Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gambaran Fasilitas Sanitasi Di Sekolah Dasar Negeri 101957 Desa Besar 2 Terjun Serdang Bedagai Asnita Yani
Miracle Journal Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/mj.v3i2.642

Abstract

Satu dari lima satuan pendidikan atau sama dengan 82,575 satuan pendidikan di Indonesia tidak memiliki sarana air yang layak atau setara dengan 10 juta anak Indonesia yang tidak memiliki akses sarana air bersih di satuan pendidikan mereka yang mana satuan pendidikan ini terdapat di wilayah . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran fasilitas sanitasi air bersih, fasilitas toilet yang layak, sarana saluran pembuangan air limbah, dan sarana pembuangan sampah. Penelitian bersifat deskriptif dengan metode observasi. Hasil penelitian didapati bahwa fasilitas air bersih hanya 33,33% yang memenuhi persyaratan, fasilitas toilet sebagian besar memenuhi persyaratan (50%), sarana pembuangan air limbah (SPAL) secara keseluruhan tidak memenuhi persyaratan fasilitas sanitasi sekolah, (20%) yang memenuhi persyaratan, sarana pembuangan sampah telah memenuhi persyaratan (66,7%). Secara keseluruhan fasilitas sanitasi pada Sekolah Dasar Negeri 101957 masih sangat kurang, masih banyak dibutuhkan peningkatan jumlah sarana dan perbaikan dari sarana yang telah ada guna menjamin pencegahan penyakit dan kenyaman proses belajar mengajar di sekolah.
PENYULUHAN PENCEGAHAN KECACINGAN PADA ANAK DI SEKOLAH DASAR NEGERI 060883 MEDAN Asnita Yani; Balqis Nurmauli Damanik; Dealita Khairani Daulay; Christo
Pengabdian Deli Sumatera Vol 2 No 2 (2023): Artikel Riset Pengabdian vol. 2 no. 2 Juli 2023
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak-anak adalah kelompok yang rentan terhadap infeksi cacing, karena mereka sering bermain di tanah yang terkontaminasi dan belum sepenuhnya memiliki kebiasaan kebersihan yang baik. Infeksi cacing dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak, mempengaruhi penyerapan nutrisi, dan mengganggu sistem kekebalan tubuh mereka. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pelajar akan bahaya dan pencegahan kecacingan. Didapati adanya peningkatan pengetahuan pada siswa SDN 060883 sebagai sasaran dari penyuluhan. Siswa mulai memahami penyebab kecacingan, jenis-jenis cacing yang dapat hidup di tubuh manusia , mengetahui kebiasaan yang dapat menyebabkan kecacingan, gejala-gejala kecacingan, dan mulai mengetahui upaya pencegahan kecacingan, dapat memperagakan cara mencuci tangan yang benar.
TOEFL for Nurses: Program Peningkatan Kapasitas Bahasa Inggris Mahasiswa Keperawatan Menuju Standar Internasional Yenita Br Sembiring; Natalia Widya Pasca Tarigan; Merry Susanty Br Tarigan; Linawati Togatorop; Elpriska Elpriska; Asnita Yani
Melayani: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Melayani : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/melayani.v2i4.382

Abstract

Globalisasi menuntut tenaga keperawatan memiliki kompetensi bahasa Inggris yang memadai, baik untuk kebutuhan akademik maupun profesional. Salah satu indikator penguasaan bahasa Inggris yang diakui secara internasional adalah Test of English as a Foreign Language (TOEFL). Namun, mahasiswa keperawatan di perguruan tinggi vokasi masih menghadapi keterbatasan akses terhadap pelatihan TOEFL yang terstruktur dan relevan dengan konteks profesi mereka. Artikel pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil program pelatihan “TOEFL for Nurses” sebagai upaya peningkatan kapasitas bahasa Inggris mahasiswa D3 Keperawatan. Metode yang digunakan meliputi survei kebutuhan, pelatihan intensif selama enam minggu, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test TOEFL simulasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor TOEFL rata-rata sebesar 50 poin serta peningkatan motivasi dan kepercayaan diri mahasiswa. Program ini membuktikan bahwa pelatihan TOEFL berbasis konteks profesi efektif dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa keperawatan menghadapi tantangan global.