachim Safitri
Journal of Literature Review Vol. 1 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/zec6pn55

Abstract

    Bahasa Indonesia sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bahasa ini lahir dari semangat nasionalisme dan berkembang melalui sejarah yang panjang, mulai dari bahasa Melayu Kuno hingga menjadi bahasa resmi negara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan uraian menyeluruh tentang bahasa Indonesia dan bagaimana ia berkembang, berkembang, berada, dan berfungsi dalam konteks sosial, politik, dan kebudayaan. Artikel ini menemukan bahwa bahasa Indonesia tidak hanya berguna untuk berkomunikasi dan membentuk karakter bangsa, memperkuat identitas bangsa, dan mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini ditemukan dengan menggunakan metodologi studi pustaka terhadap berbagai dokumen resmi dan literatur akademik. Kedudukannya yang strategis ditetapkan dalam konstitusi dan diperkuat oleh kebijakan linguistik nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Indonesia tetap dinamis, inklusif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman, termasuk dalam menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh era digital dan globalisasi. Dalam artikel ini, disarankan untuk memperkuat kebijakan kebahasaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mempertahankan fungsi bahasa Indonesia sebagai pilar penting dalam mempersatukan bangsa.    
Relevansi Kalimat Efektif dalam Era Digital yang Penuh Informasi Dwi Vetriza Wulandari; Gatti Arum Sekarani; Ira Yuniati; Washlurachim Safitri
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/vc9rj055

Abstract

Era digital telah mengubah paradigma komunikasi secara fundamental, menciptakan tantangan baru dalam penyampaian pesan yang efektif di tengah ledakan informasi digital. Kalimat efektif, sebagai unit dasar komunikasi tertulis, memainkan peran yang semakin strategis dalam lingkungan digital yang dipenuhi noise informasi. Penelitian ini mengkaji relevansi kalimat efektif dalam konteks era digital melalui pendekatan library research yang komprehensif. Dalam dunia digital, kejelasan pesan menjadi hal yang sangat penting dengan menggunakan kalimat singkat, padat, dan langsung ke poin utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kalimat efektif mengalami evolusi karakteristik yang mencakup brevitas untuk adaptasi batasan platform, adaptabilitas format untuk beragam medium digital, interaktivitas untuk mendorong engagement, searchability untuk optimisasi mesin pencari, dan viral potential untuk jangkauan maksimal. Penggunaan bahasa yang jelas dan ringkas dengan kalimat efektif dan mudah dipahami menjadi kunci dalam komunikasi digital. Tantangan utama meliputi fragmentasi perhatian audiens, kecepatan konsumsi informasi yang tinggi, kolapsnya konteks dalam sharing konten, dan kompleksitas komunikasi multimodal. Sebaliknya, era digital menghadirkan peluang optimisasi berbasis data analytics, personalisasi konten, jangkauan global, feedback real-time, dan integrasi multimedia yang memperkaya komunikasi. Penelitian ini menegaskan bahwa relevansi kalimat efektif tidak hanya tetap tinggi tetapi mengalami amplifikasi signifikan dalam era digital, menjadikan penguasaan konstruksi kalimat efektif sebagai keterampilan fundamental yang esensial untuk sukses dalam masyarakat informasi modern.