Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PROJECT PLANNING PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT UPT VERTIKAL SURABAYA GEDUNG B Rinaldi Tito Nugroho; Diah Lydianingtias; Suselo Utoyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.5919

Abstract

Proyek Pembangunan Rumah Sakit UPT Vertikal Surabaya Gedung B dengan 12 lantai terletak di Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya, Jawa Timur. Project Planning dibuat untuk membuat proyek tersebut tepat waktu, tepat biaya, dan tepat mutu. Tujuan dari project planning adalah untuk memberikan alternatif pada (1) struktur organisasi (2) site layout dan traffic management (3) strategi dan metode pelaksanaan, (4) rencana mutu, (5) rencana keselamatan konstruksi (RKK), (6) rencana durasi proyek, (7) rencana anggaran pelaksanaan (RAP). Data yang dibutuhkan adalah Shop Drawing, Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS), Harga Satuan Pekerjaan Kota Surabaya 2023, daftar Harga Satuan Upah, Alat, dan Bahan Kota Surabaya 2023. Microsoft Project 2021 digunakan untuk penjadwalan, dan Microsoft Excel 2021 digunakan untuk rencana anggaran biaya (RAB) dan pembuatan Kurva-S. Berikut ini hasil dari project planning: (1) struktur organisasi murni dengan dipimpin oleh Project Manager; (2) site layout berdasarkan perhitungan safety index dan travelling distance digunakan alternatif 1; (3) metode bottom up dan menggunakan 4 zona; (4) mutu setiap item pekerjaan mengacu spesifikasi teknis dan peraturan yang berlaku serta di skoring menggunakan metode QPASS; (5) Kesehatan keselamatan kerja (K3) disusun terdiri dari tujuan dan kebijakan keselamatan konstruksi, perlengkapan penunjang K3, rambu – rambu K3, tabel identifikasi bahaya, penilaian risiko, penentuan pengendalian risiko, dan peluang (IBPRP), sasaran dan program K3, jadwal pelaksanaan program K3, (6) waktu pelaksanaan selama 339 hari kerja; (7) total rencana anggaran pelaksanaan (RAP) sebesar Rp. 335,314,390,919
EVALUASI KELAYAKAN PROYEK PEMBANGUNAN APARTEMEN THE PREMIERE MTH-LRT CITY TEBET Sady Suhaili; Radhia Jatu Noviarsita Sakti; Diah Lydianingtias
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6145

Abstract

Pembangunan LRT membuka peluang bagi pengembang properti untuk mengembangkan hunian vertikal modern seperti proyek Apartemen The Premiere MTH-LRT City Tebet. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui kelayakan pembangunan apartemen berdasarkan aspek teknis, pasar dan pemasaran, serta finansial. Data yang dibutuhkan adalah site plan, gambar kerja, RAB, dan suku bunga. Analisis kelayakan teknis berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2022. Analisis kelayakan pasar dan pemasaran berdasarkan tipe unit apartemen yang diminati. Analisis kelayakan finansial berdasarkan parameter NPV, IRR, BCR, PP, dan PI. Analisis sensitivitas berdasarkan berbagai faktor perubahan. Hasil analisis kelayakan teknis dikatakan layak dengan diperoleh nilai fungsi penunjang seluas 2.116,69 m², KDB sebesar 43,42%, KLB sebesar 5,62%, KTB sebesar 54,81%, dan KDH sebesar 26,23%, GSB sepanjang 10 meter terhadap GSJ, ketinggian bangunan setinggi 67,9 m, sumur resapan seluas 154,45 m², dan kolam resapan sebesar 75 m³. Hasil analisis kelayakan pasar dan pemasaran dikatakan layak dengan diperoleh tipe unit apartemen yang diminati calon pembeli adalah tipe studio, diikuti tipe 1BR dan 2BR. Hasil analisis kelayakan finansial dikatakan layak dengan diperoleh nilai NPV sebesar Rp. 49.357.974.016,67; IRR sebesar 31,44%; BCR sebesar 1,07; PP dalam waktu 4 tahun 7 bulan; dan PI sebesar 2,40. Hasil analisis sensitivitas menyatakan bahwa proyek ini menjadi tidak layak apabila kenaikan biaya pengeluaran ≥ 7,4%; penurunan biaya pendapatan ≥ 6,9%; kenaikan biaya konstruksi ≥ 26,8%; penurunan jumlah unit terjual ≥ 14,8%; kenaikan harga unit apartemen 15,7%; perubahan tingkat suku bunga WACC 31,5%, dan perubahan persentase modal tidak sensitif.
PROJECT PLANNING PROYEK JALUR LINTAS SELATAN LOT 6 KABUPATEN TULUNGAGUNG Alfado Rifqi Pramadana; Suhariyanto Suhariyanto; Diah Lydianingtias
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6153

Abstract

Proyek Jalur Lintas Selatan Lot 6 Kabupaten Tulungagung merupakan rangkaian Jalan Trans Jawa Selatan sepanjang 680 km di Pulau Jawa berada di seksi/Lot 6 dengan panjang 14,87 km dan lebar 13 meter. Lokasi proyek berada di Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung dan Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek yang berbatasan antar dua kabupaten berbeda. Keberhasilan proyek perlu direncanakan, diorganisir, diarahkan, dikoordinasikan, dan diawasi mulai dari perencanaan alternatif strategi dan metode pelaksanaan sampai selesai untuk memenuhi target tepat mutu, tepat waktu, dan tepat biaya. Tujuan dari perencanaan ini adalah untuk menentukan: (1) Struktur Organisasi; (2) Site Layout dan Traffic Management; (3) Strategi dan Metode Pelaksanaan; (4) Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan; (5) Mutu Proyek; (6) Penjadwalan; (7) Rencana Anggaran Pelaksanaan. Data-data penunjang yang diperlukan dalam penyusunan Project Planning ini diantaranya: Ulasan Proyek dan Spesifikasi; Gambar Detail Kerja; Rencana Kesehatan Keselamatan Kerja dan Mutu; Bill of Quantity; Harga Satuan Dasar Kabupaten Tulungagung Tahun 2020. Berdasarkan hasil pembahasan Project Planning diperoleh: (1) Struktur organisasi murni; (2) Site Layout dan Traffic Management aman dan efisien; (3) Strategi dan Metode pelaksanaan bottom-up secara paralel berbentuk seksi kerja; (4) Kesehatan Keselamatan Kerja sesuai dengan kondisi lapangan dan metode pelaksanaan; (5) Mutu Proyek masing-masing pekerjaan beserta tes mutu dan inspection test plan; (6) Waktu pelaksanaan 740 hari kalender kerja; (7) seharga Rp 565.098.081.957.